Tafsir Al-Qur’an Surah Al-Waqi’ah Ayat 3 الواقعة Lengkap Arti Terjemah Indonesia

{55} Ar-Rahman / الرحمن الْقُرْآنُ الْكَرِيْمُ الحديد / Al-Hadid {57}

Tafsir Al-Qur’an Surat Al-Waqi’ah الواقعة (Hari Kiamat) lengkap dengan tulisan arab latin, arti dan terjemah Bahasa Indonesia. Surah ke 56 Tafsir ayat Ke 3.

Al-Qur’an Surah Al-Waqi’ah Ayat 3

خَافِضَةٌ رَافِعَةٌ ﴿٣﴾

khāfiḍatur rāfi’ah

QS. Al-Waqi’ah [56] : 3

Arti / Terjemah Ayat

(Kejadian itu) merendahkan (satu golongan) dan meninggikan (golongan yang lain).

Tafsir Al-Muyassar (Kementerian Agama Saudi Arabia)

Apabila kiamat terjadi, tidak ada seorang pun yang akan mendustakannya, kejadiannya akan menghinakan musuh Allah di neraka dan meninggikan derajat para wali-Nya di surga.

Tafsir Ibnu Katsir (Tafsir al-Qur’an al-Azhim)

Firman Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى‎:

(Kejadian itu) merendahkan (satu golongan) dan meninggikan (golongan yang lain). (Al-Waqi’ah: 3)

Yaitu merendahkan banyak kaum hingga sampai ke tempat yang paling dasar di dalam neraka, sekalipun ketika di dunia mereka adalah orang-orang yang mulia, dan meninggikan kaum yang lainnya hingga sampai ke tempat yang tertinggi di dalam surga yang penuh dengan kenikmatan, sekalipun ketika di dunia mereka adalah orang-orang yang rendah. Demikianlah menurut pendapat Al-Hasan, Qatadah, dan lain-lainnya.

Ibnu Abu Hatim mengatakan, telah menceritakan kepada kami ayahku, telah menceritakan kepada kami Abu Yazid ibnu Abdur Rahman ibnu Mus’ab Al-Ma”ani, telah menceritakan kepada kami Humaid ibnu Abdur Rahman Ar-Rawasi, dari ayahnya, dari Sammak, dari Ikrimah, dari Ibnu Abbas sehubungan dengan makna firman-Nya: (Kejadian itu) merendahkan (satu golongan) dan meninggikan (golongan yang lain). (Al-Waqi’ah: 3) Yakni menghinakan banyak kaum dan meninggikan kaum yang lainnya.

Ubaidillah Al-Utaiki telah meriwayatkan dari Usman ibnu Suraqah anak lelaki bibinya Umar ibnul Khattab sehubungan dengan makna firman-Nya: (Kejadian itu) merendahkan (satu golongan) dan meninggikan (golongan yang lain). (Al-Waqi’ah: 3) Hari kiamat itu adalah hari musuh-musuh Allah direndahkan dengan dimasukkan ke dalam neraka dan kekasih-kekasih Allah ditinggikan dengan dimasukkan ke dalam surga.

Muhammad ibnu Ka’b mengatakan bahwa di hari kiamat banyak laki-laki yang sewaktu di dunia berkedudukan tinggi direndahkan dan banyak pula kaum laki-laki lainnya yang sewaktu di dunia rendah ditinggikan.

As-Saddi mengatakan bahwa hari kiamat adalah hari orang-orang yang angkuh direndahkan dan orang-orang yang rendah diri ditinggikan.

Al-Aufi telah meriwayatkan dari Ibnu Abbas sehubungan dengan makna firman-Nya: (Kejadian itu) merendahkan (satu golongan) dan meninggikan (golongan yang lain). (Al-Waqi’ah: 3) Yaitu membuat orang yang dekat dan orang yang jauh sama-sama mendengar­nya.

Ikrimah mengatakan, bahwa hari kiamat itu juru serunya dapat memperdengarkan seruannya kepada orang yang dekat dengan suara yang pelan, dan dapat memperdengarkan kepada orang yang jauh dengan suara yang keras. Hal yang semisal dikatakan oleh Ad-Dahhak dan Qatadah.

Tafsir as-Sa’di (Taisirul Karimirrahman fi Tafsiri Kalamil Mannan)

1-3. Allah mengabarkan tentang kondisi kiamat yang pasti terjadi, di mana “terjadinya kiamat itu tidak dapat didustakan (disangkal),” maksudnya, tidak ada keraguan padanya karena telah nampak bukti-buktinya, baik secara akal maupun dalil al-Quran dan n-Sunnah. Dan kemahabijaksanaanNya telah menunjukkan bahwa, “(kejadian itu) merendahkan (satu golongan) dan meninggikan (golongan yang lain),” maksudnya, merendahkan (sebagian) manusia di tempat paling rendah dan meninggikan sebagian manusia lain di tempat yang paling tinggi. Atau bisa pula bermakna, ia merendahkan suaranya sehingga memperdengarkan yang dekat, dan meninggikan suaranya sehingga memperdengarkan yang jauh.

Tafsir Ringkas Kemenag (Kementrian Agama Republik Indonesia)

1-3. Allah mengawali surah ini dengan penjelasan tentang hari akhir yang dia tetapkan sebagai tanda dimulainya balasan bagi hamba. Apabila terjadi hari kiamat pada akhir kehidupan dunia kelak, terjadinya peristiwa dahsyat ini tidak dapat didustakan atau disangkal oleh siapa pun. Peristiwa ini merupakan ketetapan Allah yang pasti terjadi. Peristiwa itu akan merendahkan golongan yang ingkar kepada Allah dan meninggikan golongan lain yang beriman, melaksanakan perintah Allah, dan meninggalkan larangan-Nya. 4-6. Apabila bumi digoncangkan sedahsyat-dahsyatnya pada saat kiamat dan gempa hebat di seluruh penjuru bumi menghancurkan apa saja yang ada di atasnya (lihat pula: surah az-zalzalah/99: 1), dan ketika itu gunung-gunung dihancur-luluhkan seluluh-luluhnya, maka jadilah ia debu yang beterbangan bagai bulu tertiup angin ke segala arah (lihat pula: su-rah al-q’ri’ah/101: 5).


Al-Waqi’ah Ayat 3 Arab-Latin, Terjemah Arti Al-Waqi’ah Ayat 3, Makna Al-Waqi’ah Ayat 3, Terjemahan Tafsir Al-Waqi’ah Ayat 3, Al-Waqi’ah Ayat 3 Bahasa Indonesia, Isi Kandungan Al-Waqi’ah Ayat 3


Tafsir Surat Al-Waqi’ah Ayat: 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 | 27 | 28 | 29 | 30 | 31 | 32 | 33 | 34 | 35 | 36 | 37 | 38 | 39 | 40 | 41 | 42 | 43 | 44 | 45 | 46 | 47 | 48 | 49 | 50 | 51 | 52 | 53 | 54 | 55 | 56 | 57 | 58 | 59 | 60 | 61 | 62 | 63 | 64 | 65 | 66 | 67 | 68 | 69 | 70 | 71 | 72 | 73 | 74 | 75 | 76 | 77 | 78 | 79 | 80 | 81 | 82 | 83 | 84 | 85 | 86 | 87 | 88 | 89 | 90 | 91 | 92 | 93 | 94 | 95 | 96