Tafsir Al-Qur’an Surah Al-An’am Ayat 88 الأنعام Lengkap Arti Terjemah Indonesia

{5} Al-Maidah / المائدة الْقُرْآنُ الْكَرِيْمُ الأعراف / Al-A’raf {7}

Tafsir Al-Qur’an Surat Al-An’am الأنعام (Binatang Ternak) lengkap dengan tulisan arab latin, arti dan terjemah Bahasa Indonesia. Surah ke 6 Tafsir ayat Ke 88.

Al-Qur’an Surah Al-An’am Ayat 88

ذَٰلِكَ هُدَى اللَّهِ يَهْدِي بِهِ مَنْ يَشَاءُ مِنْ عِبَادِهِ ۚ وَلَوْ أَشْرَكُوا لَحَبِطَ عَنْهُمْ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ ﴿٨٨﴾

żālika hudallāhi yahdī bihī may yasyā`u min ‘ibādih, walau asyrakụ laḥabiṭa ‘an-hum mā kānụ ya’malụn

QS. Al-An’am [6] : 88

Arti / Terjemah Ayat

Itulah petunjuk Allah, dengan itu Dia memberi petunjuk kepada siapa saja di antara hamba-hamba-Nya yang Dia kehendaki. Sekiranya mereka mempersekutukan Allah, pasti lenyaplah amalan yang telah mereka kerjakan.

Tafsir Al-Muyassar (Kementerian Agama Saudi Arabia)

Hidayah itu adalah taufik dari Allah di mana Allah membimbing dengannya siapa yang Dia kehendaki dari hamba-hamba-Nya. Seandainya para nabi itu mempersekutukan Allah dengan sesuatu, hanya pengandaian dan khayalan, niscaya amal mereka akan tetap batal karena Allah tidak akan menerima amal apa pun bersama syirik.

Tafsir Ibnu Katsir (Tafsir al-Qur’an al-Azhim)

Firman Allah :

Seandainya mereka mempersekutukan Allah niscaya lenyaplah dari mereka amalan yang telah mereka kerjakan.

Hal ini sebagai peringatan keras, sanksi yang berat terhadap perbuatan mempersekutukan Allah, dan bahwa pelakunya melakukan dosa terbesar, seperti yang disebutkan Allah dalam firman lainnya:

Dan sesungguhnya telah diwahyukan kepadamu dan kepada (nabi-nabi) sebelum kamu, “Jika kamu mempersekutukan (Tuhan), niscaya akan hapuslah amalanmu.” (Az Zumar:65), hingga akhir ayat.

Hal ini adalah syarat, sedangkan syarat itu bukan berarti pasti akan terjadi, perihalnya sama dengan makna yang terdapat di dalam firman-Nya:

Katakanlah “Jika benar Tuhan yang Maha Pemurah mempunyai anak, maka akulah (Muhammad) orang yang mula-mula menyembah (memuliakan anak itu).” (Az Zukhruf:81)

Sekiranya Kami hendak membuat suatu permainan, tentulah Kami membuatnya dari sisi Kami. Jika Kami menghendaki berbuat demikian, (tentulah Kami telah melakukannya). (Al Anbiyaa:17)

Kalau sekiranya Allah hendak mengambil anak, tentu Dia akan memilih apa yang dikehendaki-Nya di antara ciptaan-ciptaan yang telah diciptakan-Nya Mahasuci Allah Dialah Yang Maha Esa lagi Maha Mengalahkan. (Az Zumar:4)

Tafsir as-Sa’di (Taisirul Karimirrahman fi Tafsiri Kalamil Mannan)

(88-89) ذٰلِكَ “Itulah,” petunjuk yang disebutkan adalah هُدَى اللّٰهِ “Petunjuk Allah,” yang tiada petunjuk selain petunjukNya. يَهْدِيْ بِهٖ مَنْ يَّشَاۤءُ مِنْ عِبَادِهٖ “Yang dengannya Dia memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendakiNya di antara hamba-hambaNya.” Maka carilah petunjuk dariNya, karena jika Dia tidak memberimu petunjuk, maka tidak ada pemberi petunjuk untukmu selainNya, dan di antara orang yang mana Allah berkehendak untuk memberi petunjuk adalah orang-orang yang telah disebutkan.

