Tafsir Al-Qur’an Surah Al-Muddatstsir Ayat 5 المدثر Lengkap Arti Terjemah Indonesia

{73} Al-Muzzammil / المزمل الْقُرْآنُ الْكَرِيْمُ القيامة / Al-Qiyamah {75}

Tafsir Al-Qur’an Surat Al-Muddatstsir المدثر (Orang Yang Berkemul) lengkap dengan tulisan arab latin, arti dan terjemah Bahasa Indonesia. Surah ke 74 Tafsir ayat Ke 5.

Al-Qur’an Surah Al-Muddatstsir Ayat 5

وَالرُّجْزَ فَاهْجُرْ ﴿٥﴾

war-rujza fahjur

QS. Al-Muddatstsir [74] : 5

Arti / Terjemah Ayat

dan tinggalkanlah segala (perbuatan) yang keji,

Tafsir Al-Muyassar (Kementerian Agama Saudi Arabia)

Wahai orang yang berselimut dengan pakaiannya, bangunlah dari pembaringanmu. Berilah peringatan kepada manusia akan azab Allah. Khususkanlah Tuhanmu semata dengan mengagungkan, mengesakan, dan menyembah-Nya. Sucikanlah pakaianmu dari berbagai macam najis karena sempurnanya kebersihan lahir adalah sempurnanya kebersihan batin. Teruslah meninggalkan sesembahan dan berhala. Tinggalkanlah semua perbuatan syirik. Janganlah mendekatinya dan janganlah engkau memberikan sesuatu karena berharap mendapatkan sesuatu yang lebih banyak. Berharaplah karena ridha Tuhanmu lalu bersabarlah atas perintah dan larangan-Nya.

Tafsir Ibnu Katsir (Tafsir al-Qur’an al-Azhim)

Firman Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى‎:

dan perbuatan dosa, tinggalkanlah. (Al-Muddatstsir: 5)

Ali ibnu Abu Talhah telah meriwayatkan dari Ibnu Abbas, bahwa yang dimaksud dengan ar-rijzu ialah berhala, yakni tinggalkanlah penyembahan berhala. Hal yang sama telah dikatakan oleh Mujahid, Ikrimah, Qatadah, Az-Zuhri, dan Ibnu Zaid, bahwa sesungguhnya ar-rijzu artinya berhala.

Ibrahim dan Ad-Dahhak telah mengatakan sehbungan dengan makna firman-Nya: dan perbuatan dosa tinggalkanlah. (Al-Muddatstsir: 5) Yakni tinggalkanlah perbuatan durhaka.

Pada garis besarnya atas dasar takwil mana pun, makna yang dimaksud bukan berarti Nabi صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ Telah melakukan sesuatu dari perbuatan-perbuatan tersebut. Makna yang dimaksud semisal dengan apa yang disebutkan dalam ayat lain melalui firman-Nya:

Hai Nabi, bertakwalah kepada Allah dan janganlah kamu menuruti (keinginan) orang-orang kafir dan orang-orang munafik. (Al-Ahzab: 1)

Dan firman Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى‎:

Dan berkata Musa kepada saudaranya yaitu Harun, “Gantikanlah aku dalam (memimpin) kaumku, dan perbaikilah, dan janganlah kamu mengikuti jalan orang-orang yang membuat kerusakan.” (Al-A’raf: 142)

Tafsir as-Sa’di (Taisirul Karimirrahman fi Tafsiri Kalamil Mannan)

Bila Rasulullah صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ diperintahkan untuk menyucikan lahiriah, maka kesucian lahiriah adalah bagian dari kesempurnaan kesucian batin. {وَالرُّجْزَ فَاهْجُرْ} “Dan perbuatan dosa (menyembah berhala) tinggalkanlah.” Kemungkinan yang dimaksud dengan اَلرُّجْزُ adalah patung dan berhala yang disembah di samping menyembah Allah جَلَّ جَلالُهُ. Allah جَلَّ جَلالُهُmemerintahkan Rasulullah صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ untuk meninggalkannya dan melepaskan diri darinya dan dari segala sesuatu yang dinisbatkan padanya, baik berupa perkataan maupun perbuatan. Dan kemungkinan yang dimaksud dengan اَلرُّجْزُ adalah seluruh perbuatan buruk, baik yang lahir maupun yang batin. Sehingga perintah ini adalah perintah bagi Rasulullah صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ untuk meninggalkan seluruh dosa, baik yang kecil maupun yang besar, baik yang lahir maupun yang batin, dan dalam hal ini termasuk syirik dan dosa-dosa lain.

Tafsir Ringkas Kemenag (Kementrian Agama Republik Indonesia)

5-7. Dan petunjuk yang ketiga adalah, tinggalkanlah segala perbuatan yang keji seperti penyembahan berhala, betapa pun banyak yang melakukan. Petunjuk yang keempat, dan janganlah engkau, wahai nabi Muhammad, memberi yaitu usahamu dalam berdakwah dengan maksud untuk mendapatkan imbalan duniawi dari manusia. Dengan demikian engkau akan memperoleh balasan dari Allah, yang lebih banyak. Petunjuk terakhir, kelima, larangan memperoleh imbalan dapat menimbulkan kesulitan maka apabila menghadapi kesulitan ayat ini memberi petunjuk, dan hanya karena tuhanmu, maka bersabarlah, pasti engkau akan berhasil dalam dakwahmu


Al-Muddatstsir Ayat 5 Arab-Latin, Terjemah Arti Al-Muddatstsir Ayat 5, Makna Al-Muddatstsir Ayat 5, Terjemahan Tafsir Al-Muddatstsir Ayat 5, Al-Muddatstsir Ayat 5 Bahasa Indonesia, Isi Kandungan Al-Muddatstsir Ayat 5


Tafsir Surat Al-Muddatstsir Ayat: 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 | 27 | 28 | 29 | 30 | 31 | 32 | 33 | 34 | 35 | 36 | 37 | 38 | 39 | 40 | 41 | 42 | 43 | 44 | 45 | 46 | 47 | 48 | 49 | 50 | 51 | 52 | 53 | 54 | 55 | 56