Berkata Imam Ibnu Qudamah al-Maqdisi Rahimahullah,
واعلم أنّ من ثمــرات سوء الظن التجسس فإنّ القلــب لا يقنــع بالظن بل يطلب التحقيق فيشتغل بالتجسس وذلك منهي عنه.
“Ketahuilah bahwa di antara buah su’udzan (berburuk sangka) adalah melakukan tajasus (mencari-cari kesalahan orang lain). Karena sesungguhnya kalbu tidak akan merasa puas dengan buruk sangka. Bahkan akan menuntut perealisasian (buruk sangkanya tersebut) hingga dia pun tersibukkan dengan tajasus. Dan itu merupakan perkara yang terlarang.”
(Mukhtashar Minhajil Qashidin, 3/32)