Imam Ibnu Rajab: Balasan bagi Orang Yang Menyebarkan Aib Orang Lain

Berkata Imam Ibnu Rajab Rahimahullah, وعقوبةُ مَنْ أشَاعَ السُّوءَ على أخيهِ المؤمنِ، وتَتبّعَ عُيوبَه، وكَشَفَ عَورتَهُ؛ أنْ يَتَّبِعَ اللهُ عَورتَه و يَفْضَحَهُ ولو في جَوفِ بَيتِهِ “Hukuman bagi orang yang menyebarkan kejelekan terhadap saudaranya yang mukmin, mencari-cari berbagai kekurangannya, dan menyingkap sesuatu yang tertutupi dari saudaranya; ialah bahwa Allah akan mencari-cari kekurangan-kekurangan dirinya dan mempermalukannya … Read more

Abdullah bin Mas’ud: Berhati-Hatilah dan Hidnari Ucapan Seperti Ini!

Abdullah bin Mas’ud رضي الله عنه berkata: ‌لَأَنْ ‌يَعَضَّ ‌أَحَدُكُمْ ‌عَلَى ‌جَمْرَةٍ حَتَّى تَبْرُدَ، أَوْ يُمْسِكَ عَلَيْهَا حَتَّى تَبْرُدَ، خَيْرٌ مِنْ أَنْ يَقُولَ لِأَمْرٍ قَضَاهُ اللهُ لَيْتَهُ لَمْ يَكُنْ “Seandainya salah seorang di antara kalian menggigit bara api sampai dingin (padam), atau menggenggamnya sampai dingin, maka itu lebih baik daripada dia berkata tentang sebuah perkara … Read more

DAI School: Selamat Menempuh Penilaian Tengah Semester II (PTS) | 10-14 Maret 2025

SELAMAT MENEMPUH PENILAIAN TENGAH SEMESTER (PTS) SEMESTER GENAP TA.2024-2025 Berusahalah dengan jujur dan sungguh-sungguh serta Berdo’alah dengan segenap hati agar Allah Ta’ala memberikan hasil yang terbaik. اللَّهُمَّ لاَ سَهْلَ إِلاَّ مَا جَعَلْتَهُ سَهْلاً وَأَنْتَ تَجْعَلُ الحَزْنَ إِذَا شِئْتَ سَهْلاً “Ya Allah, tidak ada kemudahan kecuali yang Engkau jadikan mudah, sedangkan yang susah bisa Engkau jadikan … Read more

Berhati-Hatilah Terhadap Hawa Nafsu dan Syahwat Yang Menyesatkan!

Dari Sahabat Abu Barzah radhiyallahu ‘anhu, Nabi ﷺ bersabda, إنّما أَخْشَى عَلَيكُم شَهوَات الغَي في بطونكم وفُروجكم ومضِلَّاتِ الهوى. “Sungguh, yang aku khawatirkan atas kalian adalah syahwat yang menyesatkan pada perut dan kemaluan kalian, serta hawa nafsu yang menyimpangkan.” (HR. Ahmad, Al-Bazzar, Ath-Thabarani, dan dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam Shahih Targhib no. 52)

Ibnu Qayyim al-Jauziyyah: Perhatikanlah Teman Dudukmu!

Berkata Ibnu Qayyim al-Jauziyyah rahimahullah, فمخالطة صاحب هذا القلب سقم، ومعاشرته سم، ومجالسته هلاك. “Bergaul dengan orang yang hatinya berpenyakit dapat menimbulkan penyakit (hati), hidup bersamanya (akan membuat) keracunan (tertulari kejelekan), dan duduk-duduk bersamanya adalah suatu kebinasaan.” (Ighashatul Lahfan hlm. 9)