Tafsir Al-Qur’an Surah Al-Jatsiyah Ayat 20 الجاثية Lengkap Arti Terjemah Indonesia

{44} Ad-Dukhan / الدخان الْقُرْآنُ الْكَرِيْمُ الأحقاف / Al-Ahqaf {46}

Tafsir Al-Qur’an Surat Al-Jatsiyah الجاثية (Yang Bertekuk Lutut) lengkap dengan tulisan arab latin, arti dan terjemah Bahasa Indonesia. Surah ke 45 Tafsir ayat Ke 20.

Al-Qur’an Surah Al-Jatsiyah Ayat 20

هَـٰذَا بَصَائِرُ لِلنَّاسِ وَهُدًى وَرَحْمَةٌ لِقَوْمٍ يُوقِنُونَ ﴿٢٠﴾

hāżā baṣā`iru lin-nāsi wa hudaw wa raḥmatul liqaumiy yụqinụn

QS. Al-Jatsiyah [45] : 20

Arti / Terjemah Ayat

(Al-Qur’an) ini adalah pedoman bagi manusia, petunjuk dan rahmat bagi kaum yang meyakini.

Tafsir Al-Muyassar (Kementerian Agama Saudi Arabia)

Wahai Muhammad, Al-Qur’an yang Kami turunkan kepadamu adalah pedoman manusia mengenali kebenaran dari kebatilan. Dengannya mereka mampu mengetahui jalan yang lurus. Al-Qur’an menjadi petunjuk dan rahmat bagi kaum yang meyakini hakikat kebenarannya. Sesungguhnya dia diturunkan dari Allah yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.

Tafsir Ibnu Katsir (Tafsir al-Qur’an al-Azhim)

Lalu disebutkan dalam firman berikutnya:

dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu orang-orang yang tidak mengetahui. Sesungguhnya mereka sekali-kali tidak akan dapat menolak dari kamu sedikit pun dari (siksaan) Allah. Dan sesungguhnya orang-orang yang zalim itu sebagian mereka menjadi penolong bagi sebagian yang lain. (Al-Jatsiyah: 18-19)

Artinya, tiada bermanfaat bagi mereka pertolongan sebagian mereka kepada sebagian yang lain; karena sesungguhnya tiada yang mereka peroleh selain dari kerugian, kehancuran, dan kebinasaan.

dan Allah adalah pelindung orang-orang yang bertakwa. (Al-Jatsiyah: 19)

Dialah Yang mengeluarkan mereka dari kegelapan menuju ke cahaya, dan orang-orang kafir yang menjadi penolong mereka adalah tagut (sembahan-sembahan mereka), yang mengeluarkan mereka dari cahaya ke dalam kegelapan. Kemudian Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى‎ berfirman:

Al-Qur’an ini adalah pedoman bagi manusia, petunjuk dan rahmat bagi kaum yang meyakini. (Al-Jatsiyah: 20)

Tafsir as-Sa’di (Taisirul Karimirrahman fi Tafsiri Kalamil Mannan)

Artinya, al-Qur`an dan peringatan yang bijak هَذَا “ini,” adalah بَصَائِرُ لِلنَّاسِ “pedoman bagi manusia.” Artinya, dengan al-Qur`an tersebut manusia mendapatkan petunjuk untuk berbagai hal sehingga orang-orang yang beriman akan mendapatkan manfaat, dan juga sebagai, وَهُدًى وَرَحْمَةٌ لِقَوْمٍ يُوقِنُونَ “petunjuk dan rahmat bagi kaum yang meyakini,” dengan al-Qur`an ini orang-orang yang beriman akan mendapat petunjuk menuju jalan yang lurus di berbagai masalah-masalah pokok agama maupun cabangnya. Dengan al-Qur`an tersebut orang-orang yang beriman mendapatkan kebaikan dan kebahagiaan di dunia dan di akhirat. Inilah yang dimaksudkan kasih sayang. Dengan kasih sayang tersebut jiwa mereka menjadi bersih, akal sehat mereka bertambah dan keimanan mereka juga meningkat, sekaligus sebagai hujjah atas mereka yang menentang.

Tafsir Ringkas Kemenag (Kementrian Agama Republik Indonesia)

Wahyu berupa Al-Qur’an ini dan tuntunan yang diturunkan kepadamu adalah pedoman dan bukti bagi manusia, petunjuk dan rahmat bagi kaum yang meyakini adanya tuhan yang maha esa. 21. Allah kemudian mempertanyakan sikap orang-orang kafir apakah orang-orang yang melakukan kejahatan itu di dunia ini mengira bahwa kami akan memperlakukan mereka di akhirat kelak sama seperti orang-orang yang ber iman dan yang mengerjakan kebajikan, yaitu sama dalam kehidupan dan kematian mereka’ tentulah tidak sama. Alangkah buruknya penilaian mereka itu.


Al-Jatsiyah Ayat 20 Arab-Latin, Terjemah Arti Al-Jatsiyah Ayat 20, Makna Al-Jatsiyah Ayat 20, Terjemahan Tafsir Al-Jatsiyah Ayat 20, Al-Jatsiyah Ayat 20 Bahasa Indonesia, Isi Kandungan Al-Jatsiyah Ayat 20


Tafsir Surat Al-Jatsiyah Ayat: 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 | 27 | 28 | 29 | 30 | 31 | 32 | 33 | 34 | 35 | 36 | 37