Syaikh Shalih Al-Utsaimin: Sikap kepada Pemimpin Kaum Muslimin

Berkata Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin رحمه الله, فاللَّهَ اللَّهَ فِي فَهْمِ مَنْهَجِ السَّلَفِ الصَّالِحِ فِي التَّعَامُلِ مَعَ السُّلْطَانِ، وأَنْ لاَ يُتَّخَذ مِن أَخْطَاء السُّلْطَانِ سَبِيْلاً لإِثَارَةِ النَّاسِ وإِلَى تَنْفِيْرِ القُلُوبِ عَن وُلاَةِ الأُمُورِ، فهٰذَا عَيْنُ المَفْسَدَةِ، وأَحَد الأُسُس الَّتِي تَحْصُل بِهَا الفِتْنَة بَيْنَ النَّاس. كَمَا أَنَّ مِلْءَ القُلُوبَ عَلَى وُلاَةَ الأَمْرِ يُحْدِث الشَّرَّ والفِتْنَة … Read more

Imam Ibnul Qayyim: Meraih Surga Dunia Sebelum Surga Akhirat

Berkata Imam Ibnul Qayyim rahimahullah, والرِّضا يخلِّصه مِن ذلك كلِّه ويفتح له باب جنَّة الدُّنيا قبل جنَّة الآخرة . “Ridha (kepada takdir Allah) akan menyelamatkan hamba dari segala kegundahan itu dan akan membukakan untuknya pintu surga dunia sebelum surga akhirat.” (Madarijus Salikin, 2/207)

Ibnu Qudamah al-Maqdisi: Sebab Rusaknya Kualitas Beragama

Berkata Ibnu Qudamah al-Maqdisi Rahimahullah, وَاعْلَمْ أَنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ إِنَّمَا هَلَكُوْا لِخَوْفِ مَذَمَّةِ النَّاسِ وَحُبِّ مَدْحِهِمْ “Sadarilah bahwa mayoritas orang itu berubah jadi rusak agamanya karena khawatir dengan komentar negatif orang-orang disekelilingnya dan ingin mendapatkan pujian dari kawan-kawannya.” (Mukhtasar Minhaj al-Qashidin, 212)

Amr bin Ash: Lari Dari Takdir & Lalai Dari Aib

Berkata Amr bin Ash radhiyallahu ‘anhu, عَجِبْتُ مِنَ الرَّجُلِ يَفِرُّ مِنَ الْقَدَرِ وَهُوَ مُوَاقِعُهُ وَمِنَ الرَّجُلِ يَرَى الْقَذَاةَ فِي عَيْنِ أَخِيهِ وَيَدَعُ الْجِذْعَ فِي عَيْنِهِ. “Aku heran dengan orang yang lari dari takdir sedangkan dia pasti akan menjalani takdirnya dan aku heran kepada orang yang melihat kotoran di mata saudaranya sementara dia meninggalkan batang pohon … Read more

Syaikh Ibnu Utsaimin: Ilmu Agama Jauh Lebih Utama Daripada Harta

Berkata al-‘Allamah Ibnu Utsaimin rahimahullah, فالعلم أفضل بكثير من المال حتى لو تصدق الإنسان بأموال عظيمة طائلة فالعلم و نشر العلم أفضل. “Ilmu agama jauh lebih utama daripada harta. Bahkan meskipun seseorang bersedekah dengan harta yang banyak lagi melimpah. Maka ilmu agama dan menyebarkan ilmu lebih utama.” (Syarah Riyadhis Shalihin, 1/1586)

Syaikh Shalih al-Utsaimin: Seperti Ini Prinsip Dalam Beragama!

Berkata Syaikh Dr. Shaleh al-Fauzan حفظه الله, نحن مع أهل الحق وإن قلُّوا ولسنا مع أهل الباطل وإن كثروا “Kita bersama al-Haq dan ahlil Haq meski sedikit jumlahnya, dan kita berlepas diri dari kebathilan dan ahlil bathil meskipun banyak pendukungnya.” (إعانة المستفيد ١/١٩٣ ط:الرسالة)

Syaikh Shalih al-Utsaimin: Senantiasa Memohon Keteguhan Di Atas Iman

Allah Azza wa Jalla berfirman, رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً ۚ إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ “Wahai Rabb kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau; karena sesungguhnya Engkaulah Maha Pemberi (karunia).” (Qs.Ali Imran:8) Berkata … Read more

Luruskan Niat Dalam Menuntut Ilmu! Ini Ancaman Orang Yang Tidak Ikhlas

Rasulullah shalallahu’alaihi wa salam bersabda, مَنْ ‌تَعَلَّمَ ‌عِلْمًا ‌مِمَّا ‌يُبْتَغَى ‌بِهِ وَجْهُ اللهِ عَزَّ وَجَلَّ لَا يَتَعَلَّمُهُ إِلَّا لِيُصِيبَ بِهِ عَرَضًا مِنَ الدُّنْيَا لَمْ يَجِدْ عَرْفَ الْجَنَّةِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ” يَعْنِي رِيحَهَا “Barangsiapa belajar ilmu (agama) yang seharusnya diniatkan untuk mencari wajah Allah ‘Azza wa Jalla, (akan tetapi) dia tidak mempelajarinya kecuali karena ingin mendapatkan bagian … Read more