Al-Qadhy Abu Bakr Ibnul ‘Arabi: Di Antara Ciri Orang Yang Hasad Dan Dengki

Berkata Al-Qadhy Abu Bakr Ibnul ‘Arabi rahimaullah, والناس إذا لم يجدوا عيباً لأحد وغلبهم الحسد عليه وعداوتهم له، أحدثوا له عُيوباً. “Manusia jika tidak menjumpai aib pada seseorang ketika kedengkian dan permusuhan terhadapnya menguasai mereka, maka mereka akan mengada-ngadakan aib yang mereka tuduhkan secara dusta terhadapnya.” (Al-‘Awashim minal Qawashim, 1/244) 1. Makna Ucapan Ibnul ‘Arabi … Read more

Ath-Thabarani: Betapa Dahsyatnya Fitnah Syahwat!

Berkata Ath-Thabarani rahimahullah, ‏الشهوة أمرها خطير وشرها جسيم، فكم من عابد لله حولته الشهوة إلى فاسق ،وكم من عالم حولته إلى جاهل ، وكم أخرجت أناسا من الدين كانوا في نظر من يعرفهم أبعد الناس عن الضلال والانحراف “Syahwat perkaranya sangat berbahaya dan kejelekannya sangat besar. Maka betapa banyak seorang ahli ibadah tergelincir menjadi orang … Read more

Imam Al-Hasan al-Bashri : Berhati-Hatilah Dengan Orang Yang Suka Membicarakan Orang Lain

Berkata Imam Al-Hasan al-Bashri rahimahullah, احذر مِمّن نقل إليك حديث غيرك، فإنه سينقل إلى غيرك حديثك ”Berhati-hatilah dari orang yang suka bercerita kepadamu perihal orang lain, karena suatu saat ia pasti akan menceritakan perihal dirimu pada orang lain.” (Adabul Hasan al-Bashri, 37) Mengapa Harus Waspada? Imam Al-Hasan mengingatkan agar berhati-hati terhadap orang yang gemar menyampaikan … Read more

Syaikh Dr. Shalih al-Fauzan: Jangan Merasa Aman Dari Kesesatan

Berkata Syaikh Dr. Shalih al-Fauzan hafizhahullah, لا أحد يزكي نفسه، ولا أحد لا يخاف من الفتنة، ما دام على قيد الحياة اﻹنسان معرض للفتنة، ضلََ علماء أحبار، وزلّت أقدامهم، وختم لهم بالسّوء وهم علماء، فالخطر شديد، ولا يأمن اﻹنسان على نفسه أن تنزلق قدمه في الضلال. “Tidak ada seorang pun yang boleh menganggap dirinya suci. … Read more

Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah: Cinta Al-Quran dan Cinta Musik Tidak Akan Pernah Bersatu

‎Berkata Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah Rahimahullah, ‎وَحُبُّ الْكُتُبِ وَحُبُّ أَلْحَانِ الْغِنَا فِي قَلْبِ عَبْدٍ لَيْسَ يَجْتَمِعَانِ ”Cinta al-Qur’an dan cinta nyanyian-nyanyian (lagu/musik) tidak akan berkumpul dalam hati seorang hamba.” ‎(Nuniyyah Ibnul Qayyim Hal.368) Ungkapan ini bukan sekadar kalimat puitis, melainkan nasihat mendalam tentang kondisi hati seorang mukmin. Ibnul Qayyim, salah satu murid terbaik Ibnu Taimiyyah, dikenal … Read more

Ibnul Qoyyim: Inilah Keberuntungan Terbesar Di Dunia

Berkata Ibnul Qoyyim rohimahullah, “Keberuntungan terbesar di dunia ini tatkala engkau menyibukkan dirimu sepanjang waktu dengan perkara yang lebih utama dan lebih bermanfaat untukmu di kehidupan akhirat. Bagaimana mungkin dikatakan berakal, seseorang yang menjual syurga dengan segala kenikmatannya dengan kesenangan sesaat (dunia).” (al-Fawaaid,31) Mengapa Banyak Orang Terjebak dalam Kesenangan Dunia Di era modern, manusia mudah … Read more

Sa’ad bin Abi Waqqash: Larangan Tabattul (Sengaja Membujang) Selamanya

Dari Sa’ad bin Abi Waqqash radhiallahu’anhu, ia berkata, رَدَّ رَسولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عليه وسلَّمَ علَى عُثْمَانَ بنِ مَظْعُونٍ التَّبَتُّلَ، ولو أذِنَ له لَاخْتَصَيْنَا “Rasulullah ﷺ melarang Utsman bin Mazh’un untuk melakukan tabattul. Andaikan tabattul dibolehkan, sungguh kami akan melakukan kebiri”. (HR. Bukhari no.5073, Muslim no. 1402) Tabattul adalah meninggalkan atau menolak pernikahan selamanya dengan … Read more

Asy-Syaikh Muhammad Al-‘Utsaimin: Jika Ada Uang Maka Segera Bayar Utang

Berkata Asy-Syaikh Muhammad Al-‘Utsaimin rahimahullah, يجب على الإنسان أن يبادر بقضاء دينه إذا كان حالاً، إلا أن يسمح له صاحب الدّينِ فلا بأس أن يؤخر، أما إذا كان لم يسمح له ؛ فإنه يجب عليه المبادرة لأدائه ، حتى إنّ العلماء – رحمهم الله – قالوا: إنّ فريضة الحج تسقط على من عليه الدّين “Wajib … Read more

Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di: Landasilah Kecerdasanmu Dengan Keimanan

Berkata Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di rahimahullah, “Akal, pemikiran, kecerdasan, serta kekuatan materi yang menyertainya, beserta hasil dan dampaknya, meskipun besar dan mencapai tingkat yang luar biasa, tidak akan bermanfaat bagi pemiliknya kecuali jika disertai dengan keimanan kepada Allah dan rasul-rasul-Nya.” (Taisir Al-Lathif Al-Mannan, Jilid 1, hal. 194)