Syaikh Ibnu Utsaimin: Berhati-hatilah Kecintaan Belebihan Terhadap Dunia

Syaikh Ibnu Utsaimin رحمه الله berkata: "Ketika manusia lebih dekat kepada kefaqiran, maka mereka akan lebih bertaqwa lebih khusyuk dan lebih takut kepada Allah. Dan ketika harta telah banyak, banyak berpaling dari jalan Allah, terjadilah sikap melampaui batas, sehingga manusia sekarang ini menjadi lebih memandang kepada dunia dan perhiasannya, mobil, rumah, kasur-kasur, pakaian. Manusia bermegah-megahan dalam ini semua, dan berpaling dari apa yang bermanfaat buat mereka di akhirat. Media masa, surat kabar dan yang semisalnya tidaklah membahas kecuali masalah kemewahan dan segala yang berkaitan dengan dunia dan mereka berpaling dari akhirat. Dan menjadi rusaklah manusia, kecuali yang dikehendaki Allah. Kesimpulannya, sesungguhnya dunia itu, jika dibuka -kita memohon kepada Allah semoga Allah menjaga kita dari kejelekkannya-, sesungguhnya ia akan mendatangkan kejelekkan dan menjadikan seorang insan melampaui batas." (Syarh Riyadh Ash-Shalihin, 3/361)

Berkata Syaikh Ibnu Utsaimin رحمه الله, “Ketika manusia lebih dekat kepada kefaqiran, maka mereka akan lebih bertaqwa lebih khusyuk dan lebih takut kepada Allah. Dan ketika harta telah banyak, banyak berpaling dari jalan Allah, terjadilah sikap melampaui batas, sehingga manusia sekarang ini menjadi lebih memandang kepada dunia dan perhiasannya, mobil, rumah, kasur-kasur, pakaian. Manusia bermegah-megahan … Read more

Ibnu Utsaimin: Bukan Tentang Panjangnya Usia, Namun Tentang Seberapa Bermakna

Berkata al-’Allamah Ibnu Utsaimin rahimahullah, لأن عمر الإنسان ليس ما بقي في الدنيا، بل عمر الإنسان حقيقة ما يخلده بعد موته، ويكون ذكراه في قلوب الناس وعلى ألسنتهم “Sesungguhnya usia manusia bukanlah sekadar dihitung dari lamanya ia hidup di dunia. Akan tetapi, hakikat usia seseorang adalah apa yang ia tinggalkan setelah wafatnya; berupa amal kebaikan … Read more

Syaikh Shalih bin Fauzan: Kalimat TAHUID Akan Bermanfaat Jika…

Tidak ada yang bisa menghimpun hati manusia dan menyatukan kata, selain kalimat tauhid. Itu pun apabila maknanya dipahami (dengan benar) dan kandungannya direalisasikan secara lahir dan batin. Bukan mengucapkan dengan lisan tetapi pada saat yang sama dia menyelisihi kandungannya. Kalau seperti ini, tidak ada gunanya.

Berkata Syaikh Shalih bin Fauzan Al-Fauzan hafizhahullah berkata, فلا يؤلف القلوب، ويجمع الكلمة؛ سوى كلمة التوحيد، إذا عرف معناها، وعمل بمقتضاها ظاهرا و باطنا، لا بمجرد النطق بها مع مخالفة ما تدل عليه؛ فإنها حينئذ لا تنفع. “Tidak ada yang bisa menghimpun hati manusia dan menyatukan kata, selain kalimat tauhid. Itu pun apabila maknanya dipahami … Read more

Imam al-Barbahari: Bid’ah Lebih berbahaya Dari Pada Maksiat

Berkata al-Imam al-Barbahari Rahimahullah, ورأى يونس بن عبيد ابنه وقد خرج من عند صاحب هوى فقال: يا بني! من أين جئت؟ قال: من عند فلان. قال: يا بني! لأن أراك خرجت من بيت خنثى أحب إلي من أن أراك تخرج من بيت فلان وفلان، ولأن تلقى الله يا بني! زانياً فاسقاً سارقاً خائناً أحب إلي … Read more

Asy-Syaikh Abdus Salam Barjas: Penyakit Penuntut Ilmu Yang Paling Buruk

Berkata Asy-Syaikh Abdus Salam Barjas Rahimahullah, إن أقبح ما تلبّس به طالب العلم من المعاصي -وكلها قبيح- التكبّر والتّعاظُم والغرور. “Sesungguhnya kemaksiatan yang menodai seorang penuntut ilmu yang paling buruk –dan semua kemaksiatan buruk– adalah takabbur, merasa besar, dan tertipu.” (Awaiquth Tholab, 31)

Ibnul Jauzi: Berhati-Hatilah Tatkala Sendirian

Berkata Ibnul Jauzi rahimahullah, ورأيت أقوامًا من المنتسبين إلى العلم أهملوا نظر الحق عز وجل إليهم في الخلوات، فمحا محاسن ذكرهم في الجلوات فكانوا موجودين كالمعدومين ، لا حلاوة لرؤيتهم ، ولا قلب يحنُّ إلى لقائهم. “Aku melihat beberapa kaum yang mengaku memiliki ilmu meremehkan pengawasan Allah ‘azza wa jalla saat mereka sendirian (sehingga dia … Read more

Syaikh Zaid Al Madkholii: Teman Sejati Selalu Menasehati

Berkata Syaikh Zaid Al Madkholii rahimahullah, ليس من مقتضى الصحبة السكوت عن الخطأ الذي يقع من الصاحب والأخ بل عليه أن ينبه فورآ هذا هو الأخ الحقيقي والصاحب الصادق في صحبته “Bukan termasuk dari konsekuensi sebuah ikatan persahabatan adalah seseorang diam dari kekeliruan yang dilakukan seorang sahabatnya. Bahkan wajib baginya untuk segera memperingatkannya. Yang sepertinya … Read more

Syaikh Ahmad an-Najmi: Sudah Sepantasnya Kita Banyak Berdoa

Berkata Syaikh Ahmad an-Najmi rahimahullah, ينبغي أنْ نُكْثرَ مِنَ الدُّعاء أنْ يحفظنا الله ويُثبّتنا ويَعصمنا ونعوذُ بالله مِن تقليب القُلوب بعد استقامتها وإنّا لله وإنّا إليه راجعون “Sepantasnya kita memperbanyak doa supaya Allah ta’ala menjaga kita, mengokohkan kita dan melindungi kita. Dan kita berlindung kepada Allah dari berbolak-baliknya kalbu kita setelah keistiqomahannya. Sesungguhnya kita milik … Read more

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah: Tetaplah Teguh Di Atas Ilmu Dan Keimanan

Berkata Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah, “Tetap teguh di atas ilmu dan keimanan ketika fitnah dan kerancuan terjadi merupakan nikmat terbesar, sesungguhnya di antara manusia ada yang beriman ketika keadaan sedang aman, tetapi ketika diuji, ia berbalik. Maka semestinya untuk diketahui bahwasanya keteguhan hati seseorang di atas keimanannya ketika masa fitnah dan kerancuan terjadi merupakan … Read more