Imam Ibnul Qayyim: Akibat Lalai Dari Mengingat Allah Ta’ala

Berkata Imam Ibnul Qoyyim رحمه الله, فَالْمُعْرِضُ عَنْهُ لَهُ مِنْ ضَنْكِ الْمَعِيشَةِ بِحَسَبِ إِعْرَاضِهِ، وَإِنْ تَنَعَّمَ فِي الدُّنْيَا بِأَصْنَافِ النِّعَمِ، فَفِي قَلْبِهِ مِنَ الْوَحْشَةِ وَالذُّلِّ وَالْحَسَرَاتِ الَّتِي تَقْطَعُ الْقُلُوبَ “Orang yang berpaling dari mengingat Allah kehidupannya akan sempit walaupun dia menikmati berbagai macam kenikmatan. Namun di dalam hatinya terdapat kerisauan, kehinaan, dan penyesalan yang menyayat-nyayat … Read more

Imam Ibnul Qayyim: Istiqamah Dengan Kokohnya Ilmu

Berkata Imam Ibnul Qayyim رحمه الله, الراسخ في العلم لو وَرَدَتْ عليه من الشُبَه بعدد أمواج البحر ما أزالت يقينه ولا قدحت فيه شكّاً “Seorang yang memiliki kekokohan ilmu, walaupun datang berbagai syubhat sebanyak gelombang di lautan, maka hal tersebut tidaklah menghilangkan keyakinannya dan tidak pula memunculkan padanya keraguan.” (Miftah Daar as-Sa’adah 1/140)

Syaikh Bin Baz: Keutamaan Rezeki Ilmu Yang Bermanfaat

Berkata Syaikh Bin Baz رحمه الله, وَمَنْ ‌رُزِقَ ‌الْعِلْمَ النَّافِعَ فَقَدْ رُزِقَ أَسْبَابَ السَّعَادَةِ إِذَا عَمِلَ بِذَلِكَ وَاتَّقَى اللهَ فِي ذَلِكَ “Barangsiapa yang diberikan rezeki ilmu yang bermanfaat, maka sungguh dia telah diberikan rezeki sebab-sebab kebahagiaan, apabila dia mengamalkannya dan bertakwa kepada Allah dalam hal tersebut.” (Majmu’ Fatawa Wa Maqalat Mutanawwi’ah 9/131)

Imam Ibnu Rajab: Balasan bagi Orang Yang Menyebarkan Aib Orang Lain

Berkata Imam Ibnu Rajab Rahimahullah, وعقوبةُ مَنْ أشَاعَ السُّوءَ على أخيهِ المؤمنِ، وتَتبّعَ عُيوبَه، وكَشَفَ عَورتَهُ؛ أنْ يَتَّبِعَ اللهُ عَورتَه و يَفْضَحَهُ ولو في جَوفِ بَيتِهِ “Hukuman bagi orang yang menyebarkan kejelekan terhadap saudaranya yang mukmin, mencari-cari berbagai kekurangannya, dan menyingkap sesuatu yang tertutupi dari saudaranya; ialah bahwa Allah akan mencari-cari kekurangan-kekurangan dirinya dan mempermalukannya … Read more

Abdullah bin Mas’ud: Berhati-Hatilah dan Hidnari Ucapan Seperti Ini!

Abdullah bin Mas’ud رضي الله عنه berkata: ‌لَأَنْ ‌يَعَضَّ ‌أَحَدُكُمْ ‌عَلَى ‌جَمْرَةٍ حَتَّى تَبْرُدَ، أَوْ يُمْسِكَ عَلَيْهَا حَتَّى تَبْرُدَ، خَيْرٌ مِنْ أَنْ يَقُولَ لِأَمْرٍ قَضَاهُ اللهُ لَيْتَهُ لَمْ يَكُنْ “Seandainya salah seorang di antara kalian menggigit bara api sampai dingin (padam), atau menggenggamnya sampai dingin, maka itu lebih baik daripada dia berkata tentang sebuah perkara … Read more

Ibnu Qayyim al-Jauziyyah: Perhatikanlah Teman Dudukmu!

Berkata Ibnu Qayyim al-Jauziyyah rahimahullah, فمخالطة صاحب هذا القلب سقم، ومعاشرته سم، ومجالسته هلاك. “Bergaul dengan orang yang hatinya berpenyakit dapat menimbulkan penyakit (hati), hidup bersamanya (akan membuat) keracunan (tertulari kejelekan), dan duduk-duduk bersamanya adalah suatu kebinasaan.” (Ighashatul Lahfan hlm. 9)

Jangan Pernah Menolak Dalil Dengan Akal

Allah سبحانه وتعالى berfirman, وَمَا كَانَ لِمُؤْمِنٍ وَّلَا مُؤْمِنَةٍ اِذَا قَضَى اللّٰهُ وَرَسُوْلُهٗٓ اَمْرًا اَنْ يَّكُوْنَ لَهُمُ الْخِيَرَةُ مِنْ اَمْرِهِمْ وَمَنْ يَّعْصِ اللّٰهَ وَرَسُوْلَهٗ فَقَدْ ضَلَّ ضَلٰلًا مُّبِيْنًاۗ “Dan tidaklah pantas bagi laki-laki yang mukmin dan tidak (pula) bagi perempuan yang mukmin, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan … Read more

Al-Fudhail bin ‘Iyadh: Orang Yang Tidak Akan Mendapatkan Teman

Berkata Imam Al-Fudhail bin ‘Iyadh رحمه الله مَنْ ‌طَلَبَ ‌أَخًا ‌بِلَا ‌عَيْبٍ ‌بَقِيَ ‌بِلَا ‌أَخٍ “Barangsiapa yang mencari saudara (teman) yang tidak memiliki aib maka dia tidak akan mendapatkan teman selama hidupnya.” (Syu’ab Al-Iman no. 8027 hlm 10/574 oleh Al-Baihaqi رحمه الله)

Abdullah bin Syubrumah: Ini Adalah Hal Yang Mengherankan

Berkata Abdullah bin Syubrumah Rahimahullah, عَجِبْتُ لِلنَّاسِ يَحْتَمُونَ مِنَ الطَّعَامِ مَخَافَةَ الدَّاءِ، وَلَا يَحْتَمُونَ مِنَ الذُّنُوبِ مَخَافَةَ النَّارِ “Aku heran dengan manusia yang berhati-hati dalam masalah kesehatan makanan karena khawatir terserang penyakit, tetapi tidak berhati-hati dari perbuatan dosa khawatir terjerumus ke dalam neraka.” (Siyar A’lam An Nubala 6/348)

Abdullah bin Mas’ud: Teladanilah Mereka (Para Sahabat Nabi ﷺ)

Berkata Abdullah bin Mas’ud رضي الله عنه, من كان متأسيا فليتأس بأصحاب محمد ﷺ فإنهم كانوا أبر هذه الأمة قلوبا وأعمقها علما، وأقلها تكلفا وأقومها هديا، وأحسنها حالا، قوما اختارهم الله لصحبة نبيه ﷺ، فاعرفوا لهم فضلهم واتبعوهم في آثارهم، فإنهم كانوا على الهدى المستقيم. “Barangsiapa yang mencari teladan maka teladanilah para shahabat Rasulullah ﷺ. … Read more