Umdatul Ahkam Hadits-24
March 5, 2020 No Comments Artikel Islami admin

Kajian Umdatul Ahkam
Hadist ke-24

Dari Hudzaifah bin Yaman radhiyallahu anhu berkata :

كُنْتُ مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَبَالَ فَتَوَضَّأَ فَمَسَحَ عَلَى خُفَّيْهِ

“Aku pernah bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, kemudian beliau kencing, lalu berwudhu dan mengusap bagian atas sepatunya (khuf).”

[HR. Bukhori 224 dan Muslim 273]

Faidah :
1. Disyariatkan mengusap sepatu ketika safar. Waktu diperbolehkanya mengusap sepatu ketika safar. Waktu diperbolehkanya mengusap sepatu dan sorban ketika safar adalah tiga hari tiga malam, adapun waktu untuk mukim adalah sehari semalam yakni 24 jam. Menurut pendapat yang rajih hitungan waktu tersebut baik safar maupun mukim sejak waktu mengusapnya.

2. Mengusap sepatu ketika berwudhu setelah kencing, dan telah ditetapkan dalam beberapa hadits tentang bolehnya mengusap sepatu dan sorban dari setiap hadats kecil. Sedangkan hadats besar yang mengharuskan mandi seperti mandi junub maka tidak cukup dengan mengusap sepatu atau sorban saja, akan tetapi diharuskan mandi.

3. Adapun luka yang terbalut, tidak mengapa mengusapnya baik hadats besar maupun hadats kecil. Bahkan seandainya mengusap dapat membahayakan atau dikhawatirkan membahayakan lukanya, maka tidak perlu mengusap akan tetapi cukup dengan tayamum saja, namun tetap mencuci anggota badan yang sehat.

Materi Kajian Umdatul Ahkam
Pemateri Ustadz Abu Hanan Abdullah Amir Maretan
Tempat Masjid Besar Kaum Ujung Berung Bandung
Waktu 23 November 2019
Penyelenggara FKII / Yayasan Daar Al Atsar Indonesia
Tags
Admin
admin
admin Admin Yayasan Daar Al Atsar Indonesia

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *