Umdatul Ahkam Hadits-02

admin

Kajian Umdatul Ahkam
Hadist ke-02

Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا يَقْبَلُ اللَّهُ صَلَاةَ أَحَدِكُمْ إِذَا أَحْدَثَ حَتَّى يَتَوَضَّأَ

“Allah tidak menerima shalat salah seorang diantara kalian jika berhadas hingga ia berwudhu.”

[HR. Bukhori 6954 dan Muslim 225]

Faidah:
1. Shalat seorang yang berhadats tidak diterima sampai ia bersuci dari hadats tersebut, baik besar maupun kecil. Karena hadats merupakan pembatal wudhu dan shalat.

2. Imam Nawawi menuturkan. “Kaum muslimin telah berijma’ akan haramnya shalat tanpa bersuci baik dengan air maupun debu, dan tidak dibedakan antara shalat fardhu maupun sunnah.”

3. Yang dimaksud tidak diterimanya salat adalah tidak sah shalatnya dan tidak dianggap melaksanakanya.

4. Hadits tersebut menunjukkan bahwa bersuci merupakan syarat sahnya shalat.

Materi Kajian Umdatul Ahkam
Pemateri Ustadz Abu Hanan Abdullah Amir Maretan
Tempat Masjid Besar Kaum Ujung Berung Bandung
Waktu 23 Februari 2019
Penyelenggara FKII / Yayasan Daar Al Atsar Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Umdatul Ahkam Hadits-03

Kajian Umdatul Ahkam Hadist ke-03 Dari Abdullah bin Amru bin Ash berkata, Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda : وَيْلٌ لِلْأَعْقَابِ مِنْ النَّارِ مَرَّتَيْنِ أَوْ ثَلَاثًا “‘Celakalah bagi tumit-tumit yang tidak terkena air wudhu akan masuk ke dalam neraka’. Beliau ucapkan itu hingga tiga kali.” [HR. Bukhori 163 dan Muslim 241] […]
kajian kitab umdatul ahkam hadist