Umdatul Ahkam Hadits-29

admin

Kajian Umdatul Ahkam
Hadist ke-29

Dari Yahya bin Sa’id berkata :

أَنَسَ بْنَ مَالِكٍ قَالَ جَاءَ أَعْرَابِيٌّ فَبَالَ فِي طَائِفَةِ الْمَسْجِدِ فَزَجَرَهُ النَّاسُ فَنَهَاهُمْ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَمَّا قَضَى بَوْلَهُ أَمَرَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِذَنُوبٍ مِنْ مَاءٍ فَأُهْرِيقَ عَلَيْهِ

“Anas bin Malik berkata, ‘Seorang Arab badui datang lalu kencing di sudut Masjid, maka orang-orang yang hadir pun ingin mengusirnya, tetapi Nabi shallallahu alaihi wasallam melarang mereka. Setelah orang itu selesai dari kencingnya Nabi shallallahu alaihi wasallam minta setimba air lalu menyiram pada bekas kencing tersebut’.”

[HR. Bukhori 221 dan Muslim 285]

Faidah :
1. Cara membersihkan kencing diatas tanah adalah mengguyurnya dengan air. Tidak disyariatkan memindah tanah dari tempatnya atau membaliknya.

2. Memuliakan masjid dan membersihkanya.

3. Lemah lembut merupakan ahlak rasulullah. Seorang badui (tersebut) mengetahui tentang kelemah-lembutanya setelah selesai kencing. Sehingga dia berkata, “Ya Allah rahmati aku dan Muhammad saja, dan janganlah engkau merahmati seorangpun yang bersama kami.”

4. Ketika terdapat beberapa kerusakan yang dilaksanakan adalah yang paling sedikit kerusakanya. Rasulullah membiarkan orang arab badui tersebut untuk menyempurnakan kencingnya karena adanya kerusakan yang lebih besar bila memaksa untuk menghentikanya. Seperti kencingnya menjadi berceceran dibanyak tempat tidak pada satu titik, dan bisa menimbulkan penyakit bagi si arab badui.

5. Sungguh jauh dari kehidupan manusia dan dari tempat tinggalnya menjadi sebab kejumudan dan kebodohan.

6. Dianjurkan tetap berlemah lembut saat mengajari orang bodoh.


Materi Kajian Umdatul Ahkam
Pemateri Ustadz Abu Hanan Abdullah Amir Maretan
Tempat Masjid Besar Kaum Ujung Berung Bandung
Waktu 28 Desember 2019
Penyelenggara FKII / Yayasan Daar Al Atsar Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Umdatul Ahkam Hadits-30

Kajian Umdatul Ahkam Hadist ke-30 Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : الْفِطْرَةُ خَمْسٌ الْخِتَانُ وَالِاسْتِحْدَادُ وَقَصُّ الشَّارِبِ وَتَقْلِيمُ الْأَظْفَارِ وَنَتْفُ الْآبَاطِ “Ada lima macam fitrah, yaitu : khitan, mencukur bulu kemaluan, memotong kumis, memotong kuku, dan mencabut bulu ketiak.” [HR. Bukhari 5891 dan Muslim […]
Umdatul Ahkam Hadits-30