Apa Yang Dimaksud Dengan SALAFIYAH?

﷽ 📝 SALAFIYAH Berkata Syaikh Muqbil Ibn Haadi Al Wadi’i Rahimahullahu : “Salafiyah bukanlah seperti jubah yang seseorang dengan sesuka hatinya memakai dan melepasnya tetapi Ia adalah Ajaran yang berpegang teguh kepada Al Qur’an dan Sunnah Rosulullah berdasarkan pemahaman Salafusholeh (Para Sahabat Nabi Shalallahu A’alaihi Wa Sallam).” Tuhfatul Mujib hal. 170 – 171

Ingatlah Kembali Tujuan Hidup Kita

﷽ 📝 INGAT TUJUAN Berkata Syaikh Muhammad bin Sholih Al Utsaimin Rahimahullah, “Tidaklah kita hidup di dunia ini seperti kehidupan binatang ternak yang hanya memikirkan makan,minum dan tidur. Akan tetapi kita hidup untuk mempersiapkan bekal kehidupan akhirat kelak.” Al Kaafiyah Asy Syafiyah 4/379

Manisnya Keimanan Dan Hak Suami

Seorang wanita bertanya kepada Syaikh al-Albani رحمه الله تعالى dia berkata: “Syaikh, sebelum menikah aku adalah wanita yang rajin puasa dan qiyamul lail, aku pun merasakan kelezatan ibadah yang sangat menakjubkan. Dan sekarang aku tidak merasakannya.” Lalu Syaikh bertanya: “Bagaimana perhatianmu kepada suami?” wanita itu berkata: “Ya Syaikh, aku bertanya kepadamu tentang al-Qur’an, Puasa, Shalat, … Read more

Tutuplah AIB Saudaramu

Berkata Fudhail Bin iyyadh Rahimahullah, “Seorang mukmin itu suka menutupi aib saudaranya dan memberi nasehat. Adapun orang yang fajir suka mengumbar aib saudaranya dan menghinanya. “ Jaami’ul Ulum Wal Hikam 1/225

Apabila cahaya iman telah merasuk ke hati

Rasulullah ﷺ bersabda, ” Apabila cahaya iman telah merasuk ke hati, maka niscaya hati itu akan lapang dan bahagia”. Para sahabat bertanya: apa tandanya, wahai rasulullah ﷺ ? Beliau ﷺ bersabda: ” (prioritas hidupnya) kembali kepada negeri yang abadi dan tak berambisi kepada negeri yang penuh dengan tipu daya (dunia), serta mempersiapkan bekal untuk menghadapi … Read more

Faidah Salaf: Jangan Engkau Membenci Musibah

Berkata Al hasan رحمه الله تعالى “Janganlah engkau membenci suatu musibah yang terjadi, karena bisa jadi perkara yang engkau tidak sukai, menjadi sebab keselamatanmu kelak. Dan bisa jadi perkara yang engkau kagumi, menjadi sebab kebinasaanmu kelak.” Dinukil dari kitab Syifaul ‘Alil bab 10 hal. 34