| {72} Al-Jin / الجن | الْقُرْآنُ الْكَرِيْمُ | المدثر / Al-Muddatstsir {74} |
Tafsir Al-Qur’an Surat Al-Muzzammil المزمل (Orang Yang Berselimut) lengkap dengan tulisan arab latin, arti dan terjemah Bahasa Indonesia. Surah ke 73 Tafsir ayat Ke 16.
فَعَصَىٰ فِرْعَوْنُ الرَّسُولَ فَأَخَذْنَاهُ أَخْذًا وَبِيلًا ﴿١٦﴾
fa ‘aṣā fir’aunur-rasụla fa akhażnāhu akhżaw wabīlā
QS. Al-Muzzammil [73] : 16
Namun Fir‘aun mendurhakai Rasul itu, maka Kami siksa dia dengan siksaan yang berat.
Wahai penduduk Mekah, sesungguhnya Kami telah mengutus kepada kalian seorang rasul bernama Muhammad. Ia menjadi saksi terhadap kalian atas apa yang kalian ingkari dan maksiat yang kalian lakukan sebagaimana dahulu Kami telah mengutus seorang rasul bernama Musa kepada Firaun yang durhaka. Kemudian Firaun mendustakan Musa dan tidak beriman pada risalahnya. Ia membangkang perintahnya sehingga Kami membinasakannya dengan azab yang berat. Ayat ini adalah peringatan bagi siapa pun yang mendurhakai rasul Muhammad sallallahu alaihi wa sallam akan menimpanya hal yang sama seperti yang dialami Firaun dan kaumnya.
sebagaimana Kami telah mengutus (dahulu) seorang rasul kepada Fir’aun. Maka Fir’aun mendurhakai rasul itu, lalu Kami siksa dia dengan siksaan yang berat. (Al-Muzzammil: 15-16)
Ibnu Abbas, Mujahid, Qatadah, As-Saddi, dan As-Sauri telah mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya: dengan siksaan yang berat. (Al-Muzzammil: 16)
Maksudnya, siksaan yang keras. Maka hati-hatilah kamu, jangan mendustakan rasul ini yang akibatnya kamu akan ditimpa azab seperti azab yang menimpa Fir’aun, yang telah disiksa oleh Allah dengan siksaan dari Tuhan Yang Mahaperkasa lagi Mahakuasa.
Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى telah berfirman:
Maka Allah mengazabnya dengan azab di akhirat dan azab di dunia. (An-Nazi’at:25)
Dan kalian lebih utama untuk mendapat kebinasaan dan kehancuran bila mendustakan rasul kalian, karena rasul kalian adalah rasul yang paling mulia dan lebih besar daripada Musa ibnu Imran. Pendapat ini diriwayatkan dari Ibnu Abbas dan Mujahid.
15-16. Allah berfirman, bahwa pujilah Rabb kalian atas diutusnya nabi ‘ummi berbangsa arab ini yang memberi kabar gembira dan peringatan serta sebagai saksi atas perbuatan umatnya. Janganlah kalian kufur dan mendurhakai Rasul kalian sehingga kalian seperti Fir’aun ketika Allah mengutus Musa bin Imran, Musa menyerunya kepada Allah dan memerintahkannya untuk bertauhid, tapi Fir’aun tidak membenarkannya, justru malah mendurhakainya, kemudian Allah menyiksanya “dengan siksaan yang berat,” yaitu berat dan dahsyat.
15-16. Setelah dijelaskan ancaman siksa akhirat yang akan diterima bagi para pendurhaka, ayat ini mengingatkan manusia tentang siksa dunia. Sesungguhnya kami telah mengutus seorang rasul, Muhammad kepada kamu, wahai penduduk mekah, bahkan juga seluruh manusia, yang menjadi saksi terhadapmu menyangkut sikap dan perbuatan kamu, sebagaimana kami telah mengutus seorang rasul yaitu musa, kepada fir’aun. Namun fir’aun mendurhakai rasul yang kami utus itu, maka kami siksa dia dengan siksaan yang berat. Maka jika kamu wahai penduduk mekah mendurhakai nabi Muhammad, kami dapat menyiksa kamu seperti yang dialami oleh fir’aun. 17. Lalu ketentuan Allah yang akan menghukum siapa saja yang mendurhakai rasul-Nya tetap berlaku sepanjang masa, bagaimanakah kamu akan dapat menjaga dirimu dari jatuhnya siksa Allah jika kamu tetap kafir kepada hari yang sedemikian berat lagi dahsyat sehingga menjadikan anak-anak kecil saking takutnya berubah menjadi tua dan beruban.
Al-Muzzammil Ayat 16 Arab-Latin, Terjemah Arti Al-Muzzammil Ayat 16, Makna Al-Muzzammil Ayat 16, Terjemahan Tafsir Al-Muzzammil Ayat 16, Al-Muzzammil Ayat 16 Bahasa Indonesia, Isi Kandungan Al-Muzzammil Ayat 16
Tafsir Surat Al-Muzzammil Ayat: 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 | 20