Tafsir Al-Qur’an Surah Al-Mu’minun Ayat 80 المؤمنون Lengkap Arti Terjemah Indonesia

{22} Al-Hajj / الحج الْقُرْآنُ الْكَرِيْمُ النور / An-Nur {24}

Tafsir Al-Qur’an Surat Al-Mu’minun المؤمنون (Orang-Orang Mukmin) lengkap dengan tulisan arab latin, arti dan terjemah Bahasa Indonesia. Surah ke 23 Tafsir ayat Ke 80.

Al-Qur’an Surah Al-Mu’minun Ayat 80

وَهُوَ الَّذِي يُحْيِي وَيُمِيتُ وَلَهُ اخْتِلَافُ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ ۚ أَفَلَا تَعْقِلُونَ ﴿٨٠﴾

wa huwallażī yuḥyī wa yumītu wa lahukhtilāful-laili wan-nahār, a fa lā ta’qilụn

QS. Al-Mu’minun [23] : 80

Arti / Terjemah Ayat

Dan Dialah yang menghidupkan dan mematikan, dan Dialah yang (mengatur) pergantian malam dan siang. Tidakkah kamu mengerti?

Tafsir Al-Muyassar (Kementerian Agama Saudi Arabia)

Hanya Dia-lah yang menghidupkan dari yang tidak ada dan mematikan setelah adanya kehidupan. Dia-lah yang mengatur pertukaran malam dan siang dan perbedaan keduanya. Apakah kalian tidak memahami kekuasaan dank e-esaan-Nya?

Tafsir Ibnu Katsir (Tafsir al-Qur’an al-Azhim)

Firman Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى‎:

Dan Dialah yang menghidupkan dan mematikan.

Yaitu menghidupkan kembali tulang belulang mereka yang telah hancur dan mematikan semua umat.

dan Dialah yang (mengatur) pertukaran malam dan siang.

Yakni berdasarkan perintah-Nyalah ditundukkan malam dan siang hari, masing-masing dari keduanya mengejar yang lainnya dengan cepat secara silih berganti, tidak pernah berhenti dan tidak pernah terpisah oleh suatu waktu pun yang menyela-nyelai keduanya. Seperti yang disebutkan dalam ayat lain melalui firman-Nya:

Tidaklah mungkin bagi matahari mendapatkan bulan dan malam pun tidak dapat mendahului siang. (Yaa Siin:40), hingga akhir ayat.

Firman Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى‎:

Maka apakah kalian tidak memahaminya?

Maksudnya apakah kalian tidak berakal yang menunjukkan kepada kalian akan Tuhan Yang Mahaperkasa lagi Maha Mengetahui yang mengalahkan segala sesuatu dan Mahaagung atas segala sesuatu, serta tunduk kepada-Nya segala sesuatu?

Tafsir as-Sa’di (Taisirul Karimirrahman fi Tafsiri Kalamil Mannan)

{وَهُوَ} “Dan Dia-lah,” Allah Yang Mahatinggi satu-satu-nya {الَّذِي يُحْيِي وَيُمِيتُ} “yang menghidupkan dan mematikan,” maksudnya, yang memegang kendali kehidupan dan kematian adalah Allah sendiri. {وَلَهُ اخْتِلافُ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ} “Dan Dia-lah (yang mengatur) pertukaran malam dan siang,” maksudnya, (mengatur) urutan dan silih-ber-gantinya siang dan malam. Kalau Allah menghendaki, untuk men-jadikan siang hari kekal selama-lamanya, sesembahan mana selain Allah yang berkuasa mendatangkan malam kepada kalian agar kalian bisa melepaskan kepenatan di dalamnya? Jika Allah ber-kehendak menjadikan malam kekal abadi, maka sesembahan mana selain Allah yang berkuasa mendatangkan sinar cahaya. Maka tidakkah kalian memperhatikan?

