| {76} Al-Insan / الانسان | الْقُرْآنُ الْكَرِيْمُ | النبإ / An-Naba {78} |
Tafsir Al-Qur’an Surat Al-Mursalat المرسلات (Malaikat-Malaikat Yang Diutus) lengkap dengan tulisan arab latin, arti dan terjemah Bahasa Indonesia. Surah ke 77 Tafsir ayat Ke 8.
فَإِذَا النُّجُومُ طُمِسَتْ ﴿٨﴾
fa iżan-nujụmu ṭumisat
QS. Al-Mursalat [77] : 8
Maka apabila bintang-bintang dihapuskan,
Maka apabila bintang-bintang telah ditiadakan dan cahayanya lenyap, dan apabila langit terbelah, apabila gunung-gunung telah dihancurkan menjadi debu beterbangan ditiup angin, apabila para rasul telah ditetapkan waktu dan ajal mereka untuk diputuskan di antara mereka dan umatnya, dikatakan kepada mereka, “Sampai hari yang besarkah para rasul itu ditangguhkan?” Yaitu, sampai hari terjadinya ketetapan dan keputusan antara semua makhluk. Wahai manusia, tahukah kalian apa kedahsyatan dan kesulitan hari keputusan itu? Kebinasaan besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan hari yang dijanjikan ini.
Dalam firman berikutnya disebutkan:
Maka apabila bintang-bintang telah dihapuskan. (Al-Mursalat: 8)
Maksudnya, sinarnya lenyap. Seperti yang disebutkan dalam ayat lain melalui firman-Nya:
dan apabila bintang-bintang berjatuhan. (At-Takwir: 2)
dan firman Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى:
dan apabila bintang-bintang jatuh berserakan. (Al-Infitar: 2)
Adapun firman Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى:
dan apabila langit telah dibelah. (Al-Mursalat: 9)
Yaitu belah, pecah, dan semua bagiannya turun serta semua sisinya melemah.
dan apabila gunung-gunung telah dihancurkan menjadi debu. (Al-Mursalat: 10)
Yakni dilenyapkan sehingga tiada bekasnya sama sekali, semakna dengan apa yang disebutkan di dalam ayat lain melalui firman-Nya:
Dan mereka bertanya kepadamu tentang gunung-gunung, maka katakanlah, “Tuhanku akan menghancurkannya (di hari kiamat) sehancur-hancurnya.” (Thaha: 105)
Dan firman Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى:
Dan (ingatlah) akan hari (yang ketika itu) Kami perjalankan gunung-gunung dan kamu akan melihat bumi itu datar dan Kami kumpulkan seluruh manusia dan tidak Kami tinggalkan seorang pun dari mereka. (Al-Kahfi: 47)
Bila sudah terjadi, terjadilah perubahan pada alam dan huru hara hebat yang menakutkan hati dan memperbesar bencana. Bintang-bintang lenyap bertaburan dan hilang dari tempatnya. Gunung beterbangan seperti debu yang ditaburkan. Gunung dan bumi menjadi datar sama sekali, tidak terlihat adanya gundukan dan tidak ada bukit. Itulah hari di mana وَإِذَا الرُّسُلُ أُقِّتَتْ “Rasulrasul telah ditetapkan waktu (mereka),” dan disegerakan putusan antara mereka dan kaum mereka. Karena itu Allah جَلَّ جَلالُهُberfirman, {لأيِّ يَوْمٍ أُجِّلَتْ} “Sampai hari apakah ditangguhkan (mengazab orang-orang kafir itu)?” Kata tanya ini untuk memperbesar, mengagungkan, dan membuat takut. Selanjutnya dijawab dengan FirmanNya, {لِيَوْمِ الْفَصْلِ} “Sampai hari keputusan,” antara manusia satu sama lain dan perhitungan amal mereka satu persatu.
7-9. Demi semua yang telah disebut itu, sungguh, apa yang dijanjikan kepadamu, yaitu hari kebangkitan, juga surga dan neraka pasti terjadi. Kehidupan akhirat itu dimulai setelah kiamat dunia ini. Dan inilah gambaran kiamat itu. Maka apabila bintang-bintang dihapuskan cahayanya dengan mudah oleh Allah, dan apabila langit terbelah, sehingga langit dengan segala yang ada hancur
Al-Mursalat Ayat 8 Arab-Latin, Terjemah Arti Al-Mursalat Ayat 8, Makna Al-Mursalat Ayat 8, Terjemahan Tafsir Al-Mursalat Ayat 8, Al-Mursalat Ayat 8 Bahasa Indonesia, Isi Kandungan Al-Mursalat Ayat 8
Tafsir Surat Al-Mursalat Ayat: 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 | 27 | 28 | 29 | 30 | 31 | 32 | 33 | 34 | 35 | 36 | 37 | 38 | 39 | 40 | 41 | 42 | 43 | 44 | 45 | 46 | 47 | 48 | 49 | 50