Al-Hasan Al-Bashri pernah ditanya,
“Dengan siapa aku menikahkan anak perempuanku?”
Beliau menjawab:
“Dengan lelaki yang bertaqwa kepada Allah. Karena jika ia mencintai putrimu, maka ia akan memuliakannya. Namun jika ia tidak menyukainya maka ia tidak akan menzhaliminya.”
(Mukhtashar Minhajul Qāshidin, 102)