Tiga Golongan Yang Pasti Ditolong Oleh Allah

Tiga Golongan Yang Pasti Ditolong Oleh Allah Nabi Shallallahu’alayhi Wa Sallam Bersabda, ثَلاَثَةٌ حَقٌّ عَلَى اللَّهِ عَوْنُهُم : الْمُجَاهِدُ فِى سَبِيلِ اللَّهِ وَالْمُكَاتَبُ يُرِيدُ الأَدَاءَ وَالنَّاكِحُ يُرِيدُ الْعَفَافَ Ada tiga golongan manusia yang Allah pasti akan menolong mereka: 1) Orang yang berjihad di jalan Allah, 2) Budak yang ingin menebus dirinya, 3) dan orang yang … Read more

Shalatku Ibadahku Hidupku dan Matiku Hanyalah Untuk Allah

Shalatku Ibadahku Hidupku dan Matiku Hanyalah Untuk Allah Allah Ta’ala berfirman: قُلْ إِنَّ صَلَاتِى وَنُسُكِى وَمَحْيَاىَ وَمَمَاتِى لِلَّهِ رَبِّ ٱلْعَٰلَمِينَ “Katakanlah: sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam.” [QS. Al-An’am: 162] Tafsir as-Sa’di: Ayat sebelumnya masih umum, dan ayat ini lebih khusus, dengan menyebutkan ibadah yang utama. Ada yang mengartikan … Read more

Perhatikan Hati dan Amalan Kita

Perhatikan Hati dan Amalan Kita عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- إِنَّ اللَّهَ لاَ يَنْظُرُ إِلَى صُوَرِكُمْ وَأَمْوَالِكُمْ وَلَكِنْ يَنْظُرُ إِلَى قُلُوبِكُمْ وَأَعْمَالِكُمْ Dari Abu Hurairah, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya Allah tidak melihat pada bentuk rupa dan harta kalian. Akan tetapi, Allah hanyalah melihat … Read more

Bangun, Bangkit dan Kerjakanlah Shalat

Bangun, Bangkit dan Kerjakanlah Shalat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, إِنَّ أَثْقَلَ صَلَاةٍ عَلَى الْمُنَافِقِينَ صَلَاةُ الْعِشَاءِ وَصَلَاةُ الْفَجْرِ وَلَوْ يَعْلَمُونَ مَا فِيهِمَا لَأَتَوْهُمَا وَلَوْ حَبْوًا “Tidak ada shalat yang lebih berat bagi orang munafik selain dari shalat Shubuh dan shalat ‘Isya’. Seandainya mereka tahu keutamaan yang ada pada kedua shalat tersebut, tentu mereka … Read more

Waktu Terbaik Untuk Beramal Shalih

Waktu Terbaik Untuk Beramal Shalih Usia muda adalah masa fit (semangat) untuk beramal. Oleh karena itu, manfaatkanlah dengan sebaik-baiknya. Janganlah disia-siakan. Jika engkau masih berada di usia muda, maka janganlah katakan: “jika berusia tua, baru aku akan beramal.”  

Kapan mengetahui bahwa ia terkena fitnah ?

Kapan mengetahui bahwa ia terkena fitnah ? Huzaifah ibnul yaman رضي الله عنه pernah di tanya, “Kapan seorang itu mengetahui bahwa ia terkena fitnah ?” Beliau menjawab, “Jika ia memandang suatu perkara yang (jelas) kemarin itu haram, lalu pada hari ini ia memandangnya halal. Maka ketahuilah ia terkena fitnah.” Dikeluarkan oleh Al Hakim 4/514