Dari Tanah Kita Diciptakan, Dikembalikan dan Dikeluarkan

Dari Tanah Kita Diciptakan, Dikembalikan dan Dikeluarkan مِنْهَا خَلَقْنَٰكُمْ وَفِيهَا نُعِيدُكُمْ وَمِنْهَا نُخْرِجُكُمْ تَارَةً أُخْرَىٰ Darinya (tanah) itulah Kami menciptakan kamu dan kepadanyalah Kami akan mengembalikan kamu, dan dari sanalah Kami akan mengeluarkan kamu pada waktu yang lain. [QS. Thaha: 55]

Menjual Surga Dengan Syahwat Yang Sesaat

Menjual Surga Dengan Syahwat Yang Sesaat Berkata Ibnu Qoyyim Al Jauziyah rahimahullahuta’ala: قال ابن القيم رحمه الله : كيف يكون عاقلا من باع الجنة بما فيها بشهوة ساعة.-الفوائد. “Bagaimana mungkin seseorang dikatakan berakal jika ia rela untuk menukar Surga dan segala kenikmatannya dengan kenikmatan syahwat yang hanya sesaat” (Al Fawaaid)

Bergantunglah Hanya Kepada Allah ﷻ Saja

Bergantunglah Hanya Kepada Allah ﷻ Saja Berkata Al Imam Ibnul Qayim رحمه الله تعالى “Perumpamaan orang yang bergantung (urusan) pada selain Allah Azza wa Jalla, seperti orang yang berteduh pada sarang laba-laba atau rumah yang rapuh dari cuaca panas dan dingin.” Madarijus Salikin 1/455

Jangan Berbangga Diri Dengan Amalmu

Jangan Berbangga Diri Dengan Amalmu Berkata Syaikh Muhammad Bin Sholih Al-Utsaimin رحمه الله تعالى “Janganlah berbangga diri dengan amalmu, sekalipun engkau telah banyak beramal shalih. Karena pada hakikatnya amalmu sedikit jika dibandingkan dengan Hak Allah Ta’ala yang harus kamu penuhi.” Syarah Riyadhus Sholihin hal.575

Jangan Katakan “Pasti” Namun Katakanlah “InsyaAllah”

Jangan Katakan “Pasti” Namun Katakanlah “InsyaAllah” وَلَا تَقُولَنَّ لِشَا۟ىْءٍ إِنِّى فَاعِلٌ ذَٰلِكَ غَدًا إِلَّآ أَن يَشَآءَ ٱللَّهُ ۚ Dan jangan sekali-kali kamu mengatakan tentang sesuatu: “Sesungguhnya aku akan mengerjakan ini besok pagi“, Kecuali (dengan menyebut) : InsyaAllah [QS.Al-Kahfi:23-24] Tafsir As-Sa’di Larangan ini meskipun ditujukan kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, namun berlaku umum kepada umat … Read more

Akibat Berbicara Sesuatu Yang Tidak Bermanfaat

Akibat Berbicara Sesuatu Yang Tidak Bermanfaat Berkata Malik Bin Dinar رحمه الله تعالى, “Jika kamu mendapati rasa kaku ada dalam hatimu, lemah pada badanmu dan sulit dalam rizkimu. Maka ketahuilah, semua itu terjadi karena kamu telah berbicara sesuatu yang tidak bermanfaat.” Faidhul Qadir Syarh Ja’mi Ashoghir 1/286

Menderitanya Orang Yang Hasad

Menderitanya Orang Yang Hasad Berkata Imam Abu Hatim Ar Razi Rahimahullah, “Orang yang hasad, ruhnya tidak akan tenang dan badannya tidak akan bisa beristirahat hingga ia melihat hilangnya kenikmatan pada saudaranya. “ Raudhatul Uqala hal.133