Betapa Besarnya Kelalaian Kita Terhadap Kehidupan Akhirat

Berkata Imam Ahmad bin Hanbal rahimahullah, سبحانك ما أغفل هذا الخلق عما أمامهم! الخائف منهم مقصر والراجي منهم متوان. “Mahasuci Engkau, ya Allah. Alangkah besarnya kelalaian hamba-hamba-Mu terhadap apa yang ada di hadapan mereka (kehidupan akhirat). Orang yang takut (terhadap kehidupan akhirat) di antara mereka, kurang amalnya. Sementara itu, orang yang berharap di antara mereka, … Read more

Akibat Buruknya Hati: Suka Berburuk Sangka Dan Mengumbar Aib Manusia

Berkata Ibnu Hajar Al Haitami rohimahullah, وكل من رأيته سيء الظن بالناس، طالبًا لإظهار معايبهم؛ ‏ فاعلم أن ذلك لخبث باطنه وسوء طويته. “Semua orang yang kamu lihat: suka berburuk sangka kepada manusia dan ingin menampakkan aib mereka adalah karena busuknya batin dan hatinya.” (Az Zawaajir 1/143)

Birrul Walidain Adalah Di Antara Sebab Kita Mendapatkan Kemudahan

Berkata Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz rahimahullah, بر الوالدين من أعظم القربات ومن أفضل الطاعت، ومن أسباب تفريج الكروب وتيسير الأمورج “Birrul walidain (berbakti kepada kedua orang tua) merupakan amalan qurbah (amalan yang dapat mendekatkan kepada Allah) yang paling Agung, ketaatan yang utama, sebab yang dapat menjadikan dilapangkannya kesulitan dan dimudahkannya suatu urusan.” … Read more

Adukan Semua Kesulitanmu Hanya Kepada Allah Ta’ala Saja!

Berkata Syaqiq Al-Balkhi rahimahullah, مَنْ شَكَا مُصِيْبَةً نَزَلَتْ بِهِ إِلَى غَيْرِ اللّٰهِ، لَمْ يَجِدْ فِي قَلْبِهِ لِطَاعَةِ اللّٰهِ حَلَاوَةً “Barangsiapa mengadukan suatu musibah yang menimpanya kepada selain Allah, maka ia tidak akan mendapatkan kenikmatan di dalam hatinya untuk berbuat ketaatan kepada Allah” (Minhaj Al-Qashidin: 276)

Bagaimana Cara Agar Kita Tidak Sesat dan Tidak Pula Dimurkai ?

Berkata Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah, ينبغي للإنسان أن يتعلم حتى لا يكون من الضالين، وأن يتعبد حتى لا يكون من المغضوب عليهم. “Seseorang harus belajar agar dia tidak termasuk orang-orang yang sesat. Dia juga harus beribadah agar tidak termasuk orang-orang yang dimurkai.” (Ahkamun minal Qur’anil Karim, 1/51)

Di Antara Tanda Kebahagiaan dan Tanda Kesengsaraan

Berkata Imam Malik bin Anas rahimahullah, ‏من سعادة المرء أن يوفق للصواب والخير، ومن شقوة المرء أن لا يزال يخطىء. “Di antara kebahagiaan seseorang adalah diberi taufik untuk mengikuti kebenaran dan kebaikan. Sedangkan termasuk kesengsaraan seseorang adalah terus-menerus dalam kesalahan.” (Ibnu Abdil Barr, dalam Jami’ Bayanil Ilmi, 2/884)

Tahukah Kamu Kunci-Kunci Kenyamanan?

Berkata Tsabit bin Qurrah rahimahullah, رَاحَةُ الْجِسْمِ فِي قِلَّةِ الطَّعَامِ، وَرَاحَةُ الرُّوحِ فِي قِلَّةِ الْآثَامِ، وَرَاحَةِ اللِّسَانِ فِي قِلَّةِ الْكَلَامِ. “Kenyamanan badan (didapatkan) dengan sedikit makan. Kenyamanan jiwa (didapatkan) dengan sedikit dosa. Kenyamanan lisan (didapatkan) dengan sedikit bicara.” (Zaadul Ma’ad, 4/186)

Di Antara Allah Ta’ala Berpaling Dari Hamba-Nya

Berkata Imam Junaid al-Baghdadi rahimahullah, عَلَامَةُ إِعْرَاضِ اللَّهِ عَنِ الْعَبْدِ أَنْ يُشْغِلَهُ بِمَا لَا يَعْنِيهِ Tanda Allah berpaling dari seorang hamba adalah hamba tersebut disibukkan dengan sesuatu yang tidak bermanfaat. (Shafwah ash-Shafwah, 2/271)

Yayasan DAI: Selamat Hari Raya Idul Adha 1444 Hijriyah

 Segenap Keluarga Besar YAYASAN DAAR AL ATSAR INDONESIA mengucapkan, SELAMAT HARI RAYA IDUL ADHA 10 Dzulhijjah 1444 H تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنْكُمْ Semoga Allah ‘Azza Wa Jalla menerima amalan dari kami dan amalan dari kalian. Barokallahu Fiikum