Tafsir Al-Qur’an Surah Al-Qiyamah Ayat 10 القيامة Lengkap Arti Terjemah Indonesia

{74} Al-Muddatstsir / المدثر الْقُرْآنُ الْكَرِيْمُ الانسان / Al-Insan {76}

Tafsir Al-Qur’an Surat Al-Qiyamah القيامة (Hari Kiamat) lengkap dengan tulisan arab latin, arti dan terjemah Bahasa Indonesia. Surah ke 75 Tafsir ayat Ke 10.

Al-Qur’an Surah Al-Qiyamah Ayat 10

يَقُولُ الْإِنْسَانُ يَوْمَئِذٍ أَيْنَ الْمَفَرُّ ﴿١٠﴾

yaqụlul-insānu yauma`iżin ainal-mafarr

QS. Al-Qiyamah [75] : 10

Arti / Terjemah Ayat

pada hari itu manusia berkata, “Ke mana tempat lari?”

Tafsir Al-Muyassar (Kementerian Agama Saudi Arabia)

Maka apabila mata terbelalak karena tercengang akan dahsyatnya hari Kiamat, apabila bulan telah hilang cahayanya, matahari dan bulan dikumpulkan sehingga tidak ada cahaya sama sekali dari keduanya, pada hari itu manusia berkata, “Ke manakah tempat berlari untuk menghindar dari azab?”

Tafsir Ibnu Katsir (Tafsir al-Qur’an al-Azhim)

Firman Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى‎:

pada hari itu manusia berkata, “Ke mana tempat lari?” (Al-Qiyamalv. 10)

Apabila manusia melihat huru-hara yang amat dahsyat di hari kiamat terjadi, maka setiap orang menginginkan lari menyelamatkan diri seraya mengatakan, “Adakah tempat untuk melarikan diri?” Yakni tempat untuk berlindung dari huru-hara itu. Maka dijawab oleh firman selanjutnya:

Sekali-kali tidak! Tidak ada tempat berlindung! Hanya kepada Tuhanmu sajalah pada hari itu tempat kembali. (Al-Qiyamah: 11-12)

Ibnu Mas’ud, Ibnu Abbas, dan Sa’id ibnu Jubair serta selain mereka yang bukan hanya seorang dari kalangan ulama Salaf mengatakan bahwa makna yang dimaksud ialah tiada jalan selamat.

Ayat ini semakna dengan apa yang disebutkan dalam ayat lain melalui firman-Nya:

Kamu tidak memperoleh tempat berlindung pada hari itu dan tidak (pula) dapat mengingkari (dosa-dosamu). (Asy-Syura: 47)

Yakni tiada suatu tempat pun bagimu untuk bersembunyi. Hal yang sama disebutkan dalam surat ini melalui firman-Nya:

Tidak ada tempat berlindung. (Al-Qiyamah: 11)

Artinya, tiada tempat untuk bersembunyi bagimu. Karena itu, disebutkan dalam firman berikutnya:

Hanya kepada Tuhanmu sajalah pada hari itu tempat kembali. (Al-Qiyamah; 12)

Yaitu kamu dikembalikan hanya kepada-Nya.

Tafsir as-Sa’di (Taisirul Karimirrahman fi Tafsiri Kalamil Mannan)

7-10. Maksudnya, “maka apabila” tiba Hari Kiamat, “mata terbelalak (ketakutan),” yakni mata terbelalak (melotot) oleh kengerian karena huru-hara besar, dan terbelalak tidak terpejam, sebagaimana disebutkan dalam Firman Allah yang lain,” Dan janganlah sekali-kali kamu (Muhammad) mengira, bahwa Allah lalai dari apa yang diperbuat oleh orang-orang yang zalim. Sesungguhnya Allah memberi tangguh kepada mereka sampai hari yang pada waktu itu mata (mereka) terbelalak, mereka datang bergegas-gegas memenuhi panggilan dengan mangangkat kepalanya, sedang mata mereka tidak berkedip-kedip dan hati mereka kosong.” -Ibrahim:42-43-

“Dan apabila bulan telah hilang cahayanya,” yakni hilang sinar dan kekuatannya, “dan matahari dan bulan dikumpulkan,” keduanya sejak diciptakan Allah tidak pernah disatukan, dan pada Hari Kiamat Allah akan menyatukan keduanya. Cahaya rembulan dilenyapkan, matahari digulung, kemudian keduanya dilemparkan ke dalam neraka agar semua manusia mengetahui bahwa keduanya adalah dua ciptaan dan hamba Allah yang ditundukkan, dan agar orang-orang yang menyembah keduanya mengetahui bahwa mereka berdusta. “Pada hari itu manusia berkata,” ketika melihat hal-hal mengerikan, “Kemana tempat lari?” yakni, kemanakah tempat lari dan terlepas dari semua yang akan menimpa kami?

Tafsir Ringkas Kemenag (Kementrian Agama Republik Indonesia)

7-10. Atas pertanyaan kaum pendurhaka yang tujuannya untuk mengejek maka ayat ini menegaskan ancamannya kepada mereka. Maka apabila mata terbelalak karena ketakutan, dan bulan pun telah hilang cahayanya, lalu matahari dan bulan dikumpulkan, dan saat itulah kiamat terjadi. Pada hari itu manusia berkata, ‘kemana tempat lari untuk menyelamatkan diri” sama sekali tidak ada tempat yang aman. 11-13. Pertanyaan manusia pada akhir ayat yang lalu, diberikan jawab-annya pada ayat-ayat ini. Sekali-kali tidak! tidak ada tempat berlindung kecuali pada Allah semata! hanya kepada tuhanmu sajalah yang selama ini berbuat baik kepadamu wahai manusia, tidak kepada siapa pun selain-Nya, tempat kembali pada hari itu. Allah yang akan memutuskan seadil-adilnya atas segala urusan manusia. Pada hari itu diberitakan secara jelas dan tegas kepada manusia apa yang telah dikerjakannya dan apa yang dilalaikannya.


Al-Qiyamah Ayat 10 Arab-Latin, Terjemah Arti Al-Qiyamah Ayat 10, Makna Al-Qiyamah Ayat 10, Terjemahan Tafsir Al-Qiyamah Ayat 10, Al-Qiyamah Ayat 10 Bahasa Indonesia, Isi Kandungan Al-Qiyamah Ayat 10


Tafsir Surat Al-Qiyamah Ayat: 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 | 27 | 28 | 29 | 30 | 31 | 32 | 33 | 34 | 35 | 36 | 37 | 38 | 39 | 40