Syaikh Shalih al-Utsaimin: Sudahkah Kita Menghisab Diri Kita?

Berkata asy-Syaikh al-Faqih Muhammad bin Shalih al-‘Utsaimin rahimahullah, شَهْرُ رَمَضَانَ فُرْصَةٌ لِمَنْ صَدَقَ الْعَزِيمَةَ وَأَرَادَ أَنْ يَتَخَلَّصَ مِنْ هَذَا الدُّخَانِ الْخَبِيثِ الضَّارِّ. Berkata Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah, الأيام تمضي ولا أدري هل ازددت قرباً من الله أو بعداً من الله؟ هل نحاسب أنفسنا على هذا الأمر؟ “Hari-hari terus berlalu, sementara saya tidak tahu, … Read more

Syaikh Shalih al-Utsaimin: Ramadhan Momen Terbaik Berhenti Merokok

Berkata asy-Syaikh al-Faqih Muhammad bin Shalih al-‘Utsaimin rahimahullah, شَهْرُ رَمَضَانَ فُرْصَةٌ لِمَنْ صَدَقَ الْعَزِيمَةَ وَأَرَادَ أَنْ يَتَخَلَّصَ مِنْ هَذَا الدُّخَانِ الْخَبِيثِ الضَّارِّ. “Bulan Ramadan adalah kesempatan bagi mereka yang memiliki tekad dan keinginan yang jujur untuk membebaskan diri dari asap yang jahat (rokok) ini.” (Majmu’ Fatawa wa Rasail, 19/183)

Parenting: Ajarkan Anak Anak Untuk Berpuasa Sejak Kecil

Berkata Ibnu Battol rahimahullah, “Para ulama sepakat bahwa ibadah dan berbagai kewajiban tidaklah wajib kecuali jika seseorang sudah baligh. Namun mayoritas ulama menganjurkan agar anak dilatih berpuasa dan melakukan ibadah supaya nantinya mereka tidak meninggalkannya, dan terbiasa serta mudah melakukannya ketika sudah wajib nantinya.” (Syarh Al Bukhari, 7/125, Asy Syamilah)

Ahmad Radhiyallahu ‘anhu: Seorang Hamba Senantiasa Berhati-hati Dari Dosa

كَانَ أَحْمَدُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ يَمْشِي فِي الْوَحْلِ وَيَتَّقِي فَغَاصَتْ رِجْلُهُ فَغَاصَ، وَقَالَ لِأَصْحَابِهِ: هَكَذَا الْعَبْدُ لَا يَزَالُ يَتَّقِي الذُّنُوبَ فَإِذَا وَاقَعَهَا غَاصَ. (الآداب لابن مفلح ١/٨٢) Ahmad radhiyallahu ‘anhu pernah berjalan di lumpur dan berhati-hati, namun kakinya tetap terperosok. Lalu beliau melangkah lebih dalam dan berkata kepada para sahabatnya: “Demikianlah seorang hamba, senantiasa berhati-hati … Read more

Ibnu Umar: Definisi Taqwa Adalah

Berkata Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma, قَالَ ابْنُ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا: التَّقْوَى أَنْ لَا تَرَى نَفْسَكَ خَيْرًا مِنْ أَحَدٍ “Takwa itu adalah engkau menganggap dirimu tidaklah lebih baik daripada orang lain.” (Tafsir Baghowi 1/60). Berdasarkan keterangan para ulama ahlus sunnah, satu-satu cara untuk mewujudkan ketakwaan dalam hati, setelah berdoa kepada Allah Ta’ala, adalah dengan melakukan … Read more

Abu Aliyah: Di Antara Dua Nikmat Yang Paling Utama

Berkata Abu Aliyah rahimahullah, نعمتان الله عليّ؛ لا أدري أيّهما أفضل -أو قال: أعظم-: أن هداني للإسلام، والأُخرى: أن عصمني من الرّافضة، والحروريّة، والمرجئة، والقدريّة، والأهواء. “Ada 2 kenikmatan yang Allah berikan kepadaku, namun aku tidak tahu mana yang lebih utama atau lebih agung diantara keduanya, yaitu nikmat yang pertama adalah aku masuk islam, dan … Read more

Parenting: Ajarkan Anak Untuk Senantiasa Beristighfar Kepada Allah

Diriwayatkan dari Luqman bahwasanya ia berkata kepada anaknya, يَا بُنَيَّ عَوِّدْ لِسَانَكَ: (اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي) فَإِنَّ لِلَّهِ سَاعَاتٍ لَا يُرَدُّ فِيهَا سَائِلٌ “Wahai anakku, biasakanlah lidahmu mengucap : اللهم اغفر لي (Ya Rabbku ampunilah aku) karena Allah mempunyai waktu-waktu tertentu yang tidak ditolak permohonan seorang pemohon”. (Jami’ Ulum wal Hikam: 736)