Tafsir Al-Qur’an Surah Al-Hasyr Ayat 13 الحشر Lengkap Arti Terjemah Indonesia

{58} Al-Mujadilah / المجادلة الْقُرْآنُ الْكَرِيْمُ الممتحنة / Al-Mumtahanah {60}

Tafsir Al-Qur’an Surat Al-Hasyr الحشر (Pengusiran) lengkap dengan tulisan arab latin, arti dan terjemah Bahasa Indonesia. Surah ke 59 Tafsir ayat Ke 13.

Al-Qur’an Surah Al-Hasyr Ayat 13

لَأَنْتُمْ أَشَدُّ رَهْبَةً فِي صُدُورِهِمْ مِنَ اللَّهِ ۚ ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمْ قَوْمٌ لَا يَفْقَهُونَ ﴿١٣﴾

la`antum asyaddu rahbatan fī ṣudụrihim minallāh, żālika bi`annahum qaumul lā yafqahụn

QS. Al-Hasyr [59] : 13

Arti / Terjemah Ayat

Sesungguhnya dalam hati mereka, kamu (Muslimin) lebih ditakuti daripada Allah. Yang demikian itu karena mereka orang-orang yang tidak mengerti.

Tafsir Al-Muyassar (Kementerian Agama Saudi Arabia)

Sungguh, orang-orang munafik itu sangat takut kepada kalian, wahai orang-orang mukmin. Bahkan, mereka lebih cemas dan lebih takut kepada kalian daripada kepada Allah. Yang demikian karena mereka adalah kaum yang tidak mengerti keagungan Allah, serta tidak merasa takut akan siksa-Nya.

Tafsir Ibnu Katsir (Tafsir al-Qur’an al-Azhim)

Kemudian disebutkan dalam firman selanjutnya:

Sesungguhnya kamu dalam hati mereka lebih ditakuti daripada Allah. (Al-Hasyr: 13)

Rasa takut mereka kepada kalian lebih besar daripada ketakutan mereka kepada Allah. Semakna dengan apa yang disebutkan dalam ayat lain melalui firman-Nya:

tiba-tiba sebagian dari mereka (golongan munafik) takut kepada manusia (musuh), seperti takutnya kepada Allah, bahkan lebih takut lagi dari pada itu. (An-Nisa: 77)

Maka dari itu, disebutkan oleh firman-Nya:

Yang demikian itu karena mereka adalah kaum yang tiada mengerti. (Al-Hasyr: 13)

Selanjutnya disebutkan oleh firman-Nya:

Mereka tidak akan memerangi kamu dalam keadaan bersatu padu, kecuali dalam kampung-kampung yang berbenteng atau di balik tembok. (Al-Hasyr: 14)

Yakni karena sifat pengecut dan penakutnya, mereka tidak mampu menghadapi pasukan kaum muslim dengan perang tanding atau berhadap-hadapan, melainkan adakalanya dari balik benteng-benteng atau di balik tembok dalam keadaan terkepung sehingga mereka terpaksa harus membela dirinya.

Tafsir as-Sa’di (Taisirul Karimirrahman fi Tafsiri Kalamil Mannan)

Penyebab yang mendorong mereka melakukan hal itu adalah karena kalian wahai orang-orang yang beriman, أَشَدُّ رَهْبَةً فِي صُدُورِهِمْ مِنَ اللَّهِ “dalam hati mereka lebih ditakuti daripada Allah.” Mereka lebih takut pada kalian melebihi Allah جَلَّ جَلالُهُ. Mereka lebih mengutamakan rasa takut pada makhluk yang sama sekali tidak memiliki kekuasaan atas diri sendiri dan juga atas orang lain, baik memberi manfaat atau mendatangkan mara bahaya daripada rasa takut pada Khaliq yang di TanganNyalah kekuasaan mendatangkan mara bahaya, manfaat, memberi, dan menahan. ذَلِكَ بِأَنَّهُمْ قَوْمٌ لا يَفْقَهُون “Yang demikian itu karena mereka adalah kaum yang tiada mengerti.” Mereka tidak mengerti tingkatan berbagai hal, mereka juga tidak mengetahui hakikat segala sesuatu. Mereka tidak bisa memikirkan akibat perbuatan. Seharusnya, puncak pemahaman adalah lebih mengutamakan rasa takut, pengharapan, cinta untuk Allah daripada yang selainNya. Yang lain hanya sebagai pengikut saja.

Tafsir Ringkas Kemenag (Kementrian Agama Republik Indonesia)

Orang munafik itu bersikap demikian karena kamu, kaum muslim, benar-benar lebih ditakuti dalam hati mereka, orang-orang munafik, daripada Allah. Mereka sangat takut kekufurannya diketahui oleh kaum muslim. Jika mereka benar-benar membantu bani nadir, maka permusuhannya kepada kaum muslim terbongkar. Yang demikian itu, sikap orang munafik yang lebih takut kepada manusia daripada takut kepada Allah, karena mereka orang-orang yang tidak mengerti bahwa mereka hanya bisa bersembunyi dari manusia, tetapi tidak bisa bersembunyi dari Allah. 14. Karena lebih takut kepada kaum muslim daripada kepada Allah, mereka, orang-orang munafik itu, tidak akan pernah berani memerangi kamu secara terbuka bersama-sama menggabungkan dua kekuatan, yaitu orang-orang munafik bani ‘auf dan yahudi bani nadir, kecuali di negeri-negeri yang berbenteng agar mereka bisa berlindung di dalamnya atau di balik tembok dengan cara bergerilya. Permusuhan antara sesama mereka orang-orang munafik bani ‘auf dan antara bani ‘auf dengan yahudi bani nadir sangat hebat. Kamu, kaum muslim, jika melihat mereka sepintas, akan mengira bahwa mereka itu bersatu, padahal jika kamu memperhatikan keadaan mereka lebih dalam, kamu akan menemukan bahwa hati mereka terpecah belah. Yang demikian itu, perbedaan penampilan luar dan keadaan hati mereka, karena mereka orang-orang yang tidak mengerti bahwa inti kekuatan persatuan dan kesatuan itu tidak terletak pada penampilan, tetapi pada kesatuan rasa dan keterpautan hati dalam kekuatan iman.


Al-Hasyr Ayat 13 Arab-Latin, Terjemah Arti Al-Hasyr Ayat 13, Makna Al-Hasyr Ayat 13, Terjemahan Tafsir Al-Hasyr Ayat 13, Al-Hasyr Ayat 13 Bahasa Indonesia, Isi Kandungan Al-Hasyr Ayat 13


Tafsir Surat Al-Hasyr Ayat: 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24