Tafsir Al-Qur’an Surah Al-Balad Ayat 15 البلد Lengkap Arti Terjemah Indonesia

{89} Al-Fajr / الفجر الْقُرْآنُ الْكَرِيْمُ الشمس / Asy-Syams {91}

Tafsir Al-Qur’an Surat Al-Balad البلد (Negeri) lengkap dengan tulisan arab latin, arti dan terjemah Bahasa Indonesia. Surah ke 90 Tafsir ayat Ke 15.

Al-Qur’an Surah Al-Balad Ayat 15

يَتِيمًا ذَا مَقْرَبَةٍ ﴿١٥﴾

yatīman żā maqrabah

QS. Al-Balad [90] : 15

Arti / Terjemah Ayat

(kepada) anak yatim yang ada hubungan kerabat,

Tafsir Al-Muyassar (Kementerian Agama Saudi Arabia)

Atau memberi makan anak yatim -yaitu anak kecil yang ditinggal wafat ayahnya- yang mempunyai hubungan kerabat pada hari terjadinya kelaparan yang mengumpulkan kelebihan sedekah dan silaturahim atau kepada orang miskin yang tidak mempunyai apa-apa.

Tafsir Ibnu Katsir (Tafsir al-Qur’an al-Azhim)

Firman Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى‎:

{يَتِيمًا}

(kepada) anak yatim. (Al-Balad: 15)

Yakni berilah makan anak yatim di hari seperti itu.

{ذَا مَقْرَبَةٍ}

yang ada hubungan kerabat. (Al-Balad: 15)

Yaitu mempunyai pertalian kekeluargaan dengan yang bersangkutan. Demikianlah menurut Ibnu Abbas, Ikrimah, Al-Hasan, Ad-Dahhak, dan As-Saddi, sebagaimana yang telah disebutkan di dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad.

Bahwa telah menceritakan kepada kami Yazid, telah menceritakan kepada kami Hisyam, dari Hafsah binti Sirin, dari Salman ibnu Amir, bahwa ia pernah mendengar Rasulullah صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ bersabda:

«الصَّدَقَةُ عَلَى الْمِسْكِينِ صَدَقَةٌ وَعَلَى ذِي الرَّحِمِ اثْنَتَانِ: صَدَقَةٌ وَصِلَةٌ»

Bersedekah kepada (orang lain) yang miskin berpahala sedekah; dan kepada orang miskin yang ada hubungan kerabat dua pahala, pahala sedekah dan pahala silaturahmi.

Imam Turmuzi dan Imam Nasai telah meriwayatkannya pula, dan sanad hadis ini sahih.

Tafsir as-Sa’di (Taisirul Karimirrahman fi Tafsiri Kalamil Mannan)

12-16. Kemudian kesukaran di atas dijelaskan oleh FirmanNya, “(Yaitu) melepaskan budak dari perbudakan,” yakni membebaskannya dari perbudakan atau membantunya melunasi angsurannya untuk membebaskan diri dari perbudakan. Dan tentu lebih utama lagi membebaskan tawanan Muslim dari tangan orang-orang kafir. “Atau memberi makan pada hari kelaparan,” yaitu pada hari kelaparan hebat dengan memberi makanan pada saat diperlukan untuk orang yang memerlukan, “(kepada) anak yatim yang memiliki kerabat,” yakni menyatukan antara kondisi sebagai anak yatim, fakir, dan masih kerabat, “atau orang miskin yang sangat fakir,” yakni amat memerlukan uluran tangan dan terpaksa.

Tafsir Ringkas Kemenag (Kementrian Agama Republik Indonesia)

13-16. Jalan yang mendaki dan sukar itu adalah melepaskan hamba sahaya dari perbudakan atau membantunya untuk membebaskan diri, karena perbudakan tidak sesuai dengan nilai-nilai kemanusiaan, atau memberi makan pada hari terjadi kelaparan kepada orang yang sangat membutuhkannya, yakni kepada anak yatim yang ada hubungan kerabat sehingga dia akan mendapat dua pahala kebaikan sekaligus, yakni pahala sedekah dan silaturrahim, atau kepada orang miskin yang sangat fakir. Kepedulian kepada anak yatim dan orang miskin adalah akhlak yang sangat terpuji, namun butuh sifat kedermawanan agar seseorang bisa melakukannya


Al-Balad Ayat 15 Arab-Latin, Terjemah Arti Al-Balad Ayat 15, Makna Al-Balad Ayat 15, Terjemahan Tafsir Al-Balad Ayat 15, Al-Balad Ayat 15 Bahasa Indonesia, Isi Kandungan Al-Balad Ayat 15


Tafsir Surat Al-Balad Ayat: 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 | 20