وَلَوْ اَشْرَكُوْا “Seandainya mereka mempersekutukan Allah,” menu-rut kepastian dan perkiraan, لَحَبِطَ عَنْهُمْ مَّا كَانُوْا يَعْمَلُوْنَ “niscaya lenyaplah dari mereka amalan yang telah mereka kerjakan.” Karena syirik mele-nyapkan amal dan menyebabkan kekekalan di dalam neraka. Jika orang-orang mulia lagi terpilih itu melakukan kesyirikan, -dan ini mustahil- niscaya amal-amal mereka lenyap, lebih-lebih selain mereka.

Tafsir Ringkas Kemenag (Kementrian Agama Republik Indonesia)

Itulah petunjuk Allah yang amat tinggi nilainya, yang dengan itu dia memberi petunjuk, yaitu kemampuan dan kemudahan untuk melaksanakannya, kepada siapa saja di antara hamba-hamba-Nya yang dia kehendaki karena telah berusaha dengan sungguh-sungguh untuk meraihnya. Sekiranya mereka yaitu yang telah disebutkan nama-namanya di atas mempersekutukan Allah, pasti lenyaplah, yakni sia-sia dan tidak berguna, aneka amalan yang telah mereka kerjakan. Peringatan bahkan ancaman tersebut wajar diberikan karena mereka itulah orang-orang yang telah kami berikan kitab baik secara langsung kepada mereka maupun tidak langsung yaitu mereka terima melalui rasul yang lain, dan hikmah, yaitu kemampuan mengamalkan petunjuk Allah tersebut dengan bijak, dan juga kenabian. Jika orang-orang, yakni penduduk mekah, yang engkau seru, wahai nabi Muhammad, itu mengingkarinya, maka kami akan menyerahkannya kepada kaum yang tidak mengingkarinya di antara mereka adalah para shiddiqun, syuhada, dan para ulama yang menjadi penerus tugas para nabi.


Al-An’am Ayat 88 Arab-Latin, Terjemah Arti Al-An’am Ayat 88, Makna Al-An’am Ayat 88, Terjemahan Tafsir Al-An’am Ayat 88, Al-An’am Ayat 88 Bahasa Indonesia, Isi Kandungan Al-An’am Ayat 88


Tafsir Surat Al-An’am Ayat: 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 | 27 | 28 | 29 | 30 | 31 | 32 | 33 | 34 | 35 | 36 | 37 | 38 | 39 | 40 | 41 | 42 | 43 | 44 | 45 | 46 | 47 | 48 | 49 | 50 | 51 | 52 | 53 | 54 | 55 | 56 | 57 | 58 | 59 | 60 | 61 | 62 | 63 | 64 | 65 | 66 | 67 | 68 | 69 | 70 | 71 | 72 | 73 | 74 | 75 | 76 | 77 | 78 | 79 | 80 | 81 | 82 | 83 | 84 | 85 | 86 | 87 | 88 | 89 | 90 | 91 | 92 | 93 | 94 | 95 | 96 | 97 | 98 | 99 | 100 | 101 | 102 | 103 | 104 | 105 | 106 | 107 | 108 | 109 | 110 | 111 | 112 | 113 | 114 | 115 | 116 | 117 | 118 | 119 | 120 | 121 | 122 | 123 | 124 | 125 | 126 | 127 | 128 | 129 | 130 | 131 | 132 | 133 | 134 | 135 | 136 | 137 | 138 | 139 | 140 | 141 | 142 | 143 | 144 | 145 | 146 | 147 | 148 | 149 | 150 | 151 | 152 | 153 | 154 | 155 | 156 | 157 | 158 | 159 | 160 | 161 | 162 | 163 | 164 | 165