Membaca Surah Al-Ikhlash Sebanding Dengan Membaca Sepertiga Al-Qur’an

Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam bersabda, المهلكات ثلاث: شح مطاع و هوى متبع و إعجاب المرء بنفسه Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam bertanya kepada para Shahabat Radhiallahu Anhum, أَيَعْجِزُ أَحَدُكُمْ أَنْ يَقْرَأَ فِي لَيْلَةٍ ثُلُثَ الْقُرْآنِ؟ “Apakah salah seorang dari kalian tidak mampu untuk membaca sepertiga Al-Qur`an dalam satu malam?“ Maka, para Shahabat pun berkata, “Bagaimana … Read more

Inilah Tiga Perkara Yang Dapat Membinasakan Manusia!

Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam bersabda, المهلكات ثلاث: شح مطاع و هوى متبع و إعجاب المرء بنفسه “Ada tiga perkara yang dapat membinasakan: sifat kikir dan rakus yang ditaati, mengikuti hawa nafsu dan seseorang yang bangga dengan dirinya sendiri.” (HR al-Bazzar 8/295 no.3366) dihasan oleh al-Albani dalam silsilah ash-Shahihah no.1802

Hadirkan Hati dan Yakin serta Bersungguh-Sungguh Saat Berdo’a

Berkata al-Imam Ibnu Rajab rahimahullah, ومن أعظم شرائطه: حضور القلب ورجاء الإجابة من الله تعالى “Di antara syarat terbesar dari doa adalah hadirnya hati saat berdoa dan sungguh-sungguh berharap kepada Allah untuk dikabulkan.” كما خرجه الترميذي من حديث أبي هريرة عن النبي ﷺ قال Sebagaimana hadits yang diriwayatkan oleh Tirmidzi dari Abu Hurairah dari Nabi … Read more

Coba Baca Ini Ketika Kau Merasakan Gundah dan Galau!

قال الامام ابن القيم رحمه الله: من كثرت همومه وغمومه فليُكْثِرْ من قول لا حول ولا قوَّة إلا باللَّه. [زاد المعاد: ٤/١٨٣] Imam Ibnul Qayyim rahimahullah, “Barangsiapa yang banyak gundah dan galau, maka perbanyaklah membaca “laa haula wa laa quwwata illa billah” (tidak ada daya dan upaya melainkan milik Allah).” (Zaadul Ma’ad: 4/183)

Ingatlah Maut Di Hadapan Kedua Matamu! Engkau Tidak Akan Tertipu Dunia

Berkata Syumaith bin ‘Ajlan rahimahullah, مَنْ جَعَلَ الْمَوْتَ نُصْبَ عَيْنَيْهِ, لَمْ يُبَالِ بِضَيْقِ الدُّنْيَا وَلاَ بِسَعَتِهَا “Barangsiapa menjadikan maut di hadapan kedua matanya, dia tidak akan peduli dengan kesempitan dunia atau keluasannya.” (Mukhtashar Minhajul Qashidin, hlm. 483)

Ketergelincirannya Orang Yang Berilmu Bagaikan Karamnya Kapal

Berkata Abdullah bin al-Mu’taz rahimahullah, زلَّةُ العَالِمِ كانْكِسَارِ السَّفينَةِ، تَغْرقُ ويَغْرقُ مَعَها خَلقٌ كثيرٌ “Ketergelinciran seorang yang berilmu seperti karamnya sebuah kapal. Kapal tersebut akan tenggelam dan tenggelam bersamanya sekian banyak manusia.” (al-Faqih wal Mutafaqqih, 2/27)

Golongan Yang Sedikit Dapat Mengalahkan Golongan Yang Banyak!

كَمْ مِنْ فِئَةٍ قَلِيلَةٍ غَلَبَتْ فِئَةً كَثِيرَةً بِإِذْنِ اللَّهِ وَاللَّهُ مَعَ الصَّابِرِينَ “Berapa banyak terjadi golongan yang sedikit dapat mengalahkan golongan yang banyak dengan izin Allah. Dan Allah beserta orang-orang yang sabar.” (QS.al-Baqarah: 249) TARSIR https://daaralatsarindonesia.com/tafsir-002-249 AYAT https://daaralatsarindonesia.com/quran-002/#249

Ujian Kepada Agama Seseorang Lebih Berbahaya Dari Ujian Pada Anggota Tubuhnya

Berkata al-Imam al-Albani rahimahullah, وممَّا لاشكَّ فِيهِ، أن المبتلىٰ في دينهِ أخطر من المبتلى في بدنهِ . “Dan perkara yang tidak diragukan lagi, bahwa orang yang diuji pada agamanya, lebih berbahaya daripada orang yang diuji pada anggota tubuhnya.” (al-Āyāt al-Bayyināt, hlm.10)

Seorang Muslim Jangan Ikut-Ikutan Perayaan Halloween 31 Oktober

Tidak sepatutnya seorang muslim mengikuti perayaan yang bukan berasal dari ajaran Agamanya. Tasyabbuh memiliki dampak yang berbahaya karena dapat membuat seseorang perlahan-lahan mengadaptasi akhlak dan amalan-amalan orang-orang kafir tanpa ia sadari. Ikut Merayakan hari perayaan orang-orang kafir merupakan salah satu bentuk simpati (toleransi) yang terlarang dalam agama kita. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda, مَنْ … Read more

Bersegera Untuk Beramal Shalih Sebelum Syaithan Menghalangimu!

Berkata Sufyan Ats-Tsaury rahimahullah, إذا هممت بصدقةٍ أو بِبرٍّ أو بعملٍ صالِحٍ فَعَجِّل مُضيّه من ساعته من قبل أن يحول بينك وبينه الشيطان “Apabila engkau sudah bertekad untuk bersedekah, berbuat baik dan beramal shalih maka bersegeralah untuk menunaikannya saat itu juga, sebelum syaithan menghalangimu untuk mengerjakannya.” (Hilyatul Auliya 7/62)