Syaikh Ibnu Utsaimin: Tentang Kecintaan Terhadap Dunia

Berkata Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah, “Ketika manusia lebih dekat kepada kefaqiran, maka mereka akan lebih bertaqwa lebih khusyuk dan lebih takut kepada Allah. Dan ketika harta telah banyak, banyak berpaling dari jalan Allah, terjadilah sikap melampaui batas, sehingga manusia sekarang ini menjadi lebih memandang kepada dunia dan perhiasannya, mobil, rumah, kasur-kasur, pakaian. Manusia bermegah-megahan dalam … Read more

al-Imam Adz-Dzahabi: Kewibawaan Seorang Lelaki

Berkata al-Imam Adz-Dzahabi rahimahullah, ‌لا ‌تَتِمُّ ‌مُرُوءَةُ ‌الرَّجُلِ ‌وَدِينُهُ حَتَّى يَلْزَمَ الصَّلاةَ فِي جَمَاعَةٍ “Tidak sempurna kewibawaan seorang laki-laki serta agamanya kecuali sampai dia senantiasa shalat (wajib) secara berjama’ah (di masjid).” (Tarikh Al-Islam 9/102 oleh Imam Adz-Dzahabi Rahimahullah)

Qotadah: Tetaplah Baik Meskipun Kau Disakiti

Qotadah rahimahullah, من ظلمك فلا تظلمه، وإن فجر بك فلا تفجر به، وإن خانك فلا تخنه، فإن المؤمن هو الموفي المؤدي، وإن الفاجر هو الخائن الغادر. “Siapa saja yang melakukan kezaliman terhadapmu, maka jangan balas kezalimannya. Apabila dia berbuat jahat, jangan engkau balas kejahatannya. Jika dia menghianatimu, maka jangan khianati dia. Karena sungguh seorang mukmin … Read more

Al-Hasan Al-Bashri: Perlunya Konsistensi Dalam Amar Maruf Nahi Mungkar

Berkata Al-Hasan Al-Bashri rahimahullah, إِذَا كُنْتَ آمرا بالمَعْرُوفِ فَكُنْ مِنْ آخَذِ النَّاسِ بِهِ وَإِلَّا هَلَكْتَ، وَإذَا كُنْتَ مِمَّنْ يَنْهَى عَنِ المُنْكَرِ فَكُنْ مِنْ أَنْكَرِ النَّاسِ لَهُ وَإِلَّا هَلَكْتَ “Jika Kamu memerintahkan hal yang makruf, jadilah orang yang paling konsisten melaksanakannya. Apabila tidak demikian, Kamu akan celaka. Jika Kamu melarang suatu kemungkaran, jadilah orang yang paling … Read more

Syaikh Dr. Shalih Al-Fauzan: Jangan Mudah Merekomendasikan Seseorang

Berkata Syaikh Dr. Shalih Al-Fauzan حفظه الله لا تزكِّ الشخص، وتمدحه، إلا عن علم؛ لئلا يغتر الناس بمدحك له، وهو ليس كذلك، فإذا تحققت منه، ومن طريقته، ومن علمه، ومن استقامته فإنك تزكِّيه، أما أن تنبعث في مدحه وتزكيته، وأنت لا تعلم عنه شيئًا، فهذه تزكية خطيرة تغر الناس بهذا الشخص، فليت الذين يزكون الناس … Read more

Umar bin Khaththab: Rumah Tangga Bukan Hanya Soal Cinta

Berkata ‘Umar bin al-Khaththab radhiyallahu ‘anhu, إِنْ كَانَتْ إِحْدَاكُنّ لَا تُحِبُّ أَحَدَنَا فَلَا تُحَدِّثْهُ بِذَلِكَ! فَإِنَّهُ أَقَلُّ الْبُيُوتِ الَّذِي بُنِيَ عَلَى الْحُبِّ، وَلَكِنَّ النَّاسَ يَتَعَاشَرُونَ بِالْإِسْلَامِ وَالْأَنْسَابِ وَالْإِحْسَانِ “Jika salah seorang dari kalian (para istri) tidak menyukai salah seorang dari kami (para suami), maka janganlah ia memberitahukan hal itu kepadanya. Karena sangat sedikit rumah tangga … Read more

Ahmad Radhiyallahu ‘anhu: Seorang Hamba Senantiasa Berhati-hati Dari Dosa

كَانَ أَحْمَدُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ يَمْشِي فِي الْوَحْلِ وَيَتَّقِي فَغَاصَتْ رِجْلُهُ فَغَاصَ، وَقَالَ لِأَصْحَابِهِ: هَكَذَا الْعَبْدُ لَا يَزَالُ يَتَّقِي الذُّنُوبَ فَإِذَا وَاقَعَهَا غَاصَ. (الآداب لابن مفلح ١/٨٢) Ahmad radhiyallahu ‘anhu pernah berjalan di lumpur dan berhati-hati, namun kakinya tetap terperosok. Lalu beliau melangkah lebih dalam dan berkata kepada para sahabatnya: “Demikianlah seorang hamba, senantiasa berhati-hati … Read more