Tafsir Al-Qur’an Surah Al-Jatsiyah Ayat 22 الجاثية Lengkap Arti Terjemah Indonesia

{44} Ad-Dukhan / الدخان الْقُرْآنُ الْكَرِيْمُ الأحقاف / Al-Ahqaf {46}

Tafsir Al-Qur’an Surat Al-Jatsiyah الجاثية (Yang Bertekuk Lutut) lengkap dengan tulisan arab latin, arti dan terjemah Bahasa Indonesia. Surah ke 45 Tafsir ayat Ke 22.

Al-Qur’an Surah Al-Jatsiyah Ayat 22

وَخَلَقَ اللَّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ بِالْحَقِّ وَلِتُجْزَىٰ كُلُّ نَفْسٍ بِمَا كَسَبَتْ وَهُمْ لَا يُظْلَمُونَ ﴿٢٢﴾

wa khalaqallāhus-samāwāti wal-arḍa bil-ḥaqqi wa litujzā kullu nafsim bimā kasabat wa hum lā yuẓlamụn

QS. Al-Jatsiyah [45] : 22

Arti / Terjemah Ayat

Dan Allah menciptakan langit dan bumi dengan tujuan yang benar dan agar setiap jiwa diberi balasan sesuai dengan apa yang dikerjakannya, dan mereka tidak akan dirugikan.

Tafsir Al-Muyassar (Kementerian Agama Saudi Arabia)

Allah menciptakan langit dan bumi dengan benar, adil, dan bijaksana agar setiap jiwa diberi balasan di akhirat sesuai dengan kebaikan dan kejelekan yang dilakukannya. Mereka tidak akan dizalimi dari balasan perbuatannya itu.

Tafsir Ibnu Katsir (Tafsir al-Qur’an al-Azhim)

Adapun firman Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى‎:

Dan Allah menciptakan langit dan bumi dengan tujuan yang benar. (Al-Jatsiyah: 22)

Yakni dengan adil.

dan agar dibatasi tiap-tiap diri terhadap apa yang dikerjakannya, dan mereka tidak akan dirugikan. (Al-Jatsiyah: 22)

Tafsir as-Sa’di (Taisirul Karimirrahman fi Tafsiri Kalamil Mannan)

Maknanya, Allah جَلَّ جَلالُهُ menciptakan langit dan bumi berdasarkan hikmah dan agar hanya Allah جَلَّ جَلالُهُ semata yang disembah, yang tidak ada sekutu bagiNya. Kemudian setelah itu Allah جَلَّ جَلالُهُ memberikan balasan bagi orang yang diperintahkan untuk beribadah kepadaNya dan dikaruniai berbagai nikmat yang nampak dan tidak; apakah mereka mau bersyukur kepada Allah جَلَّ جَلالُهُ dan melaksanakan yang diperintahkan ataukah mereka justru kufur sehingga layak mendapatkan balasan orang-orang kafir?

Tafsir Ringkas Kemenag (Kementrian Agama Republik Indonesia)

Dan Allah menciptakan langit dan bumi dengan tujuan yang benar, yakni penuh hikmah dan aturan untuk menunjukkan ke-esaan dan kekuasaan-Nya, dan agar setiap jiwa, yakni manusia, diberi balasan sesuai dengan apa, yakni amal yang dikerjakannya, dan mereka tidak akan di rugikan dalam menerima balasan amalnya itu. 23. Maka pernahkah kamu, wahai nabi Muhammad, melihat dan menyaksikan orang yang menyimpang dari fitrahnya dengan menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya, dengan mengikuti dan menurutinya dan Allah membiarkannya sesat dan larut dalam kesesatannya itu dengan sepengetahuan-Nya, yakni ilmu Allah yang mahaluas, dan Allah telah mengunci pendengaran sehingga mereka tidak dapat mendengar kebenaran dan mengunci hatinya sehingga dia enggan meyakini kebenaran serta meletakkan tutup atas penglihatannya sehingga tidak dapat melihat bukti-bukti ke-esaan Allah di muka bumi ini’ maka siapakah yang mampu memberinya petunjuk setelah Allah berpaling dan membiarkannya sesat’ mengapa kamu, wahai kaum musyrik atau siapa pun juga, tidak meng-ambil pelajaran dari apa yang terjadi pada orang-orang yang sesat itu’.


Al-Jatsiyah Ayat 22 Arab-Latin, Terjemah Arti Al-Jatsiyah Ayat 22, Makna Al-Jatsiyah Ayat 22, Terjemahan Tafsir Al-Jatsiyah Ayat 22, Al-Jatsiyah Ayat 22 Bahasa Indonesia, Isi Kandungan Al-Jatsiyah Ayat 22


Tafsir Surat Al-Jatsiyah Ayat: 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 | 27 | 28 | 29 | 30 | 31 | 32 | 33 | 34 | 35 | 36 | 37