Tafsir Al-Qur’an Surah An-Naml Ayat 26 النمل Lengkap Arti Terjemah Indonesia

{26} Asy-Syu’ara / الشعراء الْقُرْآنُ الْكَرِيْمُ القصص / Al-Qashash {28}

Tafsir Al-Qur’an Surat An-Naml النمل (Semut) lengkap dengan tulisan arab latin, arti dan terjemah Bahasa Indonesia. Surah ke 27 Tafsir ayat Ke 26.

Al-Qur’an Surah An-Naml Ayat 26

اللَّهُ لَا إِلَـٰهَ إِلَّا هُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ ۩ ﴿٢٦﴾

allāhu lā ilāha illā huwa rabbul-‘arsyil-‘aẓīm

QS. An-Naml [27] : 26

Arti / Terjemah Ayat

Allah, tidak ada tuhan melainkan Dia, Tuhan yang mempunyai ‘Arsy yang agung.”

Tafsir Al-Muyassar (Kementerian Agama Saudi Arabia)

Allah Dzat yang tidak ada yang berhak disembah selain-Nya, pemilik ‘Arsy yang agung yang merupakan makhluk yang paling agung.

Tafsir Ibnu Katsir (Tafsir al-Qur’an al-Azhim)

Adapun firman Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى‎:

Allah, tiada Tuhan (yang wajib disembah) kecuali Dia, Tuhan Yang mempunyai ‘Arasy yang besar. (An Naml:26)

Yakni Dialah Allah yang berhak diseru, Yang tiada Tuhan selain Dia yang memiliki ‘Arasy yang besar, yang tiada sesuatu pun dari makhluk-Nya lebih besar daripada ‘Arasy-Nya.

Mengingat burung hud-hud menyeru kepada kebaikan dan menyembah Allah semata serta bersujud kepada-Nya, maka burung hud-hud dilarang dibunuh, seperti yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad, Imam Abu Daud, dan Imam Ibnu Majah melalui Abu Hurairah r.a. yang telah mengatakan:

Nabi صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ melarang membunuh empat macam hewan, yaitu semut, lebah, burung hud-hud, dan burung Surad.

Sanad hadis berpredikat sahih.

Tafsir as-Sa’di (Taisirul Karimirrahman fi Tafsiri Kalamil Mannan)

Tafsir Ayat:

اللَّهُ لا إِلَهَ إِلا هُوَ “Allah, tiada tuhan yang berhak disembah kecuali Dia.” Maksudnya, penghambaan, inabah, rasa hina dan rasa cinta tidak pantas dipersembahkan kecuali hanya kepadaNya, sebab sesungguhnya Dialah sembahan, karena sifat-sifat yang sempurna yang dimilikiNya dan karena berbagai karunia (nikmatNya) yang mengharuskan akan hal itu. رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ “Rabb Yang mempunyai Arasy yang besar,” yang merupakan atap bagi seluruh makhluk ciptaanNya, dan yang melebihi luas bumi dan langit. Maka Dzat Yang Maharaja ini sangat besar kekuasaanNya, sangat agung kedudukanNya. KepadaNyalah tempat mengekspresikan rasa hina, tunduk, sujud dan rukuk.

Tafsir Ringkas Kemenag (Kementrian Agama Republik Indonesia)

“dialah Allah, tidak ada tuhan yang wajib dan patut disembah melainkan dia. Dialah tuhan yang mempunyai ‘arsy dan bersemayam di atas singgasana-Nya yang agung. ‘ 27. Mendengar laporan dari burung hudhud, dia, sulaiman, berkata, dengan nada memperingatkan, ‘akan kami lihat, apa kamu benar terhadap apa yang engkau katakan, atau termasuk yang berdusta. “.


An-Naml Ayat 26 Arab-Latin, Terjemah Arti An-Naml Ayat 26, Makna An-Naml Ayat 26, Terjemahan Tafsir An-Naml Ayat 26, An-Naml Ayat 26 Bahasa Indonesia, Isi Kandungan An-Naml Ayat 26


Tafsir Surat An-Naml Ayat: 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 | 27 | 28 | 29 | 30 | 31 | 32 | 33 | 34 | 35 | 36 | 37 | 38 | 39 | 40 | 41 | 42 | 43 | 44 | 45 | 46 | 47 | 48 | 49 | 50 | 51 | 52 | 53 | 54 | 55 | 56 | 57 | 58 | 59 | 60 | 61 | 62 | 63 | 64 | 65 | 66 | 67 | 68 | 69 | 70 | 71 | 72 | 73 | 74 | 75 | 76 | 77 | 78 | 79 | 80 | 81 | 82 | 83 | 84 | 85 | 86 | 87 | 88 | 89 | 90 | 91 | 92 | 93