| {76} Al-Insan / الانسان | الْقُرْآنُ الْكَرِيْمُ | النبإ / An-Naba {78} |
Tafsir Al-Qur’an Surat Al-Mursalat المرسلات (Malaikat-Malaikat Yang Diutus) lengkap dengan tulisan arab latin, arti dan terjemah Bahasa Indonesia. Surah ke 77 Tafsir ayat Ke 39.
فَإِنْ كَانَ لَكُمْ كَيْدٌ فَكِيدُونِ ﴿٣٩﴾
fa ing kāna lakum kaidun fa kīdụn
QS. Al-Mursalat [77] : 39
Maka jika kamu punya tipu daya, maka lakukanlah (tipu daya) itu terhadap-Ku.
Pada hari ini Allah menetapkan keputusan-Nya di antara makhluk-makhluk, dan kebenaran terpilah dari kebatilan. Kami mengumpulkan kalian padanya (wahai orang-orang kafir) dari umat ini, bersama orang-orang kafir dari umat-umat terdahulu. Bila kalian punya cara agar lolos dari azab Allah maka lakukanlah, selamatkanlah diri kalian dari hukuman dan murka Allah.
Firman Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى:
Jika kamu mempunyai tipu daya. maka lakukanlah tipu dayamu itu terhadap-Ku. (Al-Mursalat: 39)
Ini merupakan ancaman yang keras dan peringatan yang sangat tegas. Dengan kata lain, jika kamu mempunyai kemampuan untuk dapat melepaskan diri dari genggaman kekuasaan-Ku dan menyelamatkan diri dari hukum-Ku, maka lakukanlah, karena Sesungguhnya kamu tidak akan mampu melakukannya. Seperti yang disebutkan dalam ayat lain melalui firman-Nya:
Hai golongan jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya melainkan dengan kekuatan. (Ar-Rahman: 33)
Dan Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى telah berfirman:
dan kamu tidak dapat membuat mudarat kepada-Nya sedikitpun. (Hud: 57)
Di dalam sebuah hadis disebutkan:
Hai hamba-hamba-Ku, sesungguhnya kamu tidak akan dapat berbuat sesuatu yang memberi manfaat kepada-Ku dan tidak akan (pula) dapat berbuat sesuatu yang menimpakan mudarat terhadap-Ku.
Ibnu Abu Hatim mengatakan, telah menceritakan kepada kami Ali ibnul Munzir At-Tarifi Al-Audi, telah menceritakan kepada kami Muhammad ibnu Fudail, telah menceritakan kepada kami Husain ibnu Abdur Rahman, dari Hassan ibnu Abul Mukhariq, dari Abu Abdullah Al-Jadali yang mengatakan bahwa aku datang ke Baitul Maqdis. tiba-tiba aku bersua dengan Ubadah ibnus Samit dan Abdullah ibnu Amr serta Ka’bul Ahbar, mereka sedang berbincang-bincang di dalam Baitul Maqdis. Ubadah mengatakan, bahwa apabila hari kiamat terjadi, maka Allah mengumpulkan orang-orang yang terdahulu dan orang-orang yang kemudian dalam satu lapangan yang amat luas. Tiada sesuatu pun yang menghalangi pandangan mereka dan suara seruan terdengar oleh mereka semuanya. Lalu Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى berfirman: Ini adalah hari keputusan; (pada hari ini) Kami mengumpulkan kamu dan orang-orang yang terdahulu. Jika kamu mempunyai tipu daya, maka lakukanlah tipu dayamu itu terhadap-Ku. (Al-Mursalat: 38-39) Pada hari ini tiada seorang pun yang sewenang-wenang lagi pengingkar, dan tiada satu setan pembangkang pun yang selamat dari azab-Ku.
Abdullah ibnu Amr mengatakan bahwa sesungguhnya kami pernah mendengar hadis tentang hari itu. bahwa di hari itu keluarlah leher neraka, lalu pergi hingga sampai di hadapan manusia. kemudian berseru, “Hai manusia, sesungguhnya aku dikirimkan untuk menangkap tiga macam orang. Aku lebih mengetahui tentang mereka daripada seorang ayah kepada anaknya dan daripada seorang saudara kepada saudaranya; tiada suatu dosa pun dari mereka yang tersembunyi dariku, dan tiada sesuatu pun dari mereka yang tidak kelihatan olehku. Yaitu orang yang menjadikan Tuhan lain berserta Allah, tiap orang yang sewenang-wenang lagi pengingkar, dan semua setan pembangkang.” Lalu leher neraka membelit mereka dan mencampakkan mereka ke dalam neraka sebelum hisab dilakukan dalam jarak masa empat puluh tahun.
38-40. “Ini adalah hari keputusan; (oada hari ini) Kami mengumpulkan kamu dan orang-orang yang terdahulu,” agar Kami memutuskan di antara kalian dan Kami memutuskan antara manusia. “Jika kamu mempunyai tipu daya,” yang membuat kalian mampu keluar dari kekuasaanKu dan selamat dari azabKu, “maka lakukanlah tipu dayamu itu terhadapKu,” yakni kalian tidak memiliki kemampuan dan kekuasaan, seperti yang disebutkan dalam Firman Allah,
“Hai jama’ah jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya kecuali dengan kekuatan.” -Ar-Rahman:33-
Pada hari itu gugur semua tipu daya orang-orang zhalim. Lenyap semua makar dan tipu daya mereka dan mereka pasrah untuk disiksa, dan pada saat itu Allah menjelaskan kedustaan mereka, “Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan.”
38-40. Untuk lebih menekankan tentang dahsyatnya situasi saat itu, maka Allah menambahkan penegasannya, inilah hari keputusan yaitu penentuan keadaan manusia. Pada hari ini kami kumpulkan kamu wahai para pendurhaka yang hidup pada masa nabi Muhammad dan setelahnya, dan orang-orang yang terdahulu yang telah kami binasakan. Maka jika kamu punya tipu daya yaitu upaya untuk menghindari siksa, maka lakukanlah tipu daya itu terhadap-ku. Celakalah pada hari itu, bagi mereka yang mendustakan kebenaran
Al-Mursalat Ayat 39 Arab-Latin, Terjemah Arti Al-Mursalat Ayat 39, Makna Al-Mursalat Ayat 39, Terjemahan Tafsir Al-Mursalat Ayat 39, Al-Mursalat Ayat 39 Bahasa Indonesia, Isi Kandungan Al-Mursalat Ayat 39
Tafsir Surat Al-Mursalat Ayat: 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 | 27 | 28 | 29 | 30 | 31 | 32 | 33 | 34 | 35 | 36 | 37 | 38 | 39 | 40 | 41 | 42 | 43 | 44 | 45 | 46 | 47 | 48 | 49 | 50