Di antara cermin rahmat Allah (kepada hambaNya) adalah Dia menjadikan malam dan siang, supaya kalian bisa istirahat di dalamnya dan mencari kemurahan rizkiNya, agar kalian bersyukur. Karena itu, di sini Allah berfirman, {أَفَلا تَعْقِلُونَ} “maka apakah kamu tidak memahaminya,” sehingga kalian mengenal Dzat yang telah menganugerahi kalian kenikmatan-kenikmatan; pendengaran, penglihatan dan hati, dan Dzat yang menyebarkan kalian di permu-kaan bumi sendirianNya, dan yang menghidupkan dan mematikan sendirianNya dan yang mengendalikan malam dan siang. Sesung-guhnya itu semua mengharuskan kalian mengikhlaskan ibadah kepadaNya semata, tiada sekutu bagiNya, dan kalian meninggal-kan peribadahan obyek yang tidak dapat memberikan manfaat dan mendatangkan bahaya, serta tidak memegang wewenang apa pun. Bahkan ia merupakan makhluk yang tiada memiliki daya dari segala segi, dan kalau memang kalian memiliki akal sehat, niscaya kalian tidak akan melakukannya.

Tafsir Ringkas Kemenag (Kementrian Agama Republik Indonesia)

Tidak hanya kuasa untuk menciptakan dan mengembangbiakkan makhluk hidup, Allah kuasa pula untuk menghidupkan dan mematikan mereka. Dan dia-lah yang menghidupkan dan mematikan makhluk hidup, termasuk manusia, dan dia-lah juga yang mengatur pergantian malam dan siang serta perbedaan keduanya. Tidakkah kamu mengerti dan memahami ciptaan Allah serta memikirkan kekuasaan-Nya’81-83. Orang-orang kafir enggan memikirkan fenomena alam sebagai bukti kekuasaan Allah, bahkan mereka mengikuti jejak para pendurhaka terdahulu. Mereka mengingkari hari kebangkitan dan mengucapkan perkataan yang serupa dengan apa yang diucapkan oleh orang-orang terdahulu seperti kaum nabi nuh, kaum ‘ad, dan kaum-kaum sesudahnya. Mereka berkata untuk menolak adanya hari kebangkitan, ‘apakah betul, apabila kami telah mati dan telah menjadi tanah dan tulang belulang, kami benar-benar akan dibangkitkan kembali’ tidak! itu tidak mungkin. Sungguh, yang demikian ini, yaitu ancaman dan siksa pada hari kebangkitan, sudah dijanjikan kepada kami dan kepada nenek moyang kami dahulu oleh orang-orang yang mengaku rasul. Ini hanyalah mitos dan dongeng orang-orang terdahulu belaka!’.


Al-Mu’minun Ayat 80 Arab-Latin, Terjemah Arti Al-Mu’minun Ayat 80, Makna Al-Mu’minun Ayat 80, Terjemahan Tafsir Al-Mu’minun Ayat 80, Al-Mu’minun Ayat 80 Bahasa Indonesia, Isi Kandungan Al-Mu’minun Ayat 80


Tafsir Surat Al-Mu’minun Ayat: 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 | 27 | 28 | 29 | 30 | 31 | 32 | 33 | 34 | 35 | 36 | 37 | 38 | 39 | 40 | 41 | 42 | 43 | 44 | 45 | 46 | 47 | 48 | 49 | 50 | 51 | 52 | 53 | 54 | 55 | 56 | 57 | 58 | 59 | 60 | 61 | 62 | 63 | 64 | 65 | 66 | 67 | 68 | 69 | 70 | 71 | 72 | 73 | 74 | 75 | 76 | 77 | 78 | 79 | 80 | 81 | 82 | 83 | 84 | 85 | 86 | 87 | 88 | 89 | 90 | 91 | 92 | 93 | 94 | 95 | 96 | 97 | 98 | 99 | 100 | 101 | 102 | 103 | 104 | 105 | 106 | 107 | 108 | 109 | 110 | 111 | 112 | 113 | 114 | 115 | 116 | 117 | 118