Umdatul Ahkam Hadits-28

admin

Kajian Umdatul Ahkam
Hadist ke-28

أُتِيَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِصَبِيٍّ فَبَالَ عَلَى ثَوْبِهِ فَدَعَا بِمَاءٍ فَأَتْبَعَهُ إِيَّاهُ
ولمسلم : فَأَتْبَعَهُ بَوْلَهُ وَلَمْ يَغْسِلْهُ

“Pernah seorang bayi dibawa ke hadapan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, lalu bayi tersebut kencing hingga mengenai pakaiannya. Beliau lalu minta air dan mengusapinya dengan air tersebut.”

Dalam riwayat muslim, “Nabi menyipratkan air pada bekas kencing tersebut tanpa membasuhnya.”

[HR. Bukhori 222 dan Muslim 286]

Faidah :
1. Najisnya air kencing bayi laki-laki meskipun belum makan makanan, lantaran syahwat.

2. Cara memercikkan air yang dapat mensucikan air kencing laki-laki.

3. Ahlak nabi yang mulia dan ketawadhu’anya.


Materi Kajian Umdatul Ahkam
Pemateri Ustadz Abu Hanan Abdullah Amir Maretan
Tempat Masjid Besar Kaum Ujung Berung Bandung
Waktu 28 Desember 2019
Penyelenggara FKII / Yayasan Daar Al Atsar Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Umdatul Ahkam Hadits-29

Kajian Umdatul Ahkam Hadist ke-29 Dari Yahya bin Sa’id berkata : أَنَسَ بْنَ مَالِكٍ قَالَ جَاءَ أَعْرَابِيٌّ فَبَالَ فِي طَائِفَةِ الْمَسْجِدِ فَزَجَرَهُ النَّاسُ فَنَهَاهُمْ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَمَّا قَضَى بَوْلَهُ أَمَرَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِذَنُوبٍ مِنْ مَاءٍ فَأُهْرِيقَ عَلَيْهِ “Anas bin Malik berkata, ‘Seorang Arab badui […]
Umdatul Ahkam Hadits-29