| {70} Al-Ma’arij / المعارج | الْقُرْآنُ الْكَرِيْمُ | الجن / Al-Jin {72} |
Tafsir Al-Qur’an Surat Nuh نوح (Nuh) lengkap dengan tulisan arab latin, arti dan terjemah Bahasa Indonesia. Surah ke 71 Tafsir ayat Ke 20.
لِتَسْلُكُوا مِنْهَا سُبُلًا فِجَاجًا ﴿٢٠﴾
litaslukụ min-hā subulan fijājā
QS. Nuh [71] : 20
agar kamu dapat pergi kian kemari di jalan-jalan yang luas.
Allah menciptakan asal mula kalian dari tanah. Kemudian ia mengembalikan menjadi tanah setelah kematian, mengeluarkan kalian pada hari kebangkitan itu dengan sebenar-benarnya. Dan Allah telah menjadikan bumi untuk kalian sebagai hamparan agar kalian dapat berjalan menapaki jalan yang luas di dalamnya.
Adapun firman Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى:
Dan Allah menciptakan kamu dari tanah dengan sebaik-baiknya. (Nuh: 17)
Nabatan adalah isim masdar, dan mendatangkannya di tempat ini merupakan ungkapan yang sangat indah.
{ثُمَّ يُعِيدُكُمْ فِيهَا}
kemudian Dia mengembalikan kamu ke dalam tanah. (Nuli: 18)
Yakni apabila kalian mati.
{وَيُخْرِجُكُمْ إِخْرَاجًا}
dan mengeluarkan kamu dengan sebenar-benarnya. (Nuh: 18)
Maksudnya, di hari kiamat Dia akan mengembalikan kamu hidup kembali daripadanya, sebagaimana Dia menciptakan kamu pada yang pertama kali.
{وَاللَّهُ جَعَلَ لَكُمُ الأرْضَ بِسَاطًا}
Dan Allah menjadikan bumi untukmu sebagai hamparan. (Nuh: 19)
Allah telah menggelarkannya dan menjadikannya layak untuk dihuni, dan menetapkan serta mengokohkannya dengan gunung-gunung yang-besar lagi tinggi menjulang ke langit.
{لِتَسْلُكُوا مِنْهَا سُبُلا فِجَاجًا}
supaya kamu menempuh jalan-jalan yang luas di bumi itu. (Nuh: 20)
Yakni Allah telah menciptakan bumi untuk tempat menetap kalian, dan kalian dapat melakukan perjalanan padanya ke mana pun yang kalian kehendaki dari kawasan dan daerah-daerahnya. Semuanya itu termasuk di antara apa yang diingatkan oleh Nuh terhadap kaumnya, untuk menunjukkan kepada mereka kekuasaan Allah dan kebesaran-Nya melalui penciptaan-Nya terhadap langit, bumi, dan semua nikmat yang dirasakan oleh mereka berupa berbagai manfaat, baik yang berasal dari langit maupun yang berasal dari bumi. Dialah Allah Yang Menciptakan, Yang Memberi rezeki. Dia telah menjadikan langit sebagai atap dan bumi sebagai hamparan dan melimpahkan kepada makhluk-Nya rezeki-rezeki-Nya. Maka Dialah Tuhan Yang wajib disembah dan diesakan dan tidak boleh dipersekutukan dengan siapa pun. Karena sesungguhnya Allah itu tiada tandingan, tiada lawan, dan tiada yang sepadan dengan-Nya, tidak beranak, tidak mempunyai pembantu, tidak mempunyai penasihat, bahkan Dia Mahatinggi lagi Mahabesar.
19-20. “Dan Allah menjadikan bumi untukmu sebagai hamparan,” yakni, terbentang dan siap untuk dimanfaatkan, “supaya kamu menjalani jalan-jalan yang luas di bumi itu,” andai Allah tidak membentangkannya, niscaya tidak dapat dimanfaatkan, bahkan tidak mungkin bisa ditanami, didirikan bangunan dan ditempati di atasnya.
19-20. Dan Allah menjadikan bumi untukmu sebagai hamparan, supaya kamu dapat menetap di sana dengan nyaman, dan agar kamu dapat pergi kian kemari di jalan-jalan yang luas, sehingga dapat memenuhi kebutuhanmu. 21. Kaum nabi nuh yang dinasihati dengan aneka cara itu tidak bergeming, tetap saja membangkang, maka nabi nuh pun kembali mengadu kepada Allah. Nuh berkata, ‘ya tuhanku, sesungguhnya mereka yang kuseru untuk beriman itu durhaka kepadaku, dan mereka mengikuti pemuka-pemuka masyarakat yaitu orang-orang yang harta dan anak-anaknya hanya menambah kerugian baginya kelak di akhirat. “.
Nuh Ayat 20 Arab-Latin, Terjemah Arti Nuh Ayat 20, Makna Nuh Ayat 20, Terjemahan Tafsir Nuh Ayat 20, Nuh Ayat 20 Bahasa Indonesia, Isi Kandungan Nuh Ayat 20
Tafsir Surat Nuh Ayat: 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 | 27 | 28