Ibnu Utsaimin: Bukan Tentang Panjangnya Usia, Namun Tentang Seberapa Bermakna

Berkata al-’Allamah Ibnu Utsaimin rahimahullah,

لأن عمر الإنسان ليس ما بقي في الدنيا، بل عمر الإنسان حقيقة ما يخلده بعد موته، ويكون ذكراه في قلوب الناس وعلى ألسنتهم

“Sesungguhnya usia manusia bukanlah sekadar dihitung dari lamanya ia hidup di dunia. Akan tetapi, hakikat usia seseorang adalah apa yang ia tinggalkan setelah wafatnya; berupa amal kebaikan yang terus dikenang, serta jejak dan namanya yang tetap hidup dalam hati manusia dan disebutkan melalui lisan mereka.”

(Liqā’ al-Bāb al-Maftūh, 100/5)