Mudahnya Fasilitas / Cara/ Sebab-Sebab Kemaksiatan Adalah Ujian Dari Allah Ta’ala

Berkata asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah, اللَّهُ يَبْتَلِي الْمَرْءَ بِتَيْسِيرِ أَسْبَابِ الْمَعْصِيَةِ حَتَّى يَعْلَمَ سُبْحَانَهُ مَنْ يَخَافُهُ بِالْغَيْبِ. “Allah menguji seorang hamba dengan memudahkan sebab-sebab kemaksiatan, hingga Dia mengetahui siapa yang takut kepada-Nya dalam keadaan tidak melihat-Nya.” (al-Qaulul Mufid, 1/200)

Obati Segala Penyakitmu Dengan al-Qur’an dan Yakinlah Terhadapnya

Berkata Imam Ibnul Qayyim al-Jauziyyah rahimahullah, فلم ينزل الله سبحانه من السماء شفاء قط أعم ولا أنفع ولا أعظم ولا أنجع في إزالة الدواء من القرآن. “Tidaklah Allah Subhanahu wa Ta’ala menurunkan obat dari langit yang lebih mencakup, lebih bermanfaat, lebih agung, dan lebih manjur dalam mengangkat suatu penyakit daripada al-Quran.” (ad-Daa’ wad Dawaa’, hlm.8)

Ilmu Adalah Sumber Kehidupan Bagi Kalbu (Hati)

Berkata al-Imam Ibnul Qayyim al-Jauziyyah rahimahullah, أن الله -سبحانه- جعل العلم القلوب كالمطر للأرض، فكما أنه لا حياة للأرض إلا بالمطر، فكذلك لا حياة للقلوب إلا بالعلم. “Allah Subhanahu wa Ta’ala menjadikan ilmu bagi hati seperti hujan bagi bumi. Sebagaimana tidak ada kehidupan bagi bumi kecuali dengan hujan, begitu pula tidak ada kehidupan bagi hati … Read more

Dampak Buruk Amarah: Bagaikan Rasa Pahit Menghancurkan Manisnya Madu

Berkata Imam Ibnu Qudamah al-Maqdisi rahimahullah, “كان يقال اتقوا الغضب فإنه يفسد الإيمان كما يفسد الصبر العسل، والغضب عدو العقل.” Dahulu pernah dikatakan, “Jauhilah oleh kalian amarah. Sesungguhnya, ia dapat merusak iman sebagaimana rasa yang pahit dapat merusak manisnya madu. Amarah adalah musuh bagi akal.” (Mukhtashar Minhajul Qashidin, hlm. 171)

Menentang Al-Quran dan As-Sunnah Dengan Akal Adalah Sebab Rusaknya Akal

Berkata Imam Ibnul Qayyim al-Jauziyah rahimahullah, مَا عَارِضُ أحَدِ الْوَحْي بِعَقْلِهِ إِلَّا أَفَسَدَّ اللهِ عَلَيْهِ عَقَلَهُ حَتَّى يَقُولُ مَا يَضْحَكُ مِنْهُ الْعُقَلَاءَ “Tidak ada seorangpun yang menentang wahyu (al-Quran dan Sunnah) dengan akalnya kecuali Allah akan menjadikan akalnya rusak hingga akhirnya dia mengucapkan satu ucapan yang ditertawakan oleh orang-orang yang berakal.” (Mukhtashar Ashawa’iq, 2/376)

Sadarilah Hidup Ini Adalah Perjalanan Panjang Yang Akhirnya Di Surga Atau Neraka

Berkata al-Imam Ibnul Qayyim al-Jauziyyah rahimahullah, الناس منذ خلقوا لم يزالوا مسافرين، وليس لهم حط عن رحالهم إلا في الجنة أو النار. والعاقل يعلم أن السفر مبني على المشقة وركوب الأخطار. “Sejak manusia dilahirkan, mereka akan memulai perjalanannya. Perjalanan ini tidak ada ujungnya melainkan kepada surga atau neraka. Orang yang memahami hal ini pasti menyadari … Read more

Membuat Semua Manusia Ridha Kepadamu Adalah Hal Yang Mustahil

Berkata Imam asy-Syafi’i Rahimahullah, إنَّك لا تقدر أن ترضي الناس كلهم، فأصلح ما بينك وبين الله، ثم لا تبال بالناس “Sesungguhnya engkau tak akan mampu membuat semua manusia ridha kepadamu, maka perbaikilah hubunganmu dengan Allah, dan janganlah engkau pedulikan manusia.” (Thobaqat asy-Syafi’iyah 2/184)

Besarnya Dosa Meninggalkan Shalat (Jangan Pernah Tinggalkan Shalat)

al-Imam Ibnul Qayyim rahimahullah menegaskan, “ﻻ ﻳﺨﺘﻠﻒ اﻟﻤﺴﻠﻤﻮﻥ ﺃﻥ ﺗﺮﻙ اﻟﺼﻼﺓ اﻟﻤﻔﺮﻭﺿﺔ ﻋﻤﺪاً ﻣﻦ أﻋﻈﻢ اﻟﺬﻧﻮﺏ ﻭﺃﻛﺒﺮ اﻟﻜﺒﺎﺋﺮ ﻭﺃﻥ إﺛﻤﻪ عند اﻟﻠﻪ ﺃﻋﻈﻢ ﻣﻦ ﺇﺛﻢ ﻗﺘﻞ اﻟﻨﻔﺲ ﻭﺃﺧﺬ اﻷﻣﻮاﻝ ﻭﻣﻦ ﺇﺛﻢ اﻟﺰﻧﺎ ﻭاﻟﺴﺮﻗﺔ ﻭﺷﺮﺏ اﻟﺨﻤﺮ.” “Kaum muslimin tidak berbeda pendapat bahwa meninggalkan salat wajib dengan sengaja termasuk sebesar-besarnya dosa. Dosanya di sisi Allah lebih besar … Read more