Tafsir Al-Qur’an Surah Al-Anbiya Ayat 103 الأنبياء Lengkap Arti Terjemah Indonesia

{20} Thaha / طه الْقُرْآنُ الْكَرِيْمُ الحج / Al-Hajj {22}

Tafsir Al-Qur’an Surat Al-Anbiya الأنبياء (Nabi-Nabi) lengkap dengan tulisan arab latin, arti dan terjemah Bahasa Indonesia. Surah ke 21 Tafsir ayat Ke 103.

Al-Qur’an Surah Al-Anbiya Ayat 103

لَا يَحْزُنُهُمُ الْفَزَعُ الْأَكْبَرُ وَتَتَلَقَّاهُمُ الْمَلَائِكَةُ هَـٰذَا يَوْمُكُمُ الَّذِي كُنْتُمْ تُوعَدُونَ ﴿١٠٣﴾

lā yaḥzunuhumul-faza’ul-akbaru wa tatalaqqāhumul-malā`ikah, hāżā yaumukumullażī kuntum tụ’adụn

QS. Al-Anbiya [21] : 103

Arti / Terjemah Ayat

Kejutan yang dahsyat tidak membuat mereka merasa sedih, dan para malaikat akan menyambut mereka (dengan ucapan), “Inilah harimu yang telah dijanjikan kepadamu.”

Tafsir Al-Muyassar (Kementerian Agama Saudi Arabia)

Mereka tidak dicemaskan oleh ketakutan yang sangat besar pada hari kiamat. Bahkan mereka diberi kabar gembira oleh malaikat: Inilah hari yang telah dijanjikan kepada kalian, yang di dalamnya terdapat kemurahan dari Allah dan pahala yang besar.

Tafsir Ibnu Katsir (Tafsir al-Qur’an al-Azhim)

Firman Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى‎:

Mereka tidak disusahkan oleh kedahsyatan yang besar (pada hari kiamat).

Menurut suatu pendapat, makna yang dimaksud ialah kematian, menurut apa yang diriwayatkan oleh Abdur Razzaq, dari Yahya ibnu Rabi’ah, dari Ata.

Menurut pendapat lainnya, maksudnya ialah tiupan sangkakala, menurut Al-Aufi, dari Ibnu Abbas dan Abu Sinan Sa’id ibnu Sinan Asy-Syaibani, pendapat inilah yang dipilih oleh Ibnu Jarir di dalam kitab tafsirnya.

Menurut pendapat yang lainnya lagi, maknanya ialah saat seorang hamba diperintahkan untuk masuk neraka, pendapat ini dikatakan oleh Al-Hasan Al-Basri.

Menurut pendapat yang lainnya lagi, makna yang dimaksud ialah saat neraka ditumpahkan kepada para penghuninya, pendapat ini dikatakan oleh Sa’id ibnu Jubair dan Ibnu Juraij.

Pendapat yang lainnya lagi mengatakan bahwa makna yang dimaksud ialah saat maut disembelih di antara surga dan neraka, pendapat ini dikatakan oleh Abu Bakar Al-Huzali, menurut riwayat yang dikemukakan oleh Ibnu Abu Hatim bersumber darinya.

Firman Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى‎:

dan mereka disambut oleh para malaikat. (Malaikat berkata), “Inilah hari kalian yang telah dijanjikan kepada kalian.”

Yakni para malaikat berkata kepada mereka, memberitahukan akan datangnya hari kembali mereka (kepada Allah), yaitu disaat mereka dikeluarkan dari kuburnya. Perkataan para malaikat itu ialah:

Inilah hari kalian yang telah dijanjikan kepada kalian.

Yaitu berharaplah kalian untuk memperoleh balasan yang menyenangkan kalian.

