Berkata Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah,
“Ketika manusia lebih dekat kepada kefaqiran, maka mereka akan lebih bertaqwa lebih khusyuk dan lebih takut kepada Allah. Dan ketika harta telah banyak, banyak berpaling dari jalan Allah, terjadilah sikap melampaui batas, sehingga manusia sekarang ini menjadi lebih memandang kepada dunia dan perhiasannya, mobil, rumah, kasur-kasur, pakaian. Manusia bermegah-megahan dalam ini semua, dan berpaling dari apa yang bermanfaat buat mereka di akhirat. Media masa, surat kabar dan yang semisalnya tidaklah membahas kecuali masalah kemewahan dan segala yang berkaitan dengan dunia dan mereka berpaling dari akhirat. Dan menjadi rusaklah manusia, kecuali yang dikehendaki Allah. Kesimpulannya, sesungguhnya dunia itu, jika dibuka (kita memohon kepada Allah semoga Allah menjaga kita dari kejelekkannya), sesungguhnya ia akan mendatangkan kejelekkan dan menjadikan seorang insan melampaui batas.”
(Syarh Riyadh Ash-Shalihin, 3/361)