Ibnu Hibban: Pentingnya Berilmu Sebelum Berucap & Beramal!

Berkata Ibnu Hibban Rahimahullah, “فَالْعَاقِلُ لَا يَشْتَغِلُ بِالْخَوْضِ فِيمَا لَا يَعْلَمُ ‌فَيُتَّهَمُ فِيمَا يَعْلَمُ؛ لِأَنَّ رَأْسَ الذُّنُوبِ الْكَذِبُ وَهُوَ يُبْدِي الْفَضَائِحَ وَيَكْتُمُ الْمَحَاسِنَ.” “Orang yang berakal tidak akan menyibukkan diri membahas hal-hal yang tidak ia ketahui,karena hal itu bisa membuat orang meragukan ucapannya bahkan dalam perkara yang sebenarnya ia ketahui. Sesungguhnya pokok dari segala dosa … Read more

Imam Ibnu Rajab: Urgensi Takut Kepada Allah Ta’ala

Berkata Imam Ibnu Rajab Rahimahullah, “وَأَفْضَلُ الْأَعْمَالِ ‌خَشْيَةُ ‌اللهِ فِي السِّرِّ وَالْعَلَانِيَةِ، وَخَشْيَةُ اللهِ فِي السِّرِّ إِنَّمَا تَصْدُرُ عَنْ قُوَّةِ إِيمَانٍ وَمُجَاهَدَةٍ لِلنَّفْسِ وَالْهَوَى، فَإِنَّ الْهَوَى يَدْعُو فِي الْخَلْوَةِ إِلَى الْمَعَاصِي، وَلِهَذَا قِيلَ: إِنَّ مِنْ أَعَزِّ الْأَشْيَاءِ الْوَرَعُ فِي الْخَلْوَةِ.” “Amalan yang paling utama adalah (rasa) takut kepada Allah ketika sendirian dan dalam keramaian. (Rasa) … Read more

Syaikh Ibnu Utsaimin: Kredibilitas Seorang Guru / Ustadz / Syaikh

Berkata Syaikh Ibnu Utsaimin رحمه الله, لا ينبغي للإنسان أن يسقط الشيخ من عينه بخطأ من ألف إصابة، أما لو كان كثير الخطأ، كلما تكلم يخطئ، فهذا لا ينبغي أن يكون شيخا، هذا ينبغي أن يكون متعلما قبل أن يكون معلما. “Tidak layak bagi seorang (murid) menjatuhkan ustadznya dari dirinya hanya karena satu kesalahan dari … Read more

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah: Beragamalah Seperti Beragamanya Para Sahabat Nabi ﷺ

Berkata Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah, “Engkau tidak mendapati seorang imam dalam ilmu dan agama seperti Malik, Al-Auza’i, (Sufyan) Ats-Tsauri, Abu Hanifah, Asy-Syafi’i, Ahmad bin Hanbal, Ishaq bin Rahawaih, Al-Fudhail bin ‘Iyadh, Abu Sulaiman (Abdurrahman bin Ahmad bin ‘Athiyyah Ad-Daarani), dan Ma’ruf Al-Karkhi (Abu Mahfudz Ma’ruf bin Al-Fairuzan), serta yang semisal dengan mereka melainkan mereka … Read more

Imam Ibnul Qayyim: Perkara Yang Lebih Buruk Bagi Seseorang Hamba

Berkata Imam Ibnul Qayyim رحمه الله, لَا شَيْء اقبح بالانسان من ان يكون غافلا عَن الْفَضَائِل الدِّينِيَّة والعلوم النافعة والاعمال الصَّالِحَة “Tidak ada sesuatu yang lebih buruk bagi seseorang dari terlalaikannya ia dari keutamaan-keutamaan yang ada dalam agama ini, ilmu yang bermanfaat dan amalan-amalan shalih.” (Miftah Daarus Sa’aadah 1/177)

Abu Bakr as-Shidiq: Jangan Meremehkan Dosa-Dosa Kecil

Berkata Abu Bakr as-Shidiq رضي الله عنه, ﺇﻥ ﺍﻟﻠﻪ ﻳﻐﻔﺮ ﺍﻟﻜﺒﺎﺋﺮ ﻓﻼ ﺗﻴﺌﺴﻮﺍ ﻭ ﻳﻌﺬﺏ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﺼﻐﺎﺋﺮ ﻓﻼ ﺗﻐﺘﺮﻭﺍ “Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa besar, maka janganlah kalian berputus asa, dan Allah menghukum karena dosa-dosa kecil, maka janganlah kalian tertipu.” (Syarah Shahih al-Bukhari libni Bathol 19/267)

Fudhail bin Iyyadh: Pengaruh Dosa Terhadap Kendaraan dan Isi Rumah

Berkata Fudhail bin Iyyadh رحمه الله, إِنِّي لَأَعْصِي اللَّهَ فَأَعْرِفُ ذَلِكَ فِي خُلُقِ حِمَارِي وَخَادِمِي وَامْرَأَتِي وَفَأْرِ بَيْتِي. “Sungguh, aku bermaksiat kepada Allah hingga aku mengetahui hal itu berakibat pada berubahnya perilaku keledai tungganganku, pembantuku, istriku, dan munculnya tikus di rumahku.” (Al-Bidayah wan Nihayah, 1/215)

Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa’dy: Inilah Poros Segala Kebaikan!

Berkata Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa’dy رحمه الله, فَـإن حفْـظ اللّسان عَليه المَدار وهُـو ملَاك أَمر العَبد فَمتَى ملك العبد لسَانه مَلك جَميع أعضَـائِـه “Sesungguhnya menjaga lisan merupakan poros kebaikan perkara seorang hamba. Kapan saja seorang hamba bisa menjaga lisannya, maka dia pun akan bisa menjaga seluruh anggota badannya.” (Bahjatu Quluubil Abraar 215)