Tafsir Al-Qur’an Surah Nuh Ayat 19 نوح Lengkap Arti Terjemah Indonesia

{70} Al-Ma’arij / المعارج الْقُرْآنُ الْكَرِيْمُ الجن / Al-Jin {72}

Tafsir Al-Qur’an Surat Nuh نوح (Nuh) lengkap dengan tulisan arab latin, arti dan terjemah Bahasa Indonesia. Surah ke 71 Tafsir ayat Ke 19.

Al-Qur’an Surah Nuh Ayat 19

وَاللَّهُ جَعَلَ لَكُمُ الْأَرْضَ بِسَاطًا ﴿١٩﴾

wallāhu ja’ala lakumul-arḍa bisāṭā

QS. Nuh [71] : 19

Arti / Terjemah Ayat

Dan Allah menjadikan bumi untukmu sebagai hamparan,

Tafsir Al-Muyassar (Kementerian Agama Saudi Arabia)

Allah menciptakan asal mula kalian dari tanah. Kemudian ia mengembalikan menjadi tanah setelah kematian, mengeluarkan kalian pada hari kebangkitan itu dengan sebenar-benarnya. Dan Allah telah menjadikan bumi untuk kalian sebagai hamparan agar kalian dapat berjalan menapaki jalan yang luas di dalamnya.

Tafsir Ibnu Katsir (Tafsir al-Qur’an al-Azhim)

Adapun firman Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى‎:

Dan Allah menciptakan kamu dari tanah dengan sebaik-baiknya. (Nuh: 17)

Nabatan adalah isim masdar, dan mendatangkannya di tempat ini merupakan ungkapan yang sangat indah.

kemudian Dia mengembalikan kamu ke dalam tanah. (Nuli: 18)

Yakni apabila kalian mati.

dan mengeluarkan kamu dengan sebenar-benarnya. (Nuh: 18)

Maksudnya, di hari kiamat Dia akan mengembalikan kamu hidup kembali daripadanya, sebagaimana Dia menciptakan kamu pada yang pertama kali.

Dan Allah menjadikan bumi untukmu sebagai hamparan. (Nuh: 19)

Allah telah menggelarkannya dan menjadikannya layak untuk dihuni, dan menetapkan serta mengokohkannya dengan gunung-gunung yang-besar lagi tinggi menjulang ke langit.

supaya kamu menempuh jalan-jalan yang luas di bumi itu. (Nuh: 20)

Yakni Allah telah menciptakan bumi untuk tempat menetap kalian, dan kalian dapat melakukan perjalanan padanya ke mana pun yang kalian kehendaki dari kawasan dan daerah-daerahnya. Semuanya itu termasuk di antara apa yang diingatkan oleh Nuh terhadap kaumnya, untuk menunjukkan kepada mereka kekuasaan Allah dan kebesaran-Nya melalui penciptaan-Nya terhadap langit, bumi, dan semua nikmat yang dirasakan oleh mereka berupa berbagai manfaat, baik yang berasal dari langit maupun yang berasal dari bumi. Dialah Allah Yang Menciptakan, Yang Memberi rezeki. Dia telah menjadikan langit sebagai atap dan bumi sebagai hamparan dan melimpahkan kepada makhluk-Nya rezeki-rezeki-Nya. Maka Dialah Tuhan Yang wajib disembah dan diesakan dan tidak boleh dipersekutukan dengan siapa pun. Karena sesungguhnya Allah itu tiada tandingan, tiada lawan, dan tiada yang sepadan dengan-Nya, tidak beranak, tidak mempunyai pembantu, tidak mempunyai penasihat, bahkan Dia Mahatinggi lagi Mahabesar.

Tafsir as-Sa’di (Taisirul Karimirrahman fi Tafsiri Kalamil Mannan)

{وَاللَّهُ جَعَلَ لَكُمُ الأرْضَ بِسَاطًا} “Dan Allah menjadikan bumi untukmu sebagai hamparan,” yakni, terbentang dan siap untuk dimanfaatkan, {لِتَسْلُكُوا مِنْهَا سُبُلا فِجَاجًا} “supaya kamu menjalani jalanjalan yang luas di bumi itu,” andai Allah جَلَّ جَلالُهُtidak membentangkannya, niscaya tidak dapat dimanfaatkan, bahkan tidak mungkin bisa ditanami, didirikan bangunan dan ditempati di atasnya.

Tafsir Ringkas Kemenag (Kementrian Agama Republik Indonesia)

19-20. Dan Allah menjadikan bumi untukmu sebagai hamparan, supaya kamu dapat menetap di sana dengan nyaman, dan agar kamu dapat pergi kian kemari di jalan-jalan yang luas, sehingga dapat memenuhi kebutuhanmu


Nuh Ayat 19 Arab-Latin, Terjemah Arti Nuh Ayat 19, Makna Nuh Ayat 19, Terjemahan Tafsir Nuh Ayat 19, Nuh Ayat 19 Bahasa Indonesia, Isi Kandungan Nuh Ayat 19


Tafsir Surat Nuh Ayat: 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 | 27 | 28