| {11} Hud / هود | الْقُرْآنُ الْكَرِيْمُ | الرعد / Ar-Ra’d {13} |
Tafsir Al-Qur’an Surat Yusuf يوسف (Nabi Yusuf) lengkap dengan tulisan arab latin, arti dan terjemah Bahasa Indonesia. Surah ke 12 Tafsir ayat Ke 22.
وَلَمَّا بَلَغَ أَشُدَّهُ آتَيْنَاهُ حُكْمًا وَعِلْمًا ۚ وَكَذَٰلِكَ نَجْزِي الْمُحْسِنِينَ ﴿٢٢﴾
wa lammā balaga asyuddahū ātaināhu ḥukmaw wa ‘ilmā, wa każālika najzil-muḥsinīn
QS. Yusuf [12] : 22
Dan ketika dia telah cukup dewasa Kami berikan kepadanya kekuasaan dan ilmu. Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.
Dan ketika Yusuf telah cukup dewasa, Kami berikan kepadanya pemahaman dan ilmu. Dan balasan seperti yang diberikan kepada Yusuf karena perbuatan baiknya, akan Kami berikan pula kepada orang-orang yang berbuat baik karena perbuatan baik mereka. Ayat ini merupakan penghibur bagi Rasulullah
Firman Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى:
Dan tatkala dia cukup dewasa.
Yakni setelah Yusuf menginjak usia dewasa. Dengan kata lain, tubuh dan akalnya telah dewasa.
Kami berikan kepadanya hikmah dan ilmu.
Yaitu kenabian. Dengan kata lain, Allah memilihnya di antara mereka untuk menjadi nabi-Nya.
Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.
Dengan kata lain, Yusuf baik dalam amalnya serta selalu mengamalkan ketaatan kepada Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى
Para ulama berbeda pendapat mengenai usia kedewasaan Nabi Yusuf. Ibnu Abbas, Mujahid, dan Qatadah mengatakan tiga puluh tiga tahun. Menurut riwayat dari Ibnu Abbas adalah tiga puluh tahun lebih. Menurut Ad-Dahhak dua puluh tahun, dan menurut Al-Hasan empat puluh tahun. Ikrimah mengatakan dua puluh lima tahun, As-Saddi mengatakan tiga puluh tahun, sedangkan Sa’id ibnu Jubair mengatakan delapan belas tahun. Imam Malik, Rabi’ah ibnu Zaid ibnu Aslam, dan Asy-Sya’bi mengatakan bahwa asyuddahu artinya mencapai usia akil balig. Dan menurut pendapat yang lainnya dikatakan selain itu.
Maksudnya, وَلَمَّا بَلَغَ “dan tatkala dia mencapai (usia)”, yaitu Yusuf ‘alaihissalam أَشُدَّهُ “cukup dewasa”, maksudnya mencapai usia kesempurnaan kekuatan maknawi dan jasmaninya dan sudah layak untuk mengemban beban-beban yang berat berupa kenabian dan risalah, maka آتَيْنَاهُ حُكْمًا وَعِلْمًا “Kami berikan kepadanya hikmah dan ilmu”, Kami jadikan ia sebagai nabi dan rasul, seorang ulama yang rabbani. وَكَذَلِكَ نَجْزِي الْمُحْسِنِينَ “Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik”, dalam ibadahnya kepada al-Khaliq dengan mengerahkan kemampuan dan ketulusan saat mengerjakannya. Sedangkan bagi yang (berbuat baik) kepada sesama hamba Allah جَلَّ جَلالُهُ, (maka Kami memberikan balasan) dengan mencurahkan kemanfaatan dan kebaikan kepada mereka. Di antara balasan Kami atas kebaikannya, Kami menganugerahinya ilmu yang berguna. Ini mengindikasikan bahwa Yusuf ‘alaihissalam sudah mencapai tingkatan ihsan. Maka Allah جَلَّ جَلالُهُ mengaruniakan kepadanya hikmah dan ilmu yang banyak serta kenabian di antara manusia.
Dan ketika dia telah cukup dewasa, yakni memiliki kematangan dalam berpikir dan jasmani yang kuat, kami berikan kepadanya karunia kenabian, kekuasaan dan ilmu pengetahuan agama, takwil mimpi, dan rahasia-rahasia segala sesuatu. Demikianlah kami memberi karunia kepada hamba-Nya sebagai balasan kepada orang-orang yang berbuat baik karena ketaatannya kepada Allah. Setelah diuraikan tentang karunia Allah kepada nabi yusuf berupa ilmu pengetahuan dan kenabian ketika dewasa, ayat berikut ini menjelaskan sisi lain yang dialami nabi yusuf, yaitu godaan istri al-aziz. Dan perempuan (istri al-aziz) yang dia (nabi yusuf ) tinggal di rumahnya menggoda dirinya. Dan serta merta dia pun masuk ke kamar nabi yusuf kemudian menutup pintu-pintu kamar, lalu berkata kepada nabi yusuf, marilah mendekat kepadaku. Kemudian nabi yusuf berkata seraya memohon, aku berlindung kepada Allah dari tindakan keji, bagaimana mungkin aku menuruti ajakanmu, sungguh, tuanku al-aziz telah memperlakukan aku dengan baik, memberiku tempat, kedudukan, serta memberiku kepercayaan, maka sedikit pun aku tidak akan mengkhianati kepercayaannya. Sesungguhnya orang yang membalas kebaikan dengan kejahatan adalah termasuk golongan orang zalim, dan orang yang zalim itu tidak akan beruntung.
Yusuf Ayat 22 Arab-Latin, Terjemah Arti Yusuf Ayat 22, Makna Yusuf Ayat 22, Terjemahan Tafsir Yusuf Ayat 22, Yusuf Ayat 22 Bahasa Indonesia, Isi Kandungan Yusuf Ayat 22
Tafsir Surat Yusuf Ayat: 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 | 27 | 28 | 29 | 30 | 31 | 32 | 33 | 34 | 35 | 36 | 37 | 38 | 39 | 40 | 41 | 42 | 43 | 44 | 45 | 46 | 47 | 48 | 49 | 50 | 51 | 52 | 53 | 54 | 55 | 56 | 57 | 58 | 59 | 60 | 61 | 62 | 63 | 64 | 65 | 66 | 67 | 68 | 69 | 70 | 71 | 72 | 73 | 74 | 75 | 76 | 77 | 78 | 79 | 80 | 81 | 82 | 83 | 84 | 85 | 86 | 87 | 88 | 89 | 90 | 91 | 92 | 93 | 94 | 95 | 96 | 97 | 98 | 99 | 100 | 101 | 102 | 103 | 104 | 105 | 106 | 107 | 108 | 109 | 110 | 111