Tafsir Al-Qur’an Surah Al-Hasyr Ayat 17 الحشر Lengkap Arti Terjemah Indonesia

{58} Al-Mujadilah / المجادلة الْقُرْآنُ الْكَرِيْمُ الممتحنة / Al-Mumtahanah {60}

Tafsir Al-Qur’an Surat Al-Hasyr الحشر (Pengusiran) lengkap dengan tulisan arab latin, arti dan terjemah Bahasa Indonesia. Surah ke 59 Tafsir ayat Ke 17.

Al-Qur’an Surah Al-Hasyr Ayat 17

فَكَانَ عَاقِبَتَهُمَا أَنَّهُمَا فِي النَّارِ خَالِدَيْنِ فِيهَا ۚ وَذَٰلِكَ جَزَاءُ الظَّالِمِينَ ﴿١٧﴾

fa kāna ‘āqibatahumā annahumā fin-nāri khālidaini fīhā, wa żālika jazā`uẓ-ẓālimīn

QS. Al-Hasyr [59] : 17

Arti / Terjemah Ayat

Maka kesudahan bagi keduanya, bahwa keduanya masuk ke dalam neraka, kekal di dalamnya. Demikianlah balasan bagi orang-orang zalim.

Tafsir Al-Muyassar (Kementerian Agama Saudi Arabia)

Akibat perintah setan yang diikuti oleh manusia sehingga menjadi kafir, maka keduanya berada di dalam neraka dan di dalamnya. Yang demikian itu sebagai balasan bagi orang-orang yang menentang dan melanggar batasan/hukum Allah.

Tafsir Ibnu Katsir (Tafsir al-Qur’an al-Azhim)

Firman Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى‎:

Maka adalah kesudahan keduanya, bahwa sesungguhnya keduanya (masuk) ke dalam neraka, mereka kekal di dalamnya. (Al-Hasyr: 17)

Yakni akibat perkara dari yang memerintahkan kepada kekafiran dan yang melakukannya serta tempat kembali keduanya adalah neraka Jahanam, keduanya kekal di dalamnya.

Demikianlah balasan orang-orang yang zalim. (Al-Hasyr: 17)

Yaitu balasan yang diterima oleh tiap-tiap orang yang zalim.

Tafsir as-Sa’di (Taisirul Karimirrahman fi Tafsiri Kalamil Mannan)

Tafsir Ayat:

فَكَانَ عَاقِبَتَهُمَا “Maka kesudahan keduanya,” yaitu si penyeru (setan) dan yang diseru (manusia) yang menaatinya, أَنَّهُمَا فِي النَّارِ خَالِدَيْنِ فِيهَا “bahwa keduanya (masuk) ke dalam neraka, mereka kekal di dalamnya.” Semakna dengan yang disebutkan dalam Firman Allah جَلَّ جَلالُهُ,

إِنَّمَا يَدْعُو حِزْبَهُ لِيَكُونُوا مِنْ أَصْحَابِ السَّعِيرِ

“Sesungguhnya setan-setan itu hanya mengajak golongannya supaya mereka menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala.” (QS. Fathir: 6).

وَذَلِكَ جَزَاءُ الظَّالِمِينَ “Demikianlah balasan orang-orang yang zhalim,” yaitu orang-orang yang bersekutu dalam kezhaliman dan kekufuran, meski keras dan kuatnya azab bagi mereka tidak sama. Inilah kebiasaan setan bersama dengan para penolongnya. Setan mengajak dan menunjukkan mereka dengan cara tipuan menuju segala hal yang membahayakan. Ketika mereka melakukan kesyirikan dan sebab-sebab kebinasaan, setan pun berlepas diri dari mereka. Semua cercaan adalah bagi orang yang menuruti setan. Karena Allah جَلَّ جَلالُهُ telah mengingatkan mereka dari setan serta memberitahukan niat dan tujuan setan. Sehingga orang yang menuruti setan padahal ia mengetahui hal itu, ia tidak lagi memiliki alasan.

Tafsir Ringkas Kemenag (Kementrian Agama Republik Indonesia)

Maka kesudahan bagi keduanya, baik yang menggoda maupun yang digoda, bahwa keduanya masuk ke dalam neraka, karena perbuatan mereka sendiri. Mereka kekal di dalamnya selama-lamanya tanpa ada peluang keluar dari neraka. Demikianlah balasan Allah di akhirat bagi orang-orang zalim, yaitu orang-orang yang menganiaya diri sendiri dengan memilih menjadi manusia yang kafir, bukan manusia yang beriman. 18. Salah satu sifat orang munafik adalah menyatakan beriman kepada Allah dan rasul-Nya secara lisan, padahal mereka bukan orang beriman (lihat: surah al-baqarah/2:10) sehingga nasib mereka di akhirat kekal di dalam neraka. Pada ayat ini Allah mengingatkan orang beriman agar benar-benar bertakwa kepada Allah dan memperhatikan hari esok, akhirat. Wahai orang-orang yang beriman! kapan dan di mana saja kamu berada bertakwalah kepada Allah dengan sungguh-sungguh melakukan semua perintah Allah dan menjauhi semua larangan-Nya; dan hendaklah setiap orang siapa pun dia memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok, yakni untuk hidup sesudah mati, di akhirat dengan berbuat kebaikan atas dasar iman, ditopang dengan ilmu dan hati yang ikhlas semata-mata mengharap rida Allah, sebab hidup di dunia ini sementara, sedangkan hidup di akhirat itu abadi; dan bertakwalah kepada Allah dengan menjaga hubungan baik dengan Allah, manusia dan alam. Sungguh, Allah mahateliti sekecil apa pun juga terhadap apa yang kamu kerjakan sehingga semua yang kamu lakukan berada dalam pengetahuan Allah (lihat: surah q’f/50: 18).


Al-Hasyr Ayat 17 Arab-Latin, Terjemah Arti Al-Hasyr Ayat 17, Makna Al-Hasyr Ayat 17, Terjemahan Tafsir Al-Hasyr Ayat 17, Al-Hasyr Ayat 17 Bahasa Indonesia, Isi Kandungan Al-Hasyr Ayat 17


Tafsir Surat Al-Hasyr Ayat: 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24