Fudhail bin Iyyadh: Pengaruh Dosa Terhadap Kendaraan dan Isi Rumah

Berkata Fudhail bin Iyyadh رحمه الله, إِنِّي لَأَعْصِي اللَّهَ فَأَعْرِفُ ذَلِكَ فِي خُلُقِ حِمَارِي وَخَادِمِي وَامْرَأَتِي وَفَأْرِ بَيْتِي. “Sungguh, aku bermaksiat kepada Allah hingga aku mengetahui hal itu berakibat pada berubahnya perilaku keledai tungganganku, pembantuku, istriku, dan munculnya tikus di rumahku.” (Al-Bidayah wan Nihayah, 1/215)

Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa’dy: Inilah Poros Segala Kebaikan!

Berkata Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa’dy رحمه الله, فَـإن حفْـظ اللّسان عَليه المَدار وهُـو ملَاك أَمر العَبد فَمتَى ملك العبد لسَانه مَلك جَميع أعضَـائِـه “Sesungguhnya menjaga lisan merupakan poros kebaikan perkara seorang hamba. Kapan saja seorang hamba bisa menjaga lisannya, maka dia pun akan bisa menjaga seluruh anggota badannya.” (Bahjatu Quluubil Abraar 215)

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah: Jangan Pernah Ketergantungan Kepada Makhluk

Berkata Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah رحمه الله, “‌وَكُلُّ ‌مَنْ ‌عَلَّقَ ‌قَلْبَهُ ‌بِالْمَخْلُوقَاتِ أَنْ يَنْصُرُوهُ أَوْ يَرْزُقُوهُ أَوْ أَنْ يَهْدُوهُ خَضَعَ قَلْبُهُ لَهُمْ؛ وَصَارَ فِيهِ مِنْ الْعُبُودِيَّةِ لَهُمْ بِقَدْرِ ذَلِكَ؛ وَإِنْ كَانَ فِي الظَّاهِرِ أَمِيرًا لَهُمْ مُدَبِّرًا لَهُمْ مُتَصَرِّفًا بِهِمْ” “Setiap orang yang menggantungkan hatinya kepada makhluk-makhluk agar mereka menolongnya, atau memberinya rezeki, atau memberinya hidayah, … Read more

Umar bin Khattab: Berhati-hatilah Dalam Bermuamalah

Berkata Umar bin Khattab رضي الله عنه, لا تكلم فيما لايعنيك؛ واعرف عدوك؛ واحذر صديقك إلا الأمين، ولا أمين إلا من يخشى الله؛ ولا تمش مع الفاجر فيعلمك من فجوره ولا تطلعه على سرك؛ ولا تشاور في أمرك إلا الذين يخشون الله عز وجل. “Janganlah engkau berbicara sesuatu yang tidak ada faedahnya, kenalilah musuhmu, berhati-hatilah … Read more

Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin: Karuania Ilmu Adalah Tanda Kebahagiaan

Berkata Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin رحمه الله, إذا رأيت أن الله من عليك بالعلم فاستبشر خيرا بأن الله تعالى أراد بك خيرا “Apabila anda melihat bahwa Allah Ta’ala memberikan karunia Ilmu agama kepada anda, maka berbahagialah dengan kabar baik bahwa Allah Ta’ala telah menghendaki kebaikan untuk anda.” (Syarah Hilyah Tholibil Ilm 16)

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah: Bersyukur Dan Beristighfar

Berkata Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah رحمه الله, فالمؤمن دائما في نعمة من ربه تقتضي شكرا و في ذنب يحتاج إلى استغفار “Seorang mukmin yang selalu berada dalam kenikmatan dari Rabbnya mengharuskan ia banyak bersyukur. Dan begitu pula dalam kesalahannya, ia membutuhkan kepada istighfar (permohonan ampun kepada Allah).” (Majmu’ Fatawa 16/187)