Umdatul Ahkam Hadits-26
March 5, 2020 No Comments Artikel Islami admin

Kajian Umdatul Ahkam
Hadist ke-26

Dari Abad bin Tamim, meriwayatkan dari Abdullah bin zaid bin ashim Al-Mazini radhiyallahu anhu :

شُكِيَ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الرَّجُلُ يُخَيَّلُ إِلَيْهِ أَنَّهُ يَجِدُ الشَّيْءَ فِي الصَّلَاةِ قَالَ لَا يَنْصَرِفُ حَتَّى يَسْمَعَ صَوْتًا أَوْ يَجِدَ رِيحًا

“Bahwa ada seorang lelaki mengadukan kebimbanganya kepada Nabi Shallallah alaihi wasallam bahwa dirinya seolah-olah mendapatkan sesuatu (mengeluarkan kentut) ketika shalat. Beliau bersabda: ‘Tidak perlu membatalkan shalatnya sehingga dia mendengar suara atau mencium bau’.”

[HR. Bukhori 2056 dan Muslim 361]

Faidah :
1. Kaidah umum “Suatu yang asli itu tetap dalam kondisinya yang semula.”

2. Keraguan mengenai hadats tidak membatalkan wudhu dan shalat.

3. Haram membatalkan shalat tanpa adanya sebab yang jelas.

4. Angin yang keluar baik bersuara ataupun tidak merupakan pembatal wudhu.

5. Maksud diharuskanya mendengar atau mencium bau kentut dalam masalah hadats adalah untuk meyakinkan. Seandainya tidak mendengar atau mencium namun meyakini dengan selain kedua cara ini maka dianggap wudhunya batal.


Materi Kajian Umdatul Ahkam
Pemateri Ustadz Abu Hanan Abdullah Amir Maretan
Tempat Masjid Besar Kaum Ujung Berung Bandung
Waktu 23 November 2019
Penyelenggara FKII / Yayasan Daar Al Atsar Indonesia
Tags
Admin
admin
admin Admin Yayasan Daar Al Atsar Indonesia

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *