Sarri as-Saqathi: Tiga Hal Yang Menyempurnakan Iman

Berkata Sarri as-Saqathi rahimahullah, ثلاث مَن كُنّ فيه استكمل الإيمان: مَن إِذَا غضب لم يخرجه غضبه عن الحقّ، وَ إِذَا رضي لم يخرجه رضاه إلى الباطل، وَ إِذَا قدر لم يتناول ما ليس له “Ada tiga hal yang apabila seluruhnya terdapat pada seseorang, dia telah menyempurnakan keimanannya: 1. Jika dia marah, amarahnya tidak mengeluarkan dirinya … Read more

Abu Darda’: Inilah Tanda Awal Kemunafikan Seseorang

Berkata Abu Darda’ radhiyallahu, Berkata al-Imam Ibnu Rojab Al-Hanbali rahimahullah, إِنَّ أَوَّلَ نِفَاقِ الْمَرْءِ طَعْنُهُ عَلَى إِمَامِهِ “Sesungguhnya, awal kemunafikan seseorang adalah celaannya kepada pemimpinnya.” (Imam Baihaqi dalam Syu’abul Iman no. 8959, Imam Ibnu Abdil Barr dalam At-Tamhid 13/525 cet. Muassasah Al Furqan)

al-Imam Ibnu Rojab Al-Hanbali: Tauhid Adalah Kunci Keselamatan

Berkata al-Imam Ibnu Rojab Al-Hanbali rahimahullah, اجتهدوا اليوم في تحقيق التوحيد فإنه لا ينجي من عذاب الله إلا إياه “Bersungguh-sungguhlah dalam merealisasikan tauhid mulai sekarang, karena sesungguhnya tidak ada yang dapat menyelamatkan dari adzab Allah kecuali tauhid.” كلمة الا خلاص ٧١

Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin: Jangan Menunda-Nunda Taubat

Berkata Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah, Seorang mukmin wajib segera bertobat. Sebab, sungguh dia tidak mengetahui kapan ajal mendatanginya secara tiba-tiba. • Betapa banyak orang yang keluar dari rumahnya dan tidak pernah kembali lagi! • Betapa banyak orang yang tidur di kasurnya dan tidak bangun lagi! • Betapa banyak orang duduk untuk makan dan … Read more

Fadhilah Asy-Syaikh Walid Saif An-Nashr: Cinta Kepada Nabi صلى الله عليه وسلم

Berkata Fadhilah Asy-Syaikh Walid Saif An-Nashr حفظه الله, “وعموما الدورات وقراءات حديث النبي صلى الله عليه وسلم في الحقيقة هو أحب إلينا من مجالسة الأبناء والزوجات، وأحب إلينا من الآباء والأمهات، وذلك أن حديثه عليه الصلاة والسلام وسنته هي يعني كأنك تعيش مع رسول الله صلى الله عليه وسلم وأصحابه، ولا شك أن النبي صلى … Read more

Abu Bakr Ash-Shiddiq: Sikat Para Salaf Dalam Berittiba’ Kepada Sunnah

Berkata Abu Bakr Ash-Shiddiq رضي الله عنه, “لستُ تاركاً شيئاً كان رسولُ الله – صلَّى الله عليه وسلم – يَعملُ به إلا عَمِلْتُ به إني أخشى إن تركتُ شيئاً من أمرِه أن أَزيغَ.” “Tidaklah aku meninggalkan sesuatu yang dahulu Rasulullah ﷺ amalkan, melainkan aku amalkan. Karena aku khawatir menyimpang jika aku meninggalkan sesuatu dari perintahnya.” … Read more

Imam Al-Barbahari: Bid’ah Berawal Dari Hal Yang Dianggap Baik

Berkata Imam Al-Barbahari rahimahullah, “Jauhilah setiap perkara bid’ah sekecil apapun, karena bid’ah yang kecil lambat laun akan menjadi besar. Demikian pula kebid’ahan yang terjadi pada ummat ini berasal dari perkara kecil dan remeh yang mirip kebenaran sehingga banyak orang terpedaya dan terkecoh, lalu mengikat hati mereka sehingga susah untuk keluar dari jeratannya dan akhirnya mendarah … Read more

Syaikh Ahmad bin Yahya An-Najmi: Ingatlah Kebaikan Pasangan Kita

Berkata Al-‘Allamah Ahmad bin Yahya An-Najmi Rahimahullah, فالرجل لا يتم حالُه ولا تطيب له الحياةُ إلا بالزوجة الصالحة، والمرأة لا تطمئن ولا تطيب لها الحياة إلا بالزوج الصالح. “Seorang laki-laki tidak akan sempurna keadaannya serta tidak akan baik kehidupannya kecuali dengan istri yang shalihah. Seorang wanita tidak akan tenang serta tidak akan baik kehidupannya kecuali … Read more

Syaikh Abdul Aziz bin Baaz: Jangan lakukan KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga)

al-Allamah Abdul Aziz bin Baaz rahimahullah menasihatkan, فينبغي للمؤمن أن يتصبر ويتحمل ويعالج الأمور بغير الضرب؛ لأن الضرب قد يزيد المسألة شدة وقد يسبب الفرقة، فعلاج الأمور بالنصيحة والتوجيه والهجر عند الحاجة أولى من الضرب. “Selayaknya bagi orang yang beriman untuk bersabar, menahan diri, serta berusaha menyelesaikan masalah (rumah tangga) tanpa memukul (istrinya). Karena terkadang, … Read more

Anas bin Malik: Larangan Mencela Pemimpin Kaum Muslimin

Anas bin Malik radhiyallahu’anhu berkata, “Para pembesar kami dari kalangan Sahabat Nabi shallallahu’alaihi wa salam melarang kami dengan berkata: ‘Janganlah kalian mencaci penguasa kalian, jangan pula menipu mereka. Bertaqwalah kalian kepada Allah dan bersabarlah, karena kematian telah dekat.’” (Sanadnya jayyid, dzhilul jannah fii Takhrij as-Sunnah, karya Ibnu Abi Ashim)