Tafsir Al-Qur’an Surah Al-Muzzammil Ayat 8 المزمل Lengkap Arti Terjemah Indonesia

{72} Al-Jin / الجن الْقُرْآنُ الْكَرِيْمُ المدثر / Al-Muddatstsir {74}

Tafsir Al-Qur’an Surat Al-Muzzammil المزمل (Orang Yang Berselimut) lengkap dengan tulisan arab latin, arti dan terjemah Bahasa Indonesia. Surah ke 73 Tafsir ayat Ke 8.

Al-Qur’an Surah Al-Muzzammil Ayat 8

وَاذْكُرِ اسْمَ رَبِّكَ وَتَبَتَّلْ إِلَيْهِ تَبْتِيلًا ﴿٨﴾

ważkurisma rabbika wa tabattal ilaihi tabtīlā

QS. Al-Muzzammil [73] : 8

Arti / Terjemah Ayat

Dan sebutlah nama Tuhanmu, dan beribadahlah kepada-Nya dengan sepenuh hati.

Tafsir Al-Muyassar (Kementerian Agama Saudi Arabia)

Wahai Nabi, sebutlah nama Tuhanmu, berdoalah kepada-Nya, beribadahlah kepada-Nya dengan penuh ketekunan, dan bertakwalah. Dialah Tuhan pemilik timur dan barat, tiada Tuhan yang layak disembah kecuali Dia. Maka bersandarlah kepada-Nya dan serahkan urusanmu kepada-Nya.

Tafsir Ibnu Katsir (Tafsir al-Qur’an al-Azhim)

Firman Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى‎:

Sebutlah nama Tuhanmu, dan beribadahlah kepada-Nya dengan penuh ketekunan. (Al-Muzzammil: 8)

Yakhi perbanyaklah mengingat-Nya dan curahkanlah seluruh waktumu untuk beribadah kepada-Nya bila kamu telah selesai dari kesibukanmu dan menyelesaikan urusan duniawimu, sebagaimana yang disebutkan dalam ayat lain melalui firman-Nya:

Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain. (Al-Insyirah: 7)

Yaitu apabila kamu telah selesai dari kesibukanmu, maka curahkanlah dirimu untuk mengerjakan ketaatan kepada-Nya dan beribadah kepada-Nya, agar kamu menjadi orang yang berlapang dada. Ibnu Zaid telah mengatakan hal yang semakna atau mendekatinya.

Ibnu Abbas, Mujahid, AbuSaleh, Atiyyah, Ad-Dahhak, dan As-Saddi telah mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya: dan beribadahlah kepada-Nya dengan penuh ketekunan. (Al-Muzzammil: 8)

Artinya, ikhlaslah kamu dalam beribadah kepada-Nya. Al-Hasan mengatakan bahwa bersungguh-sungguhlah kamu dan tekunkanlah dirimu dalam beribadah kepada-Nya. Ibnu Jarir mengatakan, bahwa dikatakan kepada seorang ahli ibadah bahwa dia adalah seorang yang mutabattil (tekun beribadah). Termasuk ke dalam pengertian ini hadis yang melarang ber-taba’ttul, yakni menghabiskan seluruh usia untuk beribadah dan tidak mau kawin.

Tafsir as-Sa’di (Taisirul Karimirrahman fi Tafsiri Kalamil Mannan)

{وَاذْكُرِ اسْمَ رَبِّكَ} “Sebutlah nama Rabbmu,” mencakup berbagai macam dzikir, {وَتَبَتَّلْ إِلَيْهِ تَبْتِيلا} “dan beribadahlah kepadaNya dengan penuh ketekunan,” yakni konsentrasi padaNya, sebab konsentrasi dan kembali kepada Allah جَلَّ جَلالُهُadalah terputusnya hati dari seluruh makhluk dan penuh kecintaan terhadap Allah جَلَّ جَلالُهُserta segala sesuatu yang bisa mendekatkan padaNya dan pada ridhaNya.

Tafsir Ringkas Kemenag (Kementrian Agama Republik Indonesia)

Meskipun di siang hari kamu sangat sibuk bukan berarti boleh melupakan Allah. Ayat ini memerintahkan untuk selalu menyebut dan mengingat Allah. Dan sebutlah nama tuhanmu, dan beribadahlah kepada-Nya dengan sepenuh hati. 9. Mengapa harus menyebut nama Allah, karena dialah tuhan timur dan barat yakni alam semesta, tidak ada tuhan yang mengendalikan alam raya selain dia, maka jadikanlah dia sebagai pelindung dan serahkanlah segala urusan hidup setelah berusaha dengan maksimal.


Al-Muzzammil Ayat 8 Arab-Latin, Terjemah Arti Al-Muzzammil Ayat 8, Makna Al-Muzzammil Ayat 8, Terjemahan Tafsir Al-Muzzammil Ayat 8, Al-Muzzammil Ayat 8 Bahasa Indonesia, Isi Kandungan Al-Muzzammil Ayat 8


Tafsir Surat Al-Muzzammil Ayat: 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 | 20