Tafsir Al-Qur’an Surah Al-Waqi’ah Ayat 74 الواقعة Lengkap Arti Terjemah Indonesia

{55} Ar-Rahman / الرحمن الْقُرْآنُ الْكَرِيْمُ الحديد / Al-Hadid {57}

Tafsir Al-Qur’an Surat Al-Waqi’ah الواقعة (Hari Kiamat) lengkap dengan tulisan arab latin, arti dan terjemah Bahasa Indonesia. Surah ke 56 Tafsir ayat Ke 74.

Al-Qur’an Surah Al-Waqi’ah Ayat 74

فَسَبِّحْ بِاسْمِ رَبِّكَ الْعَظِيمِ ﴿٧٤﴾

fa sabbiḥ bismi rabbikal-‘aẓīm

QS. Al-Waqi’ah [56] : 74

Arti / Terjemah Ayat

Maka bertasbihlah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang Mahabesar.

Tafsir Al-Muyassar (Kementerian Agama Saudi Arabia)

Wahai Nabi, sucikanlah Tuhanmu yang Agung, yang nama dan sifat-Nya sempurna, yang kebaikan-Nya begitu melimpah.

Tafsir Ibnu Katsir (Tafsir al-Qur’an al-Azhim)

Firman Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى‎:

Maka bertasbihlah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang Mahabesar. (Al-Waqi’ah: 74)

Yakni yang dengan kekuasaan-Nya Dia telah menciptakan segala sesuatu yang beraneka ragam lagi kontradiksi. Air yang tawar, enak diminum, lagi sejuk menyegarkan; seandainya Allah menghendaki, bisa saja Dia menjadi­kannya berasa asin lagi pahit, tak enak diminum seperti halnya air laut. Dan Dia menciptakan api yang panasnya membakar, lalu Dia menjadikan hal tersebut maslahat bagi hamba-hamba-Nya dan manfaat bagi kehidupan duniawi mereka, yang sekaligus mengandung peringatan bagi mereka di hari kemudian, yaitu hari mereka dikembalikan kepada-Nya.

Tafsir as-Sa’di (Taisirul Karimirrahman fi Tafsiri Kalamil Mannan)

Ketika Allah جَلَّ جَلالُهُ menjelaskan sebagian dari nikmat-nikmatNya yang mengharuskan timbulnya pujian kepadaNya dari hamba-hambaNya, berikut syukur kepadaNya dan beribadah kepadaNya, Allah جَلَّ جَلالُهُ memerintahkan untuk mentasbihkan dan mengagungkanNya, di mana Dia berfirman, فَسَبِّحْ بِاسْمِ رَبِّكَ الْعَظِيمِ “Maka bertasbihlah dengan (menyebut) nama Rabbmu Yang Mahaagung.” Maksudnya, sucikanlah Rabbmu Yang Agung Yang sempurna nama-nama dan sifat-sifatNya, banyak memberikan kebaikan dan balasan kebaikan, dan pujilah Dia dengan hati, lisan, dan anggota tubuhmu; karena Dia memang layak untuk itu semua, Dialah yang berhak disyukuri, maka jangan sampai Dia diingkari, (hendaknya) diingat dan disebut dalam dzikir dan tidak dilupakan, serta ditaati dan tidak dimaksiati.

Tafsir Ringkas Kemenag (Kementrian Agama Republik Indonesia)

71-74. Bila kamu sudah memahami siapa yang menurunkan air, maka pernahkah kamu memperhatikan tentang api yang kamu nyalakan dari kayu bakar’ kamukah yang menumbuhkan pohon penghasil kayu bakar itu ataukah kami yang menumbuhkannya’ ketahuilah, kami jadikan api itu untuk peringatan dan bahan bakar yang berguna bagi musafir di padang pasir. Dengan anugerah ini, maka bertasbihlah dengan menyebut nama tuhanmu yang mahabesar. ’75-76. Usai menjelaskan tanda-tanda kekuasan-Nya, Allah beralih menguraikan kemuliaan Al-Qur’an. Kemudian aku bersumpah dengan salah satu tanda kekuasaan-ku, yaitu tempat beredarnya bintang-bintang. Dan sesungguhnya, bila manusia mau memikirkan betapa teraturnya bintang-bintang yang beredar pada posisinya itu, mereka akan tahu bahwa sumpah ini benar-benar sumpah yang besar, kalau kamu mengetahui. ‘.


Al-Waqi’ah Ayat 74 Arab-Latin, Terjemah Arti Al-Waqi’ah Ayat 74, Makna Al-Waqi’ah Ayat 74, Terjemahan Tafsir Al-Waqi’ah Ayat 74, Al-Waqi’ah Ayat 74 Bahasa Indonesia, Isi Kandungan Al-Waqi’ah Ayat 74


Tafsir Surat Al-Waqi’ah Ayat: 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 | 27 | 28 | 29 | 30 | 31 | 32 | 33 | 34 | 35 | 36 | 37 | 38 | 39 | 40 | 41 | 42 | 43 | 44 | 45 | 46 | 47 | 48 | 49 | 50 | 51 | 52 | 53 | 54 | 55 | 56 | 57 | 58 | 59 | 60 | 61 | 62 | 63 | 64 | 65 | 66 | 67 | 68 | 69 | 70 | 71 | 72 | 73 | 74 | 75 | 76 | 77 | 78 | 79 | 80 | 81 | 82 | 83 | 84 | 85 | 86 | 87 | 88 | 89 | 90 | 91 | 92 | 93 | 94 | 95 | 96