Hati-Hati! Jangan Berteman Dengan Orang Sepeti Ini

Berkata Muhammad bin Ka’ab Al Qurazi Rahimahullah, لا تصحَبَنَّ من الإخوان مَنْ قدرُ منزلَتِك عنده على قدْرِ حاجَتِه إليكَ فإذا انقطعَت أسبابُ حَوَائِجِه منكَ انقطعت أسبابُ مودته عنك “Jangan berteman dengan teman yang nilaimu di hadapannya sesuai kebutuhannya kepadamu. Sebab jika kebutuhanya telah selesai maka putus pula cintanya kepadamu.” (Tarikh Damaskus 55/148)

Berlapang Dada dan Mudahkanlah Hatimu Untuk Memaafkan Orang Lain

Berkata Ibnu Qoyyim al-Jauziyyah rohimahullah, من أساء اليك ثم جاء ليعتذر فإن التواضع يوجب عليك قبول معذرته، وتكِلّ سريرتهُ إلى الله تعالى “Barangsiapa yang pernah berbuat jahat kepadamu, lalu ia datang untuk meminta maaf, maka sesungguhnya ketawadhu’an mengharuskanmu untuk memberinya maaf.. dan serahkanlah kepada Allah Ta’ala apa yang ia tidak tampakkan..” (Tahdzib Al-Madarij: 2/687)

Perumpamaan Anak Adam Dengan Harta, Anak Keturunan dan Amalnya

قال رسول الله ﷺ : “مثل ابن آدم وماله وولده وعمله مثل رجل له ثلاثة أخلّاء، فقال له أحدهم، أنا معك ما دمت حيًّا، فإذا مت فلست مني، ولا أنا منك، فذلك ماله وقال الآخر، وأنا معك فإذا بلغت إلى قبرك، فلست مني، ولست لك، فذلك ولده، وقال الآخر: أنا معك حيًّا وميتا، فذلك عمله”. … Read more

Nikmat Itu Tamu Jamuannya Adalah Syukur & Ujian Juga Tamu Jamuannya Adalah Sabar

‏قال ابن عقيل الحنبلي: النعم أضياف وقراها الشكر، والبلايا أضياف وقراها الصبر، فاجتهد أن ترحل الأضياف شاكرة حسن القرى، شاهدة بما تسمع وترى. الآداب الشرعية لابن مفلح الحنبلي Berkata Ibnu ‘Aqil al-Hanbali rohimahullah, “Nikmat itu tamu dan jamuannya adalah syukur. Ujian juga tamu dan jamuan untuknya adalah sabar… Usahakan saat tamu pergi ia berterima kasih … Read more

Perhatikan dan Luruskan Niatmu Dalam Menuntut Ilmu!

Berkata Imam adz-Dzahabi Rahimahullah, “Terkadang menuntut ilmu yang secara hukum asalnya wajib menjadi tercela pada sebagian orang. Seperti orang yang menuntut ilmu tujuannya untuk menyaingi para ulama atau mendebat orang-orang bodoh, atau memalingkan wajah manusia kepada dirinya atau ingin diagungkan dan diunggulkan dari yang lain, dan juga mendapatkan sesuatu dari dunia berupa harga, kedudukan, dan … Read more

Bersikap Adillah Terhadap Kedua Telinga dan Satu Mulutmu

Berkata Abud Darda’ rodhiyallahu ‘anhu, أنصف أذنيك من فيك فإنما جُعل لك أذنان اثنتان،وفم واحد،لتسمع أكثر مما تقول “Bersikap adillah terhadap telingamu dibanding mulutmu, karena telingamu diciptakan dua sedangkan mulut hanya satu. Agar kamu lebih banyak mendengar dari berbicara..” (Mukhtashor Minhajil Qoshidin hal 165)

Ketahuilah! Betapa Lembutnya Hati Seorang Mukmin

Berkata Ibnul Qoyyim rohimahullah, من دلائل رقة قلب المؤمن، أن يتوجع لعثرة أخيه المؤمن إذا عثر، حتى كأنه هو الذي عثر بها، ولا يشمت به. “Diantara tanda kelembutan hati mukmin adalah merasa sedih ketika saudaranya tergelincir seakan ia sendiri yang tergelincir.. dan ia tidak bergembira dengan ketergelincirannya..” (Madarijussalikin 1/436)

Pentingnya Berbaik Sangka Terhadap Orang Lain

Yunus bin Ubaid rohimahulah pernah terkena musibah. Lalu ada yang berkata kepadanya, “Ibnu Auf tidak datang menjengukmu..” Yunus bin Ubaid berkata, إنَّا إذا وثِقنا بِمَودَّةِ أخينا لَم يَضُرُّهُ أن لا يأتينا* “Kami jika telah percaya saudara kami mencintai kami maka tidak datangnya ia tidak merusak (persahabatan)nya..” (Raudhotul Uqola hal. 89)

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah: Dua Sebab Terjadinya Fitnah

Berkata Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rohimahullah, عامة الفتن التي وقعت من أعظم أسبابها قلة الصبر إذ الفتنة لها سببان إما ضعف العلم وإما ضعف الصبر “Kebanyakan fitnah yang terjadi sebab terbesarnya adalah sedikitnya kesabaran. Karena fitnah itu ada dua sebab: yaitu sedikitnya ilmu dan sedikitnya kesabaran.” (al-Mustadrok ‘alaal Majmuu’)