Bersikap Adillah Terhadap Kedua Telinga dan Satu Mulutmu

Berkata Abud Darda’ rodhiyallahu ‘anhu, أنصف أذنيك من فيك فإنما جُعل لك أذنان اثنتان،وفم واحد،لتسمع أكثر مما تقول “Bersikap adillah terhadap telingamu dibanding mulutmu, karena telingamu diciptakan dua sedangkan mulut hanya satu. Agar kamu lebih banyak mendengar dari berbicara..” (Mukhtashor Minhajil Qoshidin hal 165)

Ketahuilah! Betapa Lembutnya Hati Seorang Mukmin

Berkata Ibnul Qoyyim rohimahullah, من دلائل رقة قلب المؤمن، أن يتوجع لعثرة أخيه المؤمن إذا عثر، حتى كأنه هو الذي عثر بها، ولا يشمت به. “Diantara tanda kelembutan hati mukmin adalah merasa sedih ketika saudaranya tergelincir seakan ia sendiri yang tergelincir.. dan ia tidak bergembira dengan ketergelincirannya..” (Madarijussalikin 1/436)

Pentingnya Berbaik Sangka Terhadap Orang Lain

Yunus bin Ubaid rohimahulah pernah terkena musibah. Lalu ada yang berkata kepadanya, “Ibnu Auf tidak datang menjengukmu..” Yunus bin Ubaid berkata, إنَّا إذا وثِقنا بِمَودَّةِ أخينا لَم يَضُرُّهُ أن لا يأتينا* “Kami jika telah percaya saudara kami mencintai kami maka tidak datangnya ia tidak merusak (persahabatan)nya..” (Raudhotul Uqola hal. 89)

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah: Dua Sebab Terjadinya Fitnah

Berkata Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rohimahullah, عامة الفتن التي وقعت من أعظم أسبابها قلة الصبر إذ الفتنة لها سببان إما ضعف العلم وإما ضعف الصبر “Kebanyakan fitnah yang terjadi sebab terbesarnya adalah sedikitnya kesabaran. Karena fitnah itu ada dua sebab: yaitu sedikitnya ilmu dan sedikitnya kesabaran.” (al-Mustadrok ‘alaal Majmuu’)

Inilah Hakikat Kehidupan Dunia! Ia Bagaikan Tidur lalu Terbangun

Berkata Hasan al-Bashri rohimahullah, مـــا الدنيا كلها مــن أولها إلى آخـــرها إلا كرجـــل نام نومـــــــــة، رأى فــــــﮯ منامـــــہ ما يحــب ثم انتبـــــہ “Kehidupan dunia secara keseluruhan, baik dari awal hingga akhir, hanya seperti seorang yang terlelap dalam tidurnya. Ia melihat dalam mimpinya perkara-perkara yang ia cintai. Lalu setelah itu, ia pun terbangun dari tidurnya..” (al-Mujalasah … Read more

Bersungguh-Sungguh Di Masa Muda, Memetik Buah Di Masa Tua

Berkata al-Qurthubiy rohimahullah, إن الإنسان إذا عمّر في الدنيا و هرم لفي نقص و ضعف و تراجع، إلا المؤمنين، فإنهم تكتب لهم أجورهم التي كانوا يعملونها في حال شبابهم “Sesungguhnya manusia itu apabila diberi umur panjang, dan menjadi tua renta, sungguh (pada hakikatnya) ia dalam keadaan berkurang, kelemahan, dan dalam kemunduran, kecuali orang-orang yang beriman, … Read more

Ketahuilah Aib Diri Sendiri! Jangan Sibuk Dengan Aib Orang Lain

Berkata Ibnu Hibban rohimahullah, والعاقل لا يخفى عليه عيب نفسه، لأن من يخفى عليه عيب نفسه خفيت عليه محاسن غيره، وإن من أشد العقوبة للمرء أن يخفى عليه عيبه. “Orang yang berakal tidaklah tersamarkan baginya aibnya sendiri.. siapa yang tidak mengetahui aib dirinya, dia tidak akan mengetahui kebaikan orang lain.. Sungguh, termasuk hukuman terberat bagi … Read more

Cara Agar Amal Ibadah Kita Bertahan Lama (Konsisten & Konsekuen)

Berkata Ibnu Taimiyyah rahimahullah, فَمَا لَا يَكُونُ بِاَللَّهِ لَا يَكُونُ، وَمَا لَا يَكُونُ لِلَّهِ لَا يَنْفَعُ وَلَا يَدُومُ “Apa saja yang diusahakan tanpa pertolongan Allah maka tidak akan bisa terwujud, dan apa saja yang dilakukan bukan untuk mencari ridha Allah maka tidak akan bermanfaat dan tidak akan berlangsung lama.” (Majmu’ul Fatawa, 8/329)