Jauhi Sifat Banyak Mengeluh (Cerewet)
Berkata Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah Rahimahullah, “Seorang wanita jika ia banyak mengeluh (cerewet), maka tak akan lama umur rumah tangganya.” Majmu’ Fatawa 23/360
Berkata Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah Rahimahullah, “Seorang wanita jika ia banyak mengeluh (cerewet), maka tak akan lama umur rumah tangganya.” Majmu’ Fatawa 23/360
Berkata Imam Ibnul Qayyim Al Jauziyah Rahimahullah, Empat perkara yang bisa terhalang dari rezeki: (1) Tidur di pagi hari (2) Malas sholat (3) Malas dalam kebaikan (4) Khianat Zaadul Ma’aad 4/378
Berkata Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa’dy rahimahullah, الفرح بشهوات الدنيا ولذاتها أو الفرح بالباطل فإن هذا مذموم كما قال تعالى عن قوم قارون “Bergembira dengan syahwat-syahwat dunia dan kelezatannya atau bergembira dengan kebatilan, maka sesungguhnya ini semua ada kegembiraan yang tercela sebagaimana firman Allah Ta’ala tentang kaumnya Qorun.” Taisir al-Karimir Rahman 367
Ibnu Katsir rahimahullah menjelaskan, وترك علمه وحفظه أيضا من هجرانه، وترك الإيمان به وتصديقه من هجرانه، وترك تدبره وتفهمه من هجرانه، وترك العمل به وامتثال أوامره واجتناب زواجره من هجرانه، والعدولُ عنه إلى غيره -من شعر أو قول أو غناء أو لهو أو كلام أو طريقة مأخوذة من غيره -من هجرانه “Tidak mempelajari dan tidak … Read more
Berkata Al-Imam Muhammad bin Ahmad adz-Dzahabi rahimahullah, “Ilmu tidak dinilai dengan banyaknya riwayat. Akan tetapi, ilmu adalah cahaya yang Allah letakkan dalam hati seorang hamba. Syaratnya ialah mengikuti Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam dan lari menjauhi hawa nafsu dan bid’ah. Semoga Allah memberikan taufik kepada kami dan kalian untuk menaati-Nya.” Siyar A’lamin Nubala’, jilid 13, … Read more
Berkata Syaikh Shalih al-Fauzan hafidzahullah, “Siapa saja yang berpegang teguh dengan Sunnah pasti akan menjumpai kesulitan, kepayahan, perendahan, penghinaan dan ancaman dari manusia. Namun dia harus bersabar dan jangan lemah dalam berpegang dengan kebenaran.” Syarhus Sunnah 306
Berkata Ibnul Jauzi rahimahullah, “Tangisilah dirimu sebelum engkau ditangisi, pikirkanlah anak panah yang telah diarahkan kepadamu, jika engkau melihat jenazah, maka anggaplah itu adalah jenazahmu. Dan jika engkau melihat kuburan, maka bayangkanlah itu adalah kuburanmu!” Al-Mudhisy 356
Berkata Aun Ibnu Abdullah Rahimahullah, “Aku menilai seorang yang sibuk mengurusi aib orang lain itu, dikarenakan ia lalai dari aib dirinya sendiri.” Hilyatul Auliya Karya Abi Nu’aim 3/249
Berkata Fudhail bin Iyadh Rahimahullah, “Ikutilah jalan hidayah (haq), tak masalah sekalipun sedikit orang yang meniti jalan tersebut. Dan berhati-hatilah dari jalan kesesatan, dan jangan tertipu dengan banyaknya orang yang binasa (karena menempuh jalan kesesatan tersebut).” Al I’tishom hal. 112
Berkata al-Hafidz Ibnu Rajab al-Hanbali rahimahullah, مدة الشباب قصيرة كمدة زهر الربيع وبهجته ونضارته فإذا يبس وابيض فقد آن ارتحاله “Masa muda sangat sebentar bagaikan bunga di musim semi, keindahan dan keelokannya. Apabila bunga itu telah menjadi kering dan putih, maka telah tiba waktu kepergiannya.” Lathoiful Ma’arif 1/333