Tafsir as-Sa’di (Taisirul Karimirrahman fi Tafsiri Kalamil Mannan)

لَا يَحْزُنُهُمُ الْفَزَعُ الأكْبَرُ “Mereka tidak disusahkan oleh kedahsyatan yang besar (pada Hari Kiamat),” maksudnya tidak membuat mereka tercekam saat manusia mengalami kegalauan yang sangat tinggi. Hal itu terjadi di Hari Kiamat. Saat neraka yang mendekat, begitu murka terhadap orang-orang kafir dan para pelaku maksiat. Orang-orang cemas ketakutan karenanya. Sementara itu, orang-orang tadi, mereka tidak dirundung oleh kesedihan karena tahu kondisi (baik) yang akan mereka jumpai. Allah جَلَّ جَلالُهُ telah menurunkan rasa aman kepada mereka dari hal-hal yang mereka takutkan. وَتَتَلَقَّاهُمُ الْمَلائِكَةُ “Dan mereka disambut oleh para malaikat,” tatkala mereka dibangkitkan dari kubur-kubur mereka dan datang menuju tempat kemuliaan sebagai utusan untuk menyambut mereka dengan hangat seraya berkata هَذَا يَوْمُكُمُ الَّذِي كُنْتُمْ تُوعَدُونَ “Inilah harimu yang telah dijanjikan kepadamu’.” Hendaknya apa yang dijanjikan Allah جَلَّ جَلالُهُ untuk kalian menjadi ketenangan pada kalian dan rasa senang kalian semakin besar atas kemuliaan yang ada di hadapan kalian. Hendaknya pula kegembiraan dan keceriaan kalian semakin sering lantaran Allah جَلَّ جَلالُهُ mengamankan kalian dari berbagai macam sumber rasa takut dan gangguan.

Tafsir Ringkas Kemenag (Kementrian Agama Republik Indonesia)

103. Kejutan yang dahsyat ketika bumi dan langit hancur dan ketika manusia bangkit dari alam kubur, tidak membuat mereka, para calon peng-huni surga, merasa sedih, karena mereka berada dalam kenikmatan; dan para malaikat pun akan menyambut mereka dengan ucapan yang menye-nangkan, ‘inilah hari kebahagianmu yang telah dijanjikan kepadamu untuk memasuki surga, negeri penuh kedamaian. ‘104. Oleh karena itu, manusia hendaklah mengingat hari kiamat, yaitu pada hari langit kami gulung seperti menggulung lembaran-lembaran kertas sehingga kehidupan dunia ini hancur. Keadaannya sebagaimana kami memulai penciptaan pertama, ketika kehidupan dunia ini tidak ada. Begitulah kami akan mengulanginya lagi sehingga kehidupan ini pun kembali tidak ada. Hal ini merupakan janji yang pasti kami tepati dengan tepat dan akurat; sungguh, kami akan melaksanakannya, tetapi kami tetap merahasiakan waktunya.


Al-Anbiya Ayat 103 Arab-Latin, Terjemah Arti Al-Anbiya Ayat 103, Makna Al-Anbiya Ayat 103, Terjemahan Tafsir Al-Anbiya Ayat 103, Al-Anbiya Ayat 103 Bahasa Indonesia, Isi Kandungan Al-Anbiya Ayat 103


Tafsir Surat Al-Anbiya Ayat: 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 | 27 | 28 | 29 | 30 | 31 | 32 | 33 | 34 | 35 | 36 | 37 | 38 | 39 | 40 | 41 | 42 | 43 | 44 | 45 | 46 | 47 | 48 | 49 | 50 | 51 | 52 | 53 | 54 | 55 | 56 | 57 | 58 | 59 | 60 | 61 | 62 | 63 | 64 | 65 | 66 | 67 | 68 | 69 | 70 | 71 | 72 | 73 | 74 | 75 | 76 | 77 | 78 | 79 | 80 | 81 | 82 | 83 | 84 | 85 | 86 | 87 | 88 | 89 | 90 | 91 | 92 | 93 | 94 | 95 | 96 | 97 | 98 | 99 | 100 | 101 | 102 | 103 | 104 | 105 | 106 | 107 | 108 | 109 | 110 | 111 | 112