Umdatul Ahkam Hadits-20
March 5, 2020 No Comments Artikel Islami admin

Kajian Umdatul Ahkam
Hadist ke-20

Dari Hudzaifah bin Yaman radhiyallahu anhu berkata :

كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا قَامَ مِنْ اللَّيْلِ يَشُوصُ فَاهُ بِالسِّوَاكِ

“Jika Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bangun di malam hari, beliau membersihkan mulutnya dengan siwak.”

[HR. Bukhori 245 dan Muslim 255]

Faidah :
1. Disunnahkan bersiwak ketika bangun tidur dan lebih ditekankan ketika bangun tidur di malam hari, baik bangunnya untuk berdzikir, shalat tahajjud, ingin ke kamar mandi, makan sahur atau yang lainnya. Dengan alasan bahwa tidur menyebabkan adanya perubahan bau mulut, sedangkan siwak disunahkan setiap kali ada perubahan pada bau mulut.

2. Disyariatkannya siwak lebih ditekankan ketika mulut berbau tidak sedap.

3. Secara umum disyariatkannya kebersihan karena Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam sangat menyukai kebersihan dan tidak menyukai bau yang tidak sedap. Oleh karena itu, disyariatkan juga atas kita untuk senantiasa menjaga kebersihan, baik kebersihan badan, pakaian, rumah, masjid dan yang lainnya.

4. Diantara faedah bersiwak sebagaimana yang disebutkan oleh Ibnul Qayyim rahimahullah, beliau berkata, “Menjadikan bau mulut wangi, menguatkan gusi, menghilangkan lendir, menerangkan pandangan mata, menghilangkan warna kuning (pada gigi), menyehatkan lambung, menyaringkan suara, membantu pencernaan makanan, melancarkan aliran suara, memotivasi untuk membaca, berdzikir dan shalat, mengusir rasa kantuk, diridhai Allah, disenangi malaikat dan menambah amal kebaikan. (Zaadul Ma’aad 4 : 296)

Materi Kajian Umdatul Ahkam
Pemateri Ustadz Abu Hanan Abdullah Amir Maretan
Tempat Masjid Besar Kaum Ujung Berung Bandung
Waktu 28 September 2019
Penyelenggara FKII / Yayasan Daar Al Atsar Indonesia
Tags
Admin
admin
admin Admin Yayasan Daar Al Atsar Indonesia

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *