Tafsir Al-Qur’an Surah Al-Ahzab Ayat 62 الأحزاب Lengkap Arti Terjemah Indonesia

{32} As-Sajdah / السجدة الْقُرْآنُ الْكَرِيْمُ سبإ / Saba {34}

Tafsir Al-Qur’an Surat Al-Ahzab الأحزاب (Golongan-Golongan Yang Bersekutu) lengkap dengan tulisan arab latin, arti dan terjemah Bahasa Indonesia. Surah ke 33 Tafsir ayat Ke 62.

Al-Qur’an Surah Al-Ahzab Ayat 62

سُنَّةَ اللَّهِ فِي الَّذِينَ خَلَوْا مِنْ قَبْلُ ۖ وَلَنْ تَجِدَ لِسُنَّةِ اللَّهِ تَبْدِيلًا ﴿٦٢﴾

sunnatallāhi fillażīna khalau ming qabl, wa lan tajida lisunnatillāhi tabdīlā

QS. Al-Ahzab [33] : 62

Arti / Terjemah Ayat

Sebagai sunnah Allah yang (berlaku juga) bagi orang-orang yang telah terdahulu sebelum(mu), dan engkau tidak akan mendapati perubahan pada sunnah Allah.

Tafsir Al-Muyassar (Kementerian Agama Saudi Arabia)

Sunnah Allah yang berlaku atas orang-orang munafik di kalangan umat-umat terdahulu, yaitu mereka ditawan dan dibunuh di mana pun mereka berada. Dan kamu (wahai Nabi) tidak akan menemukan perubahan dan pergantian pada sunnah Allah.

Tafsir Ibnu Katsir (Tafsir al-Qur’an al-Azhim)

Kemudian Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى‎ berfirman:

Sebagai sunnah Allah yang berlaku atas orang-orang yang telah terdahulu sebelum(mu). (Al Ahzab:62)

Demikianlah ketetapan Allah terhadap orang-orang munafik. Apabila mereka tetap bersikeras dengan kemunafikan dan kekafirannya serta tidak mau menghentikan perbuatannya, lalu kembali ke jalan yang benar, orang-orang yang beriman akan menguasai mereka dan mengalahkan mereka.

dan kamu sekali-kali tiada akan mendapati perubahan pada sunnah Allah. (Al Ahzab:62)

Yakni ketetapan Allah dalam hal ini tidak dapat diganti dan tidak pula dapat diubah.

Tafsir as-Sa’di (Taisirul Karimirrahman fi Tafsiri Kalamil Mannan)

(62) سُنَّةَ اللَّهِ فِي الَّذِينَ خَلَوْا مِنْ قَبْلُ “Sebagai sunnah Allah yang berlaku atas orang-orang yang telah terdahulu sebelumnya,” yaitu bahwa siapa saja yang terus bergelimang dalam kemaksiatan dan berbuat lancang mengganggu (kaum Muslimin) dan tidak berhenti dari perbuatan ini, maka dia pasti akan disiksa dengan siksaan yang sangat keras, وَلَنْ تَجِدَ لِسُنَّةِ اللَّهِ تَبْدِيلا “dan kamu sekali-kali tiada akan mendapati perubahan pada sunnah Allah.” Maksudnya, tidak ada pergantian. Akan tetapi Sunnah dan kebiasaan Allah جَلَّ جَلالُهُ itu terus berlaku disertai dengan faktorfaktor yang menuntut adanya sebab kausalitasnya.

Tafsir Ringkas Kemenag (Kementrian Agama Republik Indonesia)

Ancaman dan siksa Allah kepada orang-orang munafik, orang-orang yang hatinya berpenyakit, dan orang-orang yang menebar fitnah, sebagaimana dijelaskan dalam ayat sebelumnya, adalah sebagai sunah dan ketetapan Allah yang berlaku juga bagi orang-orang yang telah terdahulu sebelum kamu dan akan berlaku bagi generasi sesudahmu, dan engkau tidak akan mendapati perubahan pada sunah Allah. (lihat juga: al-isr’/17: 77 dan al-fat’/48: 23)63. Ancaman dan siksa pedih bagi orang-orang munafik tidak hanya berlangsung di dunia, tetapi juga di akhirat. Karena penasaran tentang hari kiamat, manusia bertanya kepadamu, wahai nabi Muhammad, tentang hari kiamat. Katakanlah, ‘ilmu tentang hari kiamat itu hanya di sisi Allah. ‘ dan tahukah engkau kapan datangnya kiamat itu’ pasti engkau tidak tahu. Boleh jadi hari kiamat itu sudah dekat waktunya.


Al-Ahzab Ayat 62 Arab-Latin, Terjemah Arti Al-Ahzab Ayat 62, Makna Al-Ahzab Ayat 62, Terjemahan Tafsir Al-Ahzab Ayat 62, Al-Ahzab Ayat 62 Bahasa Indonesia, Isi Kandungan Al-Ahzab Ayat 62


Tafsir Surat Al-Ahzab Ayat: 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 | 27 | 28 | 29 | 30 | 31 | 32 | 33 | 34 | 35 | 36 | 37 | 38 | 39 | 40 | 41 | 42 | 43 | 44 | 45 | 46 | 47 | 48 | 49 | 50 | 51 | 52 | 53 | 54 | 55 | 56 | 57 | 58 | 59 | 60 | 61 | 62 | 63 | 64 | 65 | 66 | 67 | 68 | 69 | 70 | 71 | 72 